Menu ✖

Mode Gelap
Pendapatan Hasnur di Kuartal III-2026 Meningkat 5,57% ACC Hadir Dengan Promo Menarik di OJK FinExpo 2026 PNM Tanam 5.850 Pohon Endemik, Perkuat Upaya Pelestarian Lingkungan di Tujuh Daerah Rekomendasi Pra-Munas APPSI, Sudaryono Diusung Kembali Jadi Ketua Umum 2026-2031 Road to IMOS 2026, FIFGROUP Berikan Pengalaman Wisata Edukatif bagi 34 Anak Panti Asuhan Jalin Kerja Sama dengan RS Pusat Pertamina, DAMRI Perkuat Layanan Kesehatan Bagi Karyawan

RAGAM

Akses Jalan Belum Terbuka, 50 Hari Pascabencana Karang Ampar Masih Terisolasi

badge-check


 Akses Jalan Belum Terbuka, 50 Hari Pascabencana Karang Ampar Masih Terisolasi Perbesar

Wartatrans.com, BENER MERIAH – Memasuki 50 hari pascabanjir bandang, kondisi Kemukiman Karang Ampar yang berada di wilayah perbatasan Kabupaten Aceh Tengah

masih terisolasi. Akses utama menuju kawasan tersebut hingga kini belum dapat dilalui kendaraan roda empat akibat kerusakan parah pada badan jalan.

Jalur menuju Kemukiman Karang Ampar melewati Kampung Digul, Kecamatan Gajah Putih, Kabupaten Bener Meriah. Digul merupakan pintu gerbang menuju lima desa, yakni Ayun, Bergang, Puting, Karang Ampar, dan Pantan Jerik. Jarak dari Kampung Digul ke lima desa tersebut sekitar 50 kilometer dan masuk dalam wilayah administratif Aceh Tengah. Namun, jalan penghubung menuju kawasan ini dilaporkan putus akibat diterjang banjir bandang.

Saat ini, akses ke lima desa hanya bisa ditempuh menggunakan kendaraan roda dua dengan memotong beberapa jalur alternatif yang kondisinya sulit dan berisiko. Warga harus melewati jalur darurat yang terbatas untuk keluar masuk wilayah tersebut.

Akses jalan yang belum normal.

Rusli, warga Kampung Digul, mengatakan alat berat masih berada di Desa Karang Ampar dan belum sepenuhnya membuka akses ke desa-desa lainnya. “Alat berat masih di Karang Ampar,” ujarnya.

Berdasarkan data warga, banjir bandang yang terjadi lebih dari sebulan lalu itu mengakibatkan lima unit rumah tertimbun material banjir dan satu orang meninggal dunia. Hingga kini, masyarakat di lima desa tersebut masih mengalami trauma akibat bencana yang datang secara tiba-tiba.

“Bencana ini sangat mengejutkan. Kami tidak sempat mengambil apa pun. Yang ada hanya nyawa kami yang selamat,” kata salah seorang warga.

Terkait bantuan logistik, warga menyebutkan bantuan memang telah masuk ke wilayah terdampak, sebagian diantar menggunakan helikopter. Namun, jumlahnya dinilai terbatas dan pendistribusiannya belum merata.

“Bantuan ada, tapi tidak bisa dikatakan banyak. Saat pembagian juga belum merata,” ungkap warga.

Informasi mengenai kondisi terisolasinya Kemukiman Karang Ampar dan lima desa di sekitarnya ini disampaikan oleh Idrus Saputra melalui unggahan di halaman akun Facebook miliknya.

Masyarakat berharap pemerintah segera mempercepat pembukaan akses jalan dan memastikan distribusi bantuan berjalan adil agar proses pemulihan kehidupan warga di Kemukiman Karang Ampar dan desa-desa sekitarnya dapat segera berlangsung.*** (Kamaruzzaman)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

ACC Hadir Dengan Promo Menarik di OJK FinExpo 2026

3 November 2026 - 08:26 WIB

Rekomendasi Pra-Munas APPSI, Sudaryono Diusung Kembali Jadi Ketua Umum 2026-2031

3 November 2026 - 01:39 WIB

Road to IMOS 2026, FIFGROUP Berikan Pengalaman Wisata Edukatif bagi 34 Anak Panti Asuhan

2 November 2026 - 21:18 WIB

Jalin Kerja Sama dengan RS Pusat Pertamina, DAMRI Perkuat Layanan Kesehatan Bagi Karyawan

2 November 2026 - 20:10 WIB

Pelindo Regional 4 Peduli, Salurkan Air Bersih untuk Warga Pesisir Makassar

2 November 2026 - 20:03 WIB

Pemuda Kalai Anim Didorong Kuasai Jurnalistik, Suarakan Aspirasi Kampung Lewat Media

2 November 2026 - 15:53 WIB

Formas dan BNPB Bahas Uji Coba Kembali Cairan Penanggulangan Karhutla di Sumatera Selatan

2 November 2026 - 14:19 WIB

H. Fikri Hudi Oktiarwan Gelar Pendidikan Politik Kewarganegaraan, Diikuti 300 Peserta dari Berbagai Kecamatan di Kabupaten Bogor

2 November 2026 - 13:22 WIB

Ananda Omesh Punya Banyak Cerita dengan Kereta, Jadi Brand Ambassador Kampanye Ayo Naik Kereta

2 November 2026 - 10:29 WIB

Teuku Iskandar Muda pimpin ORARI Bener Meriah, Muslok pertama tetapkan arah organisasi

1 November 2026 - 17:52 WIB

Trending di RAGAM