Menu

Mode Gelap
Angkutan Retail KAI Tumbuh 4,86 Persen pada Januari–April 2026 Diikuti Peserta dari 5 Negara, BPSDMP Sukses Gelar Pelatihan VCT PTPN I Beri 500 Masyarakat Langkat Gratis Berobat Wakaf Al-Qur’an Disalurkan untuk Warga Lhokseumawe, Relawan dan TNI Bersinergi Tebar Kebaikan KAI Perkuat Kesiapan Implementasi Biodiesel B50 pada Sarana Kereta Api KAI Layani 960.893 Pelanggan Selama Long Weekend Kenaikan Yesus Kristus

JALUR

AHY dan Purbaya Berkoordinasi dalam Membentuk Komite Nasional Kereta Cepat

badge-check


 AHY dan Purbaya Berkoordinasi dalam Membentuk Komite Nasional Kereta Cepat Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA — Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengungkapkan bahwa pemerintah tengah menyiapkan pembentukan Komite Nasional Kereta Cepat (KNKC) yang melibatkan PT KAI, lembaga resmi terkait, dan kementerian. Di dalamnya termasuk Kementerian Keuangan.

Paska berkoordinasi dengan Menkeu Purbaya, AHY menjelaskan bahwa KNKC adalah wadah koordinasi strategis untuk menata proyek kereta cepat nasional. Komite ini mengemban mandat mulai dari mempercepat proses restrukturisasi utang proyek Kereta Cepat Jakarta – Bandung (KCJB), juga merancang arah pengembangan kereta cepat ke wilayah lain, termasuk Surabaya.

“Pembentukan komite ini penting untuk mengambil langkah-langkah strategis maupun taktis terkait proyek kereta cepat,” ujar AHY. Kemenko Infrastruktur akan bertindak sebagai koordinator, sementara Kementerian Keuangan dilibatkan secara intensif mengingat aspek pendanaan menjadi kunci utama.

“Kami akan berada di depan dan melibatkan cukup banyak stakeholders, termasuk kementerian keuangan, karena ini terkait dengan pengembangan kereta cepat maka yang perlu dipastikan terlebih dahulu adalah anggarannya,” jelasnya.

 

Dalam hal ini AHY tidak ingin mengambil keputusan secara tergesa-gesa. Menurutnya, restrukturisasi keuangan harus dilakukan secara hati-hati karena berkaitan langsung dengan mitra Tiongkok serta menjaga keamanan fiskal perusahaan-perusahaan yang terlibat dalam proyek.

Pembentukan Komite Nasional Kereta Cepat merupakan tindak lanjut dari arahan Prabowo Subianto. Presiden ingin memperluas konektivitas nasional dengan mendorong pengembangan kereta cepat tidak hanya berhenti di Bandung.

Di sisi lain, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan kesiapan memberikan dukungan fiskal bagi proyek-proyek infrastruktur strategis, penting, serta urgent. Syaratnya dikerjakan dengan tata kelola dan perhitungan fiskal yang matang.*** (Slamet Widodo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Wakaf Al-Qur’an Disalurkan untuk Warga Lhokseumawe, Relawan dan TNI Bersinergi Tebar Kebaikan

18 Mei 2026 - 19:50 WIB

Bedah Buku “Diplomasi Sengketa 4 Pulau”, Tokoh Aceh Soroti Pentingnya Data dan Potensi Ekonomi

18 Mei 2026 - 16:30 WIB

Meriahkan HJB TH 2026,Pemkab Bogor Luncurkan Pelayanan Publik 100 Jam Non Stop

18 Mei 2026 - 14:11 WIB

Rian Hidayat Resmi Daftar Calon Ketua Umum BM PAN, Usung Agenda Konsolidasi dan Kemenangan PAN 2029

18 Mei 2026 - 11:43 WIB

KPLP Sigap Evakuasi 28 Penumpang KMP Mutiara Persada III Akibat Gangguan Mesin di Selat Sunda

18 Mei 2026 - 09:30 WIB

Pendidikan Karakter Berbasis Bahasa Ibu (Refleksi atas Kasus Kekerasan di Daycare dan Krisis Pengasuhan Anak)

17 Mei 2026 - 21:57 WIB

MATRA Gelar Rangkaian Festival Budaya Nusantara Sambut Satu Dekade Pengabdian

17 Mei 2026 - 17:48 WIB

AHY: Agung Nugroho Bisa Jadi Teladan Kader Demokrat di Daerah

17 Mei 2026 - 16:54 WIB

Abu Mudi: Hidupkan Pengajian hingga ke Desa-desa

16 Mei 2026 - 21:40 WIB

Halimah Munawir Podcast Hadirkan “Rasa, Kata & Karya” di Kanal Sosialita TV

16 Mei 2026 - 17:01 WIB

Trending di RAGAM