Menu

Mode Gelap
Pelindo Solusi Digital Hadirkan Pemeriksaan Kesehatan Gratis bagi Warga Sekitar Pelabuhan Tanjung Priok Dukung Kebijakan Logistik Nasional, IPC TPK Paparkan Kinerja Operasional Real-Time kepada Bappenas RI KAI Terapkan B50, Tekan Emisi Karbon Operasional Kereta Api Gelar RUA 2026, Iperindo Bahas Order Pembangunan Kapal Baru Dalam Negeri masih Sepi Semarak Kemerdekaan, Warga Griya Serpong Adu Kekompakan di Masak Gesss Episode 324 “Meradjoet Sendja” Hadirkan Orkestrasi Kebangsaan, Satukan Seni, Sejarah dan Kepedulian Sosial

RAGAM

Usai Banjir Bandang, Obyek Wisata Guci Mulai Berbenah

badge-check


 Usai Banjir Bandang, Obyek Wisata Guci Mulai Berbenah Perbesar

Wartatrans.com, CILACAP — Kawasan wisata Guci yang terletak di Kecamatan Bumijawa, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, sempat dilanda banjir bandang akibat hujan deras yang mengguyur lereng Gunung Slamet pada Sabtu (20/11/2025). Peristiwa tersebut menyebabkan sejumlah destinasi wisata rusak parah, bahkan ada yang hilang tergerus derasnya arus sungai.

Luapan Sungai Gung yang membawa material pasir, batu, lumpur, serta batang pohon menghantam kawasan wisata dan mengakibatkan kerusakan pada sejumlah ikon wisata, di antaranya Pancuran 13, Pancuran 5, dan Kolam Barokah. Pancuran 13 yang selama ini menjadi favorit wisatawan dilaporkan hilang akibat tergerus banjir bandang.

Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) BPBD Provinsi Jawa Tengah, Bergas Catursasi Penanggungan, mengatakan banjir bandang juga merusak jembatan kecil di area wisata. “Jembatan tertimbun lumpur, pasir, dan batuan akibat banjir,” ujarnya.

Pengelola wisata Guci, Zami, menjelaskan banjir mulai datang sekitar pukul 11.30 WIB dan semakin besar pada sore hari. “Selain Pancuran 13, Pancuran 5 juga rusak karena tertimpa cabang pohon besar yang roboh. Kolam Barokah pun terendam air bercampur lumpur dan pasir,” katanya.

 

Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Dispora) Provinsi Jawa Tengah, Masrofi, menegaskan bahwa keselamatan pengunjung menjadi prioritas utama. “Tidak seluruh kawasan dibuka kembali, meskipun ada beberapa titik yang tidak terdampak bencana. Kami tidak ingin mengambil risiko,” ujarnya. Ia juga mengimbau wisatawan untuk tetap waspada serta mengikuti arahan pengelola dan informasi cuaca dari BMKG.

Sementara itu, Kalakhar BPBD Kabupaten Tegal, M. Afifudin, menambahkan banjir bandang turut merusak jaringan pipa air panas yang menyuplai hotel, vila, dan wahana kolam air panas di kawasan Guci. “Pipa-pipa tersebut merupakan jaringan utama air panas alami,” jelasnya. Menurut Afifudin, banjir bandang dipicu oleh dampak badai siklon 93S yang berada tepat di atas Gunung Slamet.

Setelah air surut, kawasan wisata Guci langsung berubah menjadi lokasi kerja bakti massal. Tim gabungan BPBD, TNI, Polri, serta warga setempat bergotong royong membersihkan lumpur dan memperbaiki fasilitas yang rusak, termasuk memasang kembali pipa air panas yang hanyut.

“Perbaikan sudah berjalan, dan ditargetkan kawasan wisata Guci dapat segera kembali normal,” pungkas Afifudin.*** (Tyo/dbs)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Pelindo Solusi Digital Hadirkan Pemeriksaan Kesehatan Gratis bagi Warga Sekitar Pelabuhan Tanjung Priok

27 Agustus 2026 - 05:45 WIB

Dukung Kebijakan Logistik Nasional, IPC TPK Paparkan Kinerja Operasional Real-Time kepada Bappenas RI

27 Agustus 2026 - 05:38 WIB

Semarak Kemerdekaan, Warga Griya Serpong Adu Kekompakan di Masak Gesss Episode 324

26 Agustus 2026 - 17:22 WIB

Pemprov Jateng Antisipasi Banyak Warganya Yang Ingin Menggeruduk Gedung DPR RI

26 Agustus 2026 - 16:44 WIB

Haji Fikri Serap Aspirasi Warga Ciomas, Soroti Banjir, Longsor, dan Kerusakan Infrastruktur

26 Agustus 2026 - 15:03 WIB

KKP Intensifkan Bantuan untuk Korban Gempa NTT, Donasi Terkumpul Rp920 Juta

26 Agustus 2026 - 13:02 WIB

Lomba Tahfiz Warnai Peringatan HUT RI dan Maulid Nabi di Sukadanau

26 Agustus 2026 - 12:52 WIB

Tionghoa Indonesia dan Buku: Merawat Jejak Sejarah, Sastra, dan Budaya

26 Agustus 2026 - 08:16 WIB

Idang Meulapeh Warnai Maulid Nabi di Jakarta, Tradisi Nagan yang Pernah Raih Rekor Dunia

25 Agustus 2026 - 19:18 WIB

Haji Fikri: Pengawasan Pemerintahan Adalah Kewajiban Wakil Rakyat, Pejabat Diminta Jangan Korupsi

25 Agustus 2026 - 18:58 WIB

Trending di RAGAM