Wartatrans.com, JAKARTA – Aktivitas masyarakat di wilayah perkotaan mulai kembali normal seiring berakhirnya masa cuti bersama Lebaran 2026. Hal ini ditandai dengan meningkatnya jumlah pekerja yang kembali berkantor dan mendominasi pergerakan pengguna Commuter Line, terutama pada jam sibuk pagi dan sore hari.
VP Corporate Secretary KAI Commuter Karina Amanda mengatakan, hingga pukul 13.00 WIB, jumlah pengguna Commuter Line Jabodetabek tercatat sebanyak 279.114 orang. Stasiun Bogor menjadi titik pemberangkatan dengan volume tertinggi, yakni 20.804 pengguna. Sementara itu, Stasiun Sudirman yang berada di kawasan perkantoran menjadi tujuan terbanyak dengan 22.267 pengguna.

Selama masa Angkutan Lebaran pada 11–25 Maret 2026, KAI Commuter mencatat total volume penumpang Commuter Line Jabodetabek mencapai 13.306.263 orang atau rata-rata 887.084 orang per hari. Untuk Commuter Line Basoetta tercatat 114.342 pengguna atau 7.623 orang per hari, sedangkan Commuter Line Merak sebanyak 203.053 pengguna atau rata-rata 13.537 orang per hari.
Karina menambahkan, selama periode cuti bersama 18–24 Maret 2026, rata-rata pengguna harian mencapai 1.726.219 orang. Angka tersebut mencerminkan tingginya antusiasme masyarakat dalam memanfaatkan Commuter Line, baik untuk mudik lokal, silaturahmi, maupun wisata.
Ia menjelaskan, terdapat perbedaan pola pergerakan penumpang antara masa libur dan pasca-libur Lebaran. Pada masa libur, pergerakan penumpang cenderung merata sepanjang hari dengan dominasi perjalanan non-rutin. Sementara setelah libur berakhir, volume penumpang kembali terkonsentrasi pada jam sibuk dengan lonjakan signifikan pada pagi dan sore hari.
Selama periode libur, volume tertinggi Commuter Line Jabodetabek tercatat pada Minggu (22/3) atau setelah Idulfitri, dengan jumlah 899.640 pengguna yang didominasi perjalanan silaturahmi dan wisata.
Untuk Commuter Line Merak, volume tertinggi terjadi pada Senin (23/3) sebanyak 17.532 pengguna, sedangkan Commuter Line Basoetta tertinggi pada Selasa (17/3) dengan 10.465 pengguna.
“Selama masa Angkutan Lebaran, pengguna didominasi penumpang musiman seperti keluarga yang bepergian untuk rekreasi atau silaturahmi. Namun, seiring berakhirnya libur, kini kembali didominasi pekerja harian yang menggunakan Commuter Line sebagai transportasi utama menuju tempat kerja,” ujar Karina.
Selain itu, layanan Kereta Petani tetap beroperasi dan telah melayani 1.396 pengguna selama masa Angkutan Lebaran, meski dalam beberapa hari Commuter Line Merak hanya melayani relasi Rangkasbitung–Cilegon.
KAI Commuter juga mencatat tingginya mobilitas di stasiun terintegrasi dengan moda lain, di antaranya Stasiun Bogor sebanyak 756.219 pengguna, Stasiun Sudirman 403.781 pengguna, Stasiun Cikarang 337.049 pengguna, Stasiun Cawang 277.456 pengguna, dan Stasiun Rangkasbitung 236.634 pengguna. Hal ini menunjukkan peran penting Commuter Line dalam mendukung konektivitas antarmoda.
KAI Commuter mengimbau masyarakat yang masih menikmati libur Lebaran untuk merencanakan perjalanan dengan baik, memperhatikan jadwal, serta menjaga keamanan dan kenyamanan selama menggunakan layanan. Pengguna yang bepergian bersama keluarga juga disarankan menghindari jam sibuk.(fahmi)





























