Menu

Mode Gelap
Cecep (Tangerang) Terhenti di Top 21 Aksi 2026 Kunjungi Terminal Teluk Lamong, Wali Kota Surabaya Pererat Kolaborasi Pengembangan Layanan Logistik Kuliner Kereta Hadirkan Menu Takjil Khusus Berbuka Puasa Selama Ramadan 574 Ribu Tiket Lebaran 2026 Terjual dari Gambir dan Pasar Senen, 86 Ribu Kursi Masih Tersedia Menko PMK: Keselamatan Pemudik Prioritas Utama KCIC Luncurkan Whoosh Prepaid Voucher, Solusi Perjalanan Fleksibel untuk Personal dan Korporasi

PERISTIWA

Update Banjir Aceh Tamiang: 58 Korban Jiwa dan 252 Ribu Mengungsi

badge-check


 Update Banjir Aceh Tamiang: 58 Korban Jiwa dan 252 Ribu Mengungsi Perbesar

Wartatrans.com, ACEH TAMIANG – Bencana alam hidrometeorologi menerjang Kabupaten Aceh Tamiang dengan dampak yang sangat besar.

Berdasarkan laporan pemantauan data Posko Terpadu Penanggulangan Bencana Aceh Tamiang per 8 Desember 2025 pukul 21.00 WIB, banjir dan longsor telah melumpuhkan 12 kecamatan dan 209 kampung di wilayah tersebut.

Dari data terbaru, terdata sebanyak 58 warga dilaporkan meninggal dunia, menjadikan bencana kali ini sebagai salah satu yang paling mematikan dalam beberapa tahun terakhir.

Sementara itu, jumlah pengungsi mencapai angka yang sangat besar, yaitu 252623 jiwa dari 65.425 KK. Adapun 9.899 KK atau 45.833 jiwa tercatat tidak mengungsi. Total terdapat 427 titik pengungsian yang tersebar di berbagai lokasi.

Kerusakan fasilitas dan rumah warga juga masif. Data menunjukkan 5.599 unit rumah terdampak, terdiri dari 887 rumah berat, 829 rumah sedang, 1.160 rumah ringan, dan 2.324 rumah rusak. Selain itu, 40 fasilitas layanan kesehatan (fasyankes) turut terdampak, termasuk dua unit mengalami rusak berat dan 38 rusak ringan.

Sektor pendidikan tidak luput dari kerusakan. Sebanyak 54 fasilitas pendidikan dilaporkan terdampak, terdiri dari tiga rusak berat, satu rusak ringan, dan 50 lainnya mengalami kerusakan berbeda.

Pada sektor perkantoran, 62 bangunan terdampak, satu di antaranya rusak berat.

Tak hanya permukiman dan fasilitas publik, bencana ini juga memukul sektor perekonomian warga.

Tercatat 329 petak sawah terendam serta sebuah jembatan mengalami kerusakan berat sehingga memperparah akses distribusi bantuan.

Pos Komando Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi Aceh Tamiang terus melakukan pendataan, evakuasi, dan penyaluran bantuan bagi warga terdampak.

Hingga kini, petugas gabungan masih berjibaku di lapangan untuk mengevakuasi warga, memperbaiki akses yang terputus, serta memastikan kebutuhan dasar para pengungsi terpenuhi.

Pemerintah daerah mengimbau seluruh masyarakat tetap waspada mengingat potensi cuaca ekstrem masih dapat terjadi di wilayah Aceh Tamiang.(****)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Wapres ke-6 RI Try Sutrisno Tutup Usia

2 Maret 2026 - 09:55 WIB

Ada Konflik di Timur Tengah, Kemenhaj Imbau Penundaan Keberangkatan Umrah

1 Maret 2026 - 15:10 WIB

Teheran Resmi Konfirmasi Kematian Ali Khamenei, 40 Hari Masa Berkabung Nasional

1 Maret 2026 - 15:05 WIB

Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei. (Foto: Getty Images)

Banjir Rendam Sekitar 100 Rumah di Gang Mawar Bekasi, Warga Minta Pembangunan Tanggul Dipercepat

20 Februari 2026 - 15:57 WIB

Warga berpatroli menggunakan perahu karet di kawasan banjir, yang mencapai ketinggian dua meter lebih di Gang Mawar, Jalan Kartini, Kelurahan Margahayu, Bekasi Timur, Kota Bekasi, Jawa Barat pada Jumat (20/2/2026).

Respons Cepat di Perairan Banten, KN Jembio-P.215 Padamkan Kebakaran KM Inti Marina VII

20 Februari 2026 - 11:10 WIB

DPD Tani Merdeka Indonesia Aceh Tengah Apresiasi Bantuan Sapi Meugang Presiden dan Gubernur Aceh

15 Februari 2026 - 23:10 WIB

Fuad Kasyfurrahman Nahkodai KNPI Jawa Barat, Fokus Konsolidasi dan Program

14 Februari 2026 - 14:45 WIB

PDAM Tirta Kahuripan Pastikan Pasokan Air Bersih Tetap Optimal Selama Ramadhan 1447 H

13 Februari 2026 - 17:41 WIB

Dua Terdakwa Kurir Narkoba Dituntut Hukuman Mati

13 Februari 2026 - 17:30 WIB

Cuaca Extreme Yang Melanda Bogor, Tumbangkan Pohon Hingga Atap Stadion Pakansari

12 Februari 2026 - 18:36 WIB

Trending di PERISTIWA