Wartatrans.com, BEKASI – LRT Jabodebek terus meningkatkan kualitas layanan dan prasarana guna memberikan kenyamanan bagi pengguna. Salah satu fokus utama adalah pembenahan akses di Stasiun Harjamukti, Cibubur, melalui perluasan area parkir dan pembangunan jalan tembus yang akan mempermudah akses keluar-masuk stasiun tanpa harus memutar.
Executive Vice President (EVP) LRT Jabodebek Suryawan Putra Hia mengatakan peningkatan fasilitas tersebut merupakan tindak lanjut atas masukan masyarakat, terutama terkait kebutuhan lahan parkir dan kepadatan akses pada jam sibuk pagi maupun sore.

“Nah, untuk itu kami juga saat ini meningkatkan layanan terkait masukan dari masyarakat mengenai kebutuhan parkir. Kita siapkan kurang lebih ada lima lokasi yang langsung kita proses, salah satunya di Harjamukti. Kita juga lagi konsentrasi di Harjamukti untuk mengurai kepadatan waktu pagi dan sore. Itu juga jadi konsentrasi kami. Kami juga kerja sama dengan semua stakeholder yang ada di situ, termasuk dengan PT Adhi Karya, kemudian juga kerja sama dengan pemdanya. Insyaallah, hasil kolaborasi kami yang terakhir akan dibuatkan jalan tembus yang nanti langsung ke jalan raya, jadi tidak perlu memutar. Itu insyaallah tahun depan terwujud,” ujar Suryawan kepada media di Bekasi, Kamis (23/7/2026).
Menurutnya, peningkatan layanan tidak hanya berfokus pada akses menuju stasiun, tetapi juga pada keandalan fasilitas yang digunakan penumpang setiap hari. LRT Jabodebek terus melakukan perawatan dan peningkatan kualitas eskalator serta lift, mengingat tingginya volume pengguna di sejumlah stasiun.
“Termasuk kemudian menjadi perhatian kami untuk peningkatan kualitas eskalator dan lift, karena ini menjadi sesuatu yang vital. Jumlah penumpang cukup padat dan pergerakan penumpang juga tinggi. Maka kita jaga semaksimal mungkin jangan sampai terjadi gangguan. Walaupun secara teknis kita tidak bisa mengelak, tetapi kita akan tetap berusaha semaksimal mungkin meminimalisasi adanya gangguan tersebut,” katanya.
Selain itu, LRT Jabodebek juga meningkatkan penerangan di sejumlah titik stasiun yang sebelumnya dikeluhkan penumpang karena dinilai kurang terang.
Suryawan juga menyampaikan bahwa sejumlah keluhan pelanggan lainnya telah ditindaklanjuti, termasuk penanganan banyaknya nyamuk di Stasiun Dukuh Atas dan peningkatan kenyamanan melalui pemasangan pendingin udara.
“Kemudian juga kemarin ada isu nyamuknya banyak di Dukuh Atas. Alhamdulillah bisa kita atasi juga. Kemudian juga ada keluhan panas. Kemarin kita coba pasang AC di concourse Dukuh Atas, alhamdulillah sudah kita pasang AC-nya sebagai pendingin. Rencana kita akan tambah lagi di empat stasiun,” ujarnya.
Di sisi keselamatan, LRT Jabodebek mulai memasang safety fence di sejumlah area sebagai bagian dari upaya meningkatkan keamanan operasional apabila terjadi kondisi darurat. Pemasangan dilakukan secara bertahap dan ditargetkan terus berlanjut hingga seluruh lintasan yang direncanakan selesai.
“Selanjutnya juga kita akan lengkapi dengan safety fence sehingga kalau kondisi darurat terjadi, penumpang tetap aman. Tahun ini sudah kita mulai pada satu petak yang terjauh. Harapannya tahun depan semuanya sudah bisa terpasang,” kata Suryawan.
Ia menegaskan, seluruh peningkatan tersebut merupakan bagian dari komitmen LRT Jabodebek untuk terus menghadirkan layanan yang lebih baik. Karena itu, pihaknya juga berharap masyarakat terus memberikan masukan sebagai bahan evaluasi.
“Segala upaya kita lakukan untuk bisa memberikan layanan terbaik kepada pelanggan. Kami juga sangat butuh masukan-masukan dari pelanggan kita semua agar kita bisa terus memberikan layanan yang lebih baik lagi kepada pelanggan,” tutup Suryawan.(fahmi)































