Menu

Mode Gelap
Catatan Halimah Munawir: Ziarah ke Makam Imam al-Busiri di Alexandria Catatan Halimah Munawir: Senja di Istana Raja Farouk Kemenhub Uji Petik Kelaiklautan Kapal Penumpang di Padang Bai dan Benoa Warga Terdampak Banjir Parah, Donasi Sumur Galian Jadi Harapan Hidup Polres Pelabuhan Tanjung Priok Intensifkan Patroli KRYD untuk Antisipasi Guantibmas IPCC Tancap Gas di Awal 2026, Dua Kapal Internasional Perdana Berhasil Dilayani Sekaligus

JALUR

2 Jembatan Dibangun di Aceh, Sinergi Kementerian PU dan ADHI

badge-check


 Jembatan Krueng, Aceh Perbesar

Jembatan Krueng, Aceh

Wartatrans.com, ACEH – Dua jembatan penghubung dibangun, kolaborasi lintas sektor gerakkan kembali roda ekonomi masyarakat di Aceh.

Ya, sebulan setelah banjir bandang melumpuhkan sejumlah jalur utama di Aceh, aktivitas ekonomi masyarakat mulai bangkit. PT Adhi Karya (Persero) Tbk (“ADHI”) menjalankan penugasan negara di bawah koordinasi Kementerian Pekerjaan Umum, turut mendukung pelaksanaan pemulihan infrastruktur dengan dukungan TNI AD dan mitra konstruksi lokal untuk memulihkan infrastruktur vital yang menjadi urat nadi pergerakan masyarakat dan distribusi logistik.

“Salah satu fokus utama pemulihan adalah jalur nasional Banda Aceh-Medan yang terputus dampak banjir bandang pada 27 November 2025,” ucap Direktur Utama ADHI Moeharmein Zein Chaniago, Rabu (21/1/2026).

Jalur tersebut kini kembali tersambung melalui Jembatan Bailey Krueng Tingkeum di Kabupaten Bireuen.

ADHI bersama kontraktor lokal PT Krueng Meuh menyelesaikan pembangunan jembatan darurat sepanjang lebih dari 60 meter dalam waktu 18 hari, didukung 33 personel Zeni Kodam Iskandar Muda yang bekerja intensif.

Jembatan dengan kapasitas 30 ton ini telah melayani kendaraan roda dua hingga truk logistik.

“Bagi masyarakat Bireuen dan kabupaten sekitarnya, berfungsinya kembali jembatan tersebut bukan sekadar penyelesaian konstruksi, melainkan penanda kembalinya produktivitas,” ucapnya.

Akses pasar lintas wilayah kembali terbuka, distribusi kebutuhan pokok yang sempat melambat berangsur normal, dan layanan publik dapat menjangkau masyarakat secara lebih merata.

Pemulihan juga berlangsung di Pidie Jaya. Jembatan Krueng Meureudu yang menghubungkan lintas timur Aceh telah kembali fungsional setelah penanganan darurat selesai pada 12 Desember
2025.

Selain pembangunan jembatan, ADHI mobilisasi alat berat ke sejumlah titik kritis di Aceh sejak akhir November 2025.

Excavator dan dump truck dimobilisasi ke Aceh Tamiang, ruas Blangkejeren-Kutacane, Bireuen-Takengon, hingga Pidie untuk membuka akses, membersihkan
material longsor, dan menyiapkan lahan infrastruktur darurat.

Kementerian PU mengerahkan sekitar 1.400 personel dan 1.854 unit alat berat untuk mendukung pemulihan konektivitas pascabencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Di Aceh, ADHI menjadi salah satu BUMN Karya yang berkontribusi melalui pembangunan jembatan dan mobilisasi alat berat di titik-titik prioritas.

Menteri Pekerjaan Umum menegaskan bahwa percepatan perbaikan infrastruktur menjadi prioritas utama pemerintah pascabencana, guna memastikan tidak ada wilayah yang terputus dari akses layanan dan logistik.

Upaya difokuskan pada pembukaan akses transportasi dan pengamanan alur sungai, dengan dukungan alat berat serta koordinasi lintas sektor agar penanganan berjalan cepat dan efektif.

Di bilang, percepatan pemulihan
dilakukan sebagai bagian dari tanggung jawab perseroan dalam menjalankan penugasan negara.

“Akses infrastruktur adalah fondasi pemulihan, karena ketika jalan dan jembatan kembali berfungsi, distribusi bantuan, aktivitas ekonomi, dan layanan publik dapat
bergerak bersamaan,” ujarnya. (omy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

IPCC Tancap Gas di Awal 2026, Dua Kapal Internasional Perdana Berhasil Dilayani Sekaligus

3 Februari 2026 - 19:25 WIB

Operasi Keselamatan Jaya 2026, Satlantas Polres Pelabuhan Tanjung Priok, Gelar Sosialisasi di Terminal Pelni & Terminal Bus Muara Angke

3 Februari 2026 - 15:25 WIB

Sepanjang 2025, BNI Catat Fundamental Solid, Likuiditas Kuat, dan Risiko Terkelola

3 Februari 2026 - 10:37 WIB

Sekarga dan IKAGI Dukung Transformasi Garuda Indonesia

3 Februari 2026 - 10:23 WIB

Pengusaha Pelayaran Swasta Minta Pemerintah Beri Insentif

3 Februari 2026 - 07:00 WIB

Trending di ANJUNGAN