Menu

Mode Gelap
KCIC Hadirkan 29 UMKM di Stasiun Whoosh, Dorong Ekonomi Lokal dan Perluas Akses Pasar Penumpang KA Lokal Bandung Raya Tembus 11,87 Juta pada Januari–Juli 2026, Naik 8,55 Persen KAI Percepat Penguatan Keselamatan Perlintasan, Rekrutmen PJL Tarik 12.957 Pelamar PTP Nonpetikemas Raih Pengakuan ISRA 2026 Kategori Sustainability Report Kemenhub Perkuat SDM Keselamatan Transportasi Jalan, Lantik 205 Lulusan PKTJ Rencana MRT Bali bakal jadi ART, Ini Tantangannya

SUMBER DAYA

Anwar Aras: Gen Z Harus Kuasai Media Digital untuk Menebar Dakwah

badge-check


 Anwar Aras: Gen Z Harus Kuasai Media Digital untuk Menebar Dakwah Perbesar

Wartatrans.com, BOGOR – Perkembangan teknologi digital membuka peluang besar bagi Generasi Z untuk menjadi pelopor dakwah di ruang media sosial. Di tengah derasnya arus informasi, generasi muda tidak cukup hanya menjadi penikmat konten, tetapi juga dituntut mampu menghadirkan narasi yang membawa nilai-nilai kebaikan dan mencerahkan masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Pemimpin Redaksi Ummat TV Networking, Anwar Aras, saat menjadi narasumber dalam kegiatan Sekolah Dai Azura (SADAR) di Masjid Azura, Kemang, Kabupaten Bogor, Jumat (10/7/2026). Dalam kesempatan itu, Anwar yang juga merupakan pengurus Persaudaraan Jurnalis Muslim Indonesia (PJMI) Pusat menyampaikan materi bertajuk “Peran Media dalam Dakwah ke Gen Z”.

Kegiatan diikuti sekitar 15 peserta yang berasal dari berbagai kalangan, mulai dari mahasiswa, santri SADAR, hingga pelajar SMK Cibitung, Karawang, Banten.
Menurut Anwar, dakwah di era digital telah mengalami perubahan yang sangat signifikan. Penyampaian pesan-pesan Islam tidak lagi hanya dilakukan melalui mimbar masjid atau majelis taklim, melainkan juga melalui berbagai platform media sosial yang kini menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari generasi muda.

“Anak-anak muda hari ini adalah generasi yang sangat dekat dengan gadget. Karena itu, perangkat yang ada di tangan mereka harus menjadi wasilah untuk menyebarkan kebenaran, bukan sekadar sarana hiburan,” ujarnya.

Ia menilai ruang digital saat ini dipenuhi berbagai informasi, mulai dari konten edukatif hingga hoaks, ujaran kebencian, dan paham-paham yang menyimpang. Karena itu, menurutnya, diperlukan lebih banyak konten positif yang mampu menjadi penyeimbang sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat.

Anwar juga mengajak para peserta untuk mulai berkarya sesuai kemampuan masing-masing. Dakwah digital, katanya, tidak harus dimulai dengan produksi konten yang rumit, melainkan dapat dilakukan melalui karya-karya sederhana yang memberikan manfaat bagi banyak orang.

“Minimal buatlah konten-konten positif sesuai kemampuan yang dimiliki. Kalau ruang digital dipenuhi pesan-pesan kebaikan, maka kita ikut mengambil bagian dalam menyebarkan dakwah,” katanya.

Selain mendorong kreativitas, Anwar menekankan pentingnya literasi digital agar generasi muda memiliki kemampuan memilah dan menyaring informasi sebelum mempercayai ataupun membagikannya kepada orang lain.

“Setidaknya setelah mengikuti materi ini mereka tahu apa yang harus dilakukan ketika menemukan konten negatif. Minimal ada filter dalam dirinya sebelum menerima ataupun menyebarkan sebuah informasi,” jelasnya.

Sementara itu, Penanggung Jawab Daurah SADAR, Tirdmidzi, menjelaskan bahwa kegiatan pembekalan yang berlangsung selama dua hari tersebut merupakan tahapan awal bagi peserta angkatan kedua sebelum mengikuti proses pendidikan secara reguler.
Menurutnya, peserta akan menjalani pembinaan selama dua tahun dengan fokus pada penguatan ruhiyah, pendalaman ilmu keislaman, serta pengembangan potensi sebagai calon dai yang siap berdakwah di tengah masyarakat.

“Kami berharap pembekalan ini menjadi fondasi awal bagi para peserta. Setelah menyelesaikan pendidikan nanti, mereka diharapkan kembali ke tengah keluarga dan masyarakat sebagai dai yang siap berdakwah serta memberikan manfaat sesuai potensi yang dimiliki,” ujarnya.

Melalui program pembinaan tersebut, Sekolah Dai Azura (SADAR) berharap dapat melahirkan kader-kader dai yang tidak hanya memiliki pemahaman agama yang kuat, tetapi juga cakap memanfaatkan media digital sebagai sarana dakwah yang efektif, adaptif, dan relevan dengan perkembangan zaman.*** (MY)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Kemenhub Perkuat SDM Keselamatan Transportasi Jalan, Lantik 205 Lulusan PKTJ

7 Agustus 2026 - 16:18 WIB

Haji Fikri: Putusan MK Harus Jadi Momentum Memperkuat Pendidikan dan Menjamin Anak Indonedia Mendapatkan Akses Makanan Bergizi

7 Agustus 2026 - 10:16 WIB

Poltekpel Barombong Perkuat Standar Pelayanan Publik

7 Agustus 2026 - 08:16 WIB

Sosialisasi Perjanjian Kerja Bersama, Pelindo Perkuat Harmoni Hubungan Industrial

6 Agustus 2026 - 22:26 WIB

IDSurvey Ajak 330 Siswa di Bidara Cina Menjadi Pelopor Transformasi Hijau Indonesia

6 Agustus 2026 - 22:05 WIB

Perkuat Mitigasi Risiko, IPC TPK Resmi Perpanjang Sinergi Hukum Bersama Kejari Jakut

6 Agustus 2026 - 21:53 WIB

KKP Tuntaskan Pelatihan Ribuan SDM Pengelola Kampung Nelayan Merah Putih

6 Agustus 2026 - 15:10 WIB

Siswa MAN 1 Aceh Besar Terbitkan Antologi Puisi Jejak di Tanah Rencong, Perkuat Gerakan Literasi Madrasah

6 Agustus 2026 - 14:58 WIB

274 Perwira Poltekpel Banten Siap Wujudkan Pelayaran Selamat dan Berkelanjutan

6 Agustus 2026 - 05:29 WIB

Reservasi Resmi Dibuka, The Langham, Custom House Bangkok Siap Sambut Tamu Mulai Desember

5 Agustus 2026 - 16:44 WIB

Trending di SUMBER DAYA