Menu

Mode Gelap
Anggota DPR Kesal Menteri KP Tak Beri Tahu Kunjungan ke Aceh Tamiang Evaluasi Nataru, Ditjen Hubdat Catat 3 Aspek ini Bus Sekolah di Pakpak Bharat: Solusi di Kaki Bukit Barisan Hari Pertama Libur Panjang Isra Miraj, Lebih 37 Ribu Penumpang Tinggalkan Jakarta dengan Kereta Api BPSPL Pontianak Pastikan Video Viral Bukan Penangkapan Pesut Mahakam ASDP Resmi Buka Lintasan Perintis Banggai–Paisulamo–Dungkean

PERISTIWA

Update Banjir Aceh Tamiang: 57 Orang Meninggal Dunia dan 252 Ribu Mengungsi

badge-check


					Update Banjir Aceh Tamiang: 57 Orang Meninggal Dunia dan 252 Ribu Mengungsi Perbesar

Wartatrans.com, ACEH TAMIANG – Bencana alam hidrometeorologi menerjang Kabupaten Aceh Tamiang dengan dampak yang sangat besar.

Berdasarkan laporan pemantauan data Posko Terpadu Penanggulangan Bencana Aceh Tamiang per 8 Desember 2025 pukul 08.00 WIB, banjir dan longsor telah melumpuhkan 12 kecamatan dan 209 kampung di wilayah tersebut.

Sebanyak 57 warga dilaporkan meninggal dunia, menjadikan bencana kali ini sebagai salah satu yang paling mematikan dalam beberapa tahun terakhir.

Sementara itu, jumlah pengungsi mencapai angka yang sangat besar, yaitu 252.159 jiwa dari 65.016 KK. Adapun 10.120 KK atau 46.766 jiwa tercatat tidak mengungsi. Total terdapat 403 titik pengungsian yang tersebar di berbagai lokasi.

Kerusakan fasilitas dan rumah warga juga masif. Data menunjukkan 5.200 unit rumah terdampak, terdiri dari 887 rumah berat, 829 rumah sedang, 1.160 rumah ringan, dan 2.324 rumah rusak. Selain itu, 40 fasilitas layanan kesehatan (fasyankes) turut terdampak, termasuk dua unit mengalami rusak berat dan 38 rusak ringan.

Sektor pendidikan tidak luput dari kerusakan. Sebanyak 54 fasilitas pendidikan dilaporkan terdampak, terdiri dari tiga rusak berat, satu rusak ringan, dan 50 lainnya mengalami kerusakan berbeda.

Pada sektor perkantoran, 62 bangunan terdampak, satu di antaranya rusak berat.

Tak hanya permukiman dan fasilitas publik, bencana ini juga memukul sektor perekonomian warga.

Tercatat 329 petak sawah terendam serta sebuah jembatan mengalami kerusakan berat sehingga memperparah akses distribusi bantuan.

Pos Komando Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi Aceh Tamiang terus melakukan pendataan, evakuasi, dan penyaluran bantuan bagi warga terdampak.

Hingga kini, petugas gabungan masih berjibaku di lapangan untuk mengevakuasi warga, memperbaiki akses yang terputus, serta memastikan kebutuhan dasar para pengungsi terpenuhi.

Pemerintah daerah mengimbau seluruh masyarakat tetap waspada mengingat potensi cuaca ekstrem masih dapat terjadi di wilayah Aceh Tamiang.(***)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Anggota DPR Kesal Menteri KP Tak Beri Tahu Kunjungan ke Aceh Tamiang

15 Januari 2026 - 17:04 WIB

BPSPL Pontianak Pastikan Video Viral Bukan Penangkapan Pesut Mahakam

15 Januari 2026 - 15:12 WIB

Seniman Kembali Turun ke Jalan, Tolak Komersialisasi Taman Ismail Marzuki

15 Januari 2026 - 11:51 WIB

Bupati Bogor Bersama Forkopimda Tinjau Lokasi Munculnya Asap di Area PT Aneka Tambang, Pastikan Tidak Ada Korban

15 Januari 2026 - 11:43 WIB

KMMI Dibentuk, Pelaku Usaha Sepakat Kawal Program Presiden Percepat Penempatan PMI Terampil

15 Januari 2026 - 10:31 WIB

Trending di EKOBIS