Wartatrans.com, ACEH TENGAH – Harga kopi gelondong atau cherry merah Arabika Gayo di sejumlah wilayah dataran tinggi Gayo mengalami variasi. Berdasarkan pantauan pada Selasa, 8 September 2026, harga tertinggi tercatat mencapai Rp26.000 per kilogram di Kabupaten Bener Meriah.
Harga Rp26.000 per kilogram tersebut ditampung oleh salah satu pengepul yang berada di kawasan Jalan Jalur Dua Simpang Teritit, Kecamatan Bukit, Kabupaten Bener Meriah.

Sementara itu, harga terendah yang ditemukan berada di angka Rp15.000 per kilogram, dengan sistem pembelian tanpa rimbang, di wilayah Tunyang, Kecamatan Timang Gajah, Kabupaten Bener Meriah. Sedangkan di Cemparam, Kecamatan Mesidah, harga kopi gelondong dilaporkan berada di kisaran Rp16.000 per kilogram.
Berdasarkan amatan Gelung Kopi Gayo, harga kopi gelondong di sejumlah titik di Kabupaten Bener Meriah, Aceh Tengah, dan Gayo Lues rata-rata berada di kisaran Rp23.000 per kilogram.
Adapun harga kopi gelondong yang ditemukan di berbagai titik saat ini cukup beragam, mulai dari Rp15.000, Rp16.000, Rp17.000, Rp19.000, Rp20.000, Rp21.000, hingga Rp22.000 per kilogram.
Sementara harga yang lebih tinggi berada pada kisaran Rp23.000, Rp24.000, dan Rp25.000 per kilogram, dengan harga tertinggi mencapai Rp26.000 per kilogram.
Perbedaan harga tersebut dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk lokasi pembelian, kualitas kopi, tingkat kematangan cherry, sistem penimbangan, serta kebijakan masing-masing pengepul.
Namun, data harga tersebut belum sepenuhnya menggambarkan keseluruhan harga kopi cherry merah di tiga kabupaten penghasil Arabika Gayo, yakni Bener Meriah, Aceh Tengah, dan Gayo Lues. Informasi ini merupakan pantauan dari beberapa titik lokasi dan harga dapat berubah sesuai kondisi pasar.
Para petani dan pelaku usaha kopi diharapkan terus memantau perkembangan harga di berbagai wilayah agar dapat memperoleh informasi terkini mengenai harga kopi gelondong Arabika Gayo.*** (Kamaruzzaman)






























