Menu

Mode Gelap
PNM Kenalkan Model Pembiayaan Syariah Berbasis Kepercayaan di Hadapan Negara-Negara D-8 Nina Nugroho Bergabung dengan IKAC, Wujud Pengabdian untuk Kampung Halaman Jum’at Berkah Aceh Bangun Ukhuwah Lewat Segelas Kopi dan Sepotong Kue di Masjid tansaran  Dirut PTPN I: Transformasi Harus Lebih Progresif! Nobar Perempatfinal Hingga Final Piala Dunia 2026 Dihadirkan InJourney Airports di 7 Bandara Kemenhub Sabet Penghargaan Indonesia Public Sector Initiative of the Year Transportation

RAGAM

Usai Banjir Bandang, Obyek Wisata Guci Mulai Berbenah

badge-check


 Usai Banjir Bandang, Obyek Wisata Guci Mulai Berbenah Perbesar

Wartatrans.com, CILACAP — Kawasan wisata Guci yang terletak di Kecamatan Bumijawa, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, sempat dilanda banjir bandang akibat hujan deras yang mengguyur lereng Gunung Slamet pada Sabtu (20/11/2025). Peristiwa tersebut menyebabkan sejumlah destinasi wisata rusak parah, bahkan ada yang hilang tergerus derasnya arus sungai.

Luapan Sungai Gung yang membawa material pasir, batu, lumpur, serta batang pohon menghantam kawasan wisata dan mengakibatkan kerusakan pada sejumlah ikon wisata, di antaranya Pancuran 13, Pancuran 5, dan Kolam Barokah. Pancuran 13 yang selama ini menjadi favorit wisatawan dilaporkan hilang akibat tergerus banjir bandang.

Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) BPBD Provinsi Jawa Tengah, Bergas Catursasi Penanggungan, mengatakan banjir bandang juga merusak jembatan kecil di area wisata. “Jembatan tertimbun lumpur, pasir, dan batuan akibat banjir,” ujarnya.

Pengelola wisata Guci, Zami, menjelaskan banjir mulai datang sekitar pukul 11.30 WIB dan semakin besar pada sore hari. “Selain Pancuran 13, Pancuran 5 juga rusak karena tertimpa cabang pohon besar yang roboh. Kolam Barokah pun terendam air bercampur lumpur dan pasir,” katanya.

 

Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Dispora) Provinsi Jawa Tengah, Masrofi, menegaskan bahwa keselamatan pengunjung menjadi prioritas utama. “Tidak seluruh kawasan dibuka kembali, meskipun ada beberapa titik yang tidak terdampak bencana. Kami tidak ingin mengambil risiko,” ujarnya. Ia juga mengimbau wisatawan untuk tetap waspada serta mengikuti arahan pengelola dan informasi cuaca dari BMKG.

Sementara itu, Kalakhar BPBD Kabupaten Tegal, M. Afifudin, menambahkan banjir bandang turut merusak jaringan pipa air panas yang menyuplai hotel, vila, dan wahana kolam air panas di kawasan Guci. “Pipa-pipa tersebut merupakan jaringan utama air panas alami,” jelasnya. Menurut Afifudin, banjir bandang dipicu oleh dampak badai siklon 93S yang berada tepat di atas Gunung Slamet.

Setelah air surut, kawasan wisata Guci langsung berubah menjadi lokasi kerja bakti massal. Tim gabungan BPBD, TNI, Polri, serta warga setempat bergotong royong membersihkan lumpur dan memperbaiki fasilitas yang rusak, termasuk memasang kembali pipa air panas yang hanyut.

“Perbaikan sudah berjalan, dan ditargetkan kawasan wisata Guci dapat segera kembali normal,” pungkas Afifudin.*** (Tyo/dbs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Jum’at Berkah Aceh Bangun Ukhuwah Lewat Segelas Kopi dan Sepotong Kue di Masjid tansaran 

10 Juli 2026 - 20:37 WIB

Nobar Perempatfinal Hingga Final Piala Dunia 2026 Dihadirkan InJourney Airports di 7 Bandara

10 Juli 2026 - 18:55 WIB

Febrie Setelah Digeledah Tegaskan Tidak Mundur, Penanganan Kasus Asabri hingga MBG Tetap Berjalan

10 Juli 2026 - 18:07 WIB

Omah Jangan Diam Terus, Resto di Depok yang Menyajikan Kelezatan, Perjalanan, dan Nilai Kemanusiaan

10 Juli 2026 - 17:05 WIB

Pelita Air Hadirkan Senandung Musikal Maliq & D’Essentials di Penerbangan

10 Juli 2026 - 15:42 WIB

Anggota DPR RI Fraksi NasDem Rachmat Gobel Meninggal Dunia di Usia 63 Tahun

10 Juli 2026 - 09:27 WIB

Sengkarut 4 Blok Lahan Kosong Negara di Kemayoran: Ketegasan Negara Menghilang?

10 Juli 2026 - 09:11 WIB

Pasar K-Culture Melejit, Destinasi Baru Incar Cuan di Jakarta

10 Juli 2026 - 04:10 WIB

Sabet Penghargaan, Model 3R mGanik Jadi Terobosan Kebuntuan Diabetes Tipe 2

10 Juli 2026 - 04:05 WIB

TEMUAN BPK: Defisit Keuangan Membengkak, Transparansi Perjalanan Dinas Pemko Subulussalam Dipertanyakan

10 Juli 2026 - 03:56 WIB

Trending di RAGAM