Menu

Mode Gelap
Eksekusi Lahan Pasar Inpres Takengon Ricuh, Aparat Amankan Situasi KAI Targetkan Stasiun Gambir Layani KRL pada 2028, Dukung Akses Langsung ke Monas KAI Perkuat Operasi dan Transformasi Bisnis Usai RUPS 2025, Bobby Rasyidin Paparkan Empat Arah Strategis Perkuat Ekosistem Penerbangan Nasional, INACA Kembali Gelar Indonesia Aero Summit Momentum HUT Ke-13, IPC TPK Hadirkan Khitanan Massal untuk Masyarakat Ombudsman RI Tinjau Pelabuhan Tanjung Priok, Pelayanan Publik Pelindo Tuai Apresiasi

RAGAM

Akses Jalan Belum Terbuka, 50 Hari Pascabencana Karang Ampar Masih Terisolasi

badge-check


 Akses Jalan Belum Terbuka, 50 Hari Pascabencana Karang Ampar Masih Terisolasi Perbesar

Wartatrans.com, BENER MERIAH – Memasuki 50 hari pascabanjir bandang, kondisi Kemukiman Karang Ampar yang berada di wilayah perbatasan Kabupaten Aceh Tengah

masih terisolasi. Akses utama menuju kawasan tersebut hingga kini belum dapat dilalui kendaraan roda empat akibat kerusakan parah pada badan jalan.

Jalur menuju Kemukiman Karang Ampar melewati Kampung Digul, Kecamatan Gajah Putih, Kabupaten Bener Meriah. Digul merupakan pintu gerbang menuju lima desa, yakni Ayun, Bergang, Puting, Karang Ampar, dan Pantan Jerik. Jarak dari Kampung Digul ke lima desa tersebut sekitar 50 kilometer dan masuk dalam wilayah administratif Aceh Tengah. Namun, jalan penghubung menuju kawasan ini dilaporkan putus akibat diterjang banjir bandang.

Saat ini, akses ke lima desa hanya bisa ditempuh menggunakan kendaraan roda dua dengan memotong beberapa jalur alternatif yang kondisinya sulit dan berisiko. Warga harus melewati jalur darurat yang terbatas untuk keluar masuk wilayah tersebut.

Akses jalan yang belum normal.

Rusli, warga Kampung Digul, mengatakan alat berat masih berada di Desa Karang Ampar dan belum sepenuhnya membuka akses ke desa-desa lainnya. “Alat berat masih di Karang Ampar,” ujarnya.

Berdasarkan data warga, banjir bandang yang terjadi lebih dari sebulan lalu itu mengakibatkan lima unit rumah tertimbun material banjir dan satu orang meninggal dunia. Hingga kini, masyarakat di lima desa tersebut masih mengalami trauma akibat bencana yang datang secara tiba-tiba.

“Bencana ini sangat mengejutkan. Kami tidak sempat mengambil apa pun. Yang ada hanya nyawa kami yang selamat,” kata salah seorang warga.

Terkait bantuan logistik, warga menyebutkan bantuan memang telah masuk ke wilayah terdampak, sebagian diantar menggunakan helikopter. Namun, jumlahnya dinilai terbatas dan pendistribusiannya belum merata.

“Bantuan ada, tapi tidak bisa dikatakan banyak. Saat pembagian juga belum merata,” ungkap warga.

Informasi mengenai kondisi terisolasinya Kemukiman Karang Ampar dan lima desa di sekitarnya ini disampaikan oleh Idrus Saputra melalui unggahan di halaman akun Facebook miliknya.

Masyarakat berharap pemerintah segera mempercepat pembukaan akses jalan dan memastikan distribusi bantuan berjalan adil agar proses pemulihan kehidupan warga di Kemukiman Karang Ampar dan desa-desa sekitarnya dapat segera berlangsung.*** (Kamaruzzaman)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Eksekusi Lahan Pasar Inpres Takengon Ricuh, Aparat Amankan Situasi

8 Juli 2026 - 15:02 WIB

Momentum HUT Ke-13, IPC TPK Hadirkan Khitanan Massal untuk Masyarakat

8 Juli 2026 - 12:43 WIB

Ombudsman RI Tinjau Pelabuhan Tanjung Priok, Pelayanan Publik Pelindo Tuai Apresiasi

8 Juli 2026 - 12:32 WIB

Mendagri Tito Karnavian Temui Tokoh Masyarakat Enang-Enang, Bahas Solusi Jalan dan Jembatan

7 Juli 2026 - 23:54 WIB

Pelindo Solusi Digital Perkuat Rantai Pasok Nasional Lewat Implementasi Produk Digital Pelabuhan

7 Juli 2026 - 20:57 WIB

Terminal Teluk Lamong Gandeng Suara Surabaya Media, Perkuat Edukasi Publik untuk Mitigasi Kepadatan Arus Logistik

7 Juli 2026 - 20:20 WIB

13 Keuchik Kluet Tengah Bersatu Desak Pemerintah Segera Tetapkan WPR

7 Juli 2026 - 13:10 WIB

Mustafa Gaseu Soroti 60 Unit Rumah Bantuan APBA di Aceh Barat Mangkrak, Desak Pemerintah Aceh Segera Tuntaskan Pembangunan

7 Juli 2026 - 12:15 WIB

Pelindo Regional 2 Tanjung Priok Teguhkan Komitmen Pelayanan Melalui Penandatanganan Maklumat Pelayanan

6 Juli 2026 - 17:38 WIB

Pangkalan PLP Kelas I Tanjung Priok Gelar Serah Terima Jabatan Nakhoda Kapal Negara Patroli, Perkuat Profesionalisme dan Keselamatan Pelayaran

6 Juli 2026 - 17:30 WIB

Trending di ANJUNGAN