Menu

Mode Gelap
Angkutan Perkebunan KAI Tembus 683.214 Ton, Tumbuh 91,77 Persen hingga Agustus 2026 AMIN ABDULLAH, Direktur Musik Kemenekraf Luncurkan Single “Biarkan Ada Ruang di Antara Kita”  APPSI Dorong Pasar Rakyat Berinovasi, dari Pusat Kuliner hingga Pemasok MBG Tani Merdeka Indonesia Dukung dan Apresiasi DPR Setujui RUU Reforma Agraria Jadi Usul Inisiatif Pelindo Regional 4 & Kejati Maluku Perkuat Sinergi Hukum Direktur Operasi dan Teknik PJM Pastikan Kesiapan Operasional dan Keselamatan di Banten dan Panjang

EKOBIS

APPSI Dorong Pasar Rakyat Berinovasi, dari Pusat Kuliner hingga Pemasok MBG

badge-check


 APPSI Dorong Pasar Rakyat Berinovasi, dari Pusat Kuliner hingga Pemasok MBG Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA — Pasar tradisional dituntut terus berinovasi agar tetap menjadi ruang ekonomi rakyat yang hidup di tengah perubahan zaman. Pasar tidak lagi cukup hanya mengandalkan aktivitas jual beli, tetapi perlu dikembangkan menjadi ruang publik yang nyaman, menarik, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat.

Gagasan tersebut menjadi salah satu pembahasan dalam pertemuan DPP Asosiasi Pengelola Pasar Indonesia (APPSI) bersama Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto, Selasa (8/9/2026).

Dalam pertemuan itu, muncul sejumlah gagasan pengembangan pasar rakyat, mulai dari penyediaan area bermain anak, pusat kuliner, ruang khusus bagi produk petani dan nelayan lokal, hingga digitalisasi aktivitas perdagangan dan pedagang pasar.

Transformasi tersebut dinilai penting agar pasar rakyat mampu beradaptasi dengan perubahan perilaku masyarakat, sekaligus tetap memiliki daya tarik sebagai pusat aktivitas ekonomi dan sosial.

Pasar rakyat juga didorong memiliki peran lebih besar dalam ekosistem ketahanan pangan. Salah satunya dengan membuka peluang agar pasar rakyat dapat ikut memasok kebutuhan bahan pangan untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Dengan demikian, keberadaan pasar tidak hanya memberi manfaat kepada pedagang dan konsumen, tetapi juga dapat memperkuat mata rantai ekonomi dari hulu hingga hilir—menghubungkan pedagang dengan petani, nelayan, pelaku UMKM, hingga program pemerintah.

Dalam pertemuan tersebut, Sekjen APPSI M. Mujiburohman hadir bersama jajaran pengurus APPSI.

Pasar yang inovatif bukan sekadar tempat transaksi. Ia dapat menjadi ruang kuliner, tempat keluarga berkumpul, pusat produk lokal, sekaligus simpul perputaran ekonomi masyarakat.

Pasar ramai, pedagang sejahtera, petani dan nelayan terserap produknya, ekonomi rakyat pun tumbuh.*** (Septi)

Baca Lainnya

Angkutan Perkebunan KAI Tembus 683.214 Ton, Tumbuh 91,77 Persen hingga Agustus 2026

9 September 2026 - 23:10 WIB

Direktur Operasi dan Teknik PJM Pastikan Kesiapan Operasional dan Keselamatan di Banten dan Panjang

9 September 2026 - 20:31 WIB

Hari Pelanggan Nasional 2026, Pelindo Regional 2 Banten Hadirkan Pelayanan Prima dengan Melayani Sepenuh Hati di Pelabuhan Ciwandan

9 September 2026 - 20:21 WIB

Garuda Indonesia Periksa Armada Terdampak Abu Vulkanik Sebelum Kembali Terbang

9 September 2026 - 11:23 WIB

Harga Kopi Gelondong Arabika Gayo Bervariasi, Tertinggi di Bener Meriah Capai Rp26 Ribu

9 September 2026 - 11:19 WIB

Dunia Bahas Masa Depan AI Melalui Bandara”Bali Harmony Encounter Week 2026″

9 September 2026 - 10:53 WIB

SCI: Penundaan Arus Ekspor-Impor Dampak Erupsi GAK via Bandara Soetta Senilai USD168 Juta

9 September 2026 - 05:24 WIB

Hotel Milik Pemprov DKI Jakarta Masuk Radar Saat Menkeu Soroti Utang Daerah

8 September 2026 - 20:50 WIB

AirNav Indonesia Resmi Operasikan Jarkompenas

8 September 2026 - 17:32 WIB

Dari Bungbulang Menembus Pasar Ekspor, Gula Aren Susanti Dilirik Eksportir

8 September 2026 - 16:34 WIB

Trending di EKOBIS