Menu ✖

Mode Gelap
KAI Operasikan 9 Gardu Pelintasan, Progres Pembangunan 190 Titik JPL Capai 98 Persen 32 Dosen Poltekpel Surabaya Tambah Gelar Setelah Dilantik sebagai Insinyur Elektrifikasi Truk Logistik: Investasi Mahal, Efisiensi Dipertaruhkan Menhub Dudy Pastikan Diskon Perjalanan di Libur Nataru Kembali Ada Kemenhub Perkuat Aksi Nyata Penanganan Kendaraan ODOL di Jatim Catatan Iwan Piliang: Nazali Lempo untuk Jaksa Agung – Menguji Kapasitas, Integritas, dan Kepastian Hukum

EKOBIS

APPSI Dorong Pasar Rakyat Berinovasi, dari Pusat Kuliner hingga Pemasok MBG

badge-check


 APPSI Dorong Pasar Rakyat Berinovasi, dari Pusat Kuliner hingga Pemasok MBG Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA — Pasar tradisional dituntut terus berinovasi agar tetap menjadi ruang ekonomi rakyat yang hidup di tengah perubahan zaman. Pasar tidak lagi cukup hanya mengandalkan aktivitas jual beli, tetapi perlu dikembangkan menjadi ruang publik yang nyaman, menarik, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat.

Gagasan tersebut menjadi salah satu pembahasan dalam pertemuan DPP Asosiasi Pengelola Pasar Indonesia (APPSI) bersama Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto, Selasa (8/9/2026).

Dalam pertemuan itu, muncul sejumlah gagasan pengembangan pasar rakyat, mulai dari penyediaan area bermain anak, pusat kuliner, ruang khusus bagi produk petani dan nelayan lokal, hingga digitalisasi aktivitas perdagangan dan pedagang pasar.

Transformasi tersebut dinilai penting agar pasar rakyat mampu beradaptasi dengan perubahan perilaku masyarakat, sekaligus tetap memiliki daya tarik sebagai pusat aktivitas ekonomi dan sosial.

Pasar rakyat juga didorong memiliki peran lebih besar dalam ekosistem ketahanan pangan. Salah satunya dengan membuka peluang agar pasar rakyat dapat ikut memasok kebutuhan bahan pangan untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Dengan demikian, keberadaan pasar tidak hanya memberi manfaat kepada pedagang dan konsumen, tetapi juga dapat memperkuat mata rantai ekonomi dari hulu hingga hilir—menghubungkan pedagang dengan petani, nelayan, pelaku UMKM, hingga program pemerintah.

Dalam pertemuan tersebut, Sekjen APPSI M. Mujiburohman hadir bersama jajaran pengurus APPSI.

Pasar yang inovatif bukan sekadar tempat transaksi. Ia dapat menjadi ruang kuliner, tempat keluarga berkumpul, pusat produk lokal, sekaligus simpul perputaran ekonomi masyarakat.

Pasar ramai, pedagang sejahtera, petani dan nelayan terserap produknya, ekonomi rakyat pun tumbuh.*** (Septi)

Baca Lainnya

Elektrifikasi Truk Logistik: Investasi Mahal, Efisiensi Dipertaruhkan

10 Oktober 2026 - 18:34 WIB

Jadi Panelis Forum ICAO 2026, Dirop AirNav Paparkan Penerapan FRTO di Wilayah Kepulauan

10 Oktober 2026 - 11:24 WIB

NPCT1 Raih Penghargaan “Container Terminal Operator of the Year” pada Indonesia Logistics Awards 2026

10 Oktober 2026 - 11:19 WIB

Grab Hormati Terbitnya Perpres No 27 Tahun 2026 dan Segera Pelajari Isinya

10 Oktober 2026 - 08:38 WIB

Ramaikan MotoGP Mandalika 2026, BNI Hadirkan Promo dan Kemudahan Bertransaksi

9 Oktober 2026 - 18:00 WIB

Demi Perkuat Pertumbuhan Ekonomi, Pelindo Dorong Integrasi Infrastruktur

9 Oktober 2026 - 16:18 WIB

ASDP Sabet Indonesia Logistics Awards 2026

9 Oktober 2026 - 14:34 WIB

Sasar 1.115 Penerima Manfaat, ASDP Luncurkan Program Pencegahan Stunting di 10 Wilayah

9 Oktober 2026 - 09:58 WIB

DAMRI Resmi Hubungkan Putussibau dan Kuching, Perkuat Konektivitas Indonesia–Malaysia

9 Oktober 2026 - 05:16 WIB

Kemendiktisaintek Apresiasi AirNav Libatkan Perguruan Tinggi

8 Oktober 2026 - 21:33 WIB

Trending di EKOBIS