Menu

Mode Gelap
KAI Commuter Siagakan 126 Personel di Stasiun Strategis Antisipasi Aksi Massa Kembali ke Kampus, Wabup Bireuen Razuardi Jadi Pemateri PKKMB Universitas Almuslim 2026 PARFI ’56 Ingin Bangun Dana Abadi untuk Seniman Pelindo Solusi Digital Hadirkan Pemeriksaan Kesehatan Gratis bagi Warga Sekitar Pelabuhan Tanjung Priok Dukung Kebijakan Logistik Nasional, IPC TPK Paparkan Kinerja Operasional Real-Time kepada Bappenas RI KAI Terapkan B50, Tekan Emisi Karbon Operasional Kereta Api

RAGAM

Banjir Terjang Permukiman Wilayah Aceh Utara, 20 Warga Dilaporkan Hilang, 8 Ditemukan Meninggal

badge-check


 Banjir Terjang Permukiman Wilayah Aceh Utara, 20 Warga Dilaporkan Hilang, 8 Ditemukan Meninggal Perbesar

Wartatrans.com, ACEH — Banjir besar yang melanda sejumlah wilayah di Aceh kembali menelan korban jiwa. Debit air yang meningkat drastis sejak tiga hari lalu dan mengalir deras ke permukiman wilayah Aceh Utara menenggelamkan puluhan rumah warga serta menyebabkan sedikitnya 20 orang hilang terseret arus. Hingga sore tadi, delapan korban telah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dan dimakamkan di area perbukitan dekat Bandara Malikussaleh.

Menurut Nyakman, warga Lhokseumawe yang sedang berada di Banda Aceh saat banjir terjadi, salah satu korban yang ditemukan adalah Almarhum Feri, Ketua Sanggar Muda Seudang Rapai Puloet Geurimpheng. “Feri ditemukan setelah terseret arus lebih dari lima kilometer dari lokasi awal,” ungkapnya.

Mayat korban yang berhasil ditemukan.

Kepergian Feri, sosok yang dikenal aktif dalam kegiatan kesenian dan pembinaan generasi muda, meninggalkan duka mendalam bagi masyarakat di kampungnya.

Sementara itu, proses pencarian terhadap warga yang masih hilang terus dilakukan oleh relawan, aparat desa, dan warga sekitar. Upaya ini tetap berlangsung meski akses jalan menuju lokasi bencana masih lumpuh akibat banjir dan timbunan material.

Di tengah situasi darurat, puluhan warga terpaksa mengungsi ke kampung tetangga. Salah satunya adalah ibu Nyakman yang berhasil dievakuasi hanya dengan pakaian yang melekat di badan. “Alhamdulillah ibu berhasil diselamatkan,” tutur Nyakman.

Korban lain yang telah ditemukan berasal dari Kampung Paloh Raya – Krueng Mane, Kecamatan Muara Batu, Aceh Utara. Pemerintah daerah bersama tim SAR terus mengupayakan evakuasi, penanganan darurat, serta pendataan korban dan pengungsi di tengah cuaca yang masih tidak menentu.

Meski air mulai berangsur surut, akses transportasi masih belum normal sepenuhnya. “Hari ini jalannya masih terkendala. Mudah-mudahan besok sudah bisa dilewati kendaraan,” kata salah satu warga yang ditemui relawan.

Hingga berita ini diterbitkan, pencarian terhadap warga yang belum ditemukan masih terus berlangsung.*** (Jasa).

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Kembali ke Kampus, Wabup Bireuen Razuardi Jadi Pemateri PKKMB Universitas Almuslim 2026

27 Agustus 2026 - 11:21 WIB

Pelindo Solusi Digital Hadirkan Pemeriksaan Kesehatan Gratis bagi Warga Sekitar Pelabuhan Tanjung Priok

27 Agustus 2026 - 05:45 WIB

Dukung Kebijakan Logistik Nasional, IPC TPK Paparkan Kinerja Operasional Real-Time kepada Bappenas RI

27 Agustus 2026 - 05:38 WIB

Semarak Kemerdekaan, Warga Griya Serpong Adu Kekompakan di Masak Gesss Episode 324

26 Agustus 2026 - 17:22 WIB

Pemprov Jateng Antisipasi Banyak Warganya Yang Ingin Menggeruduk Gedung DPR RI

26 Agustus 2026 - 16:44 WIB

Haji Fikri Serap Aspirasi Warga Ciomas, Soroti Banjir, Longsor, dan Kerusakan Infrastruktur

26 Agustus 2026 - 15:03 WIB

KKP Intensifkan Bantuan untuk Korban Gempa NTT, Donasi Terkumpul Rp920 Juta

26 Agustus 2026 - 13:02 WIB

Lomba Tahfiz Warnai Peringatan HUT RI dan Maulid Nabi di Sukadanau

26 Agustus 2026 - 12:52 WIB

Tionghoa Indonesia dan Buku: Merawat Jejak Sejarah, Sastra, dan Budaya

26 Agustus 2026 - 08:16 WIB

Idang Meulapeh Warnai Maulid Nabi di Jakarta, Tradisi Nagan yang Pernah Raih Rekor Dunia

25 Agustus 2026 - 19:18 WIB

Trending di RAGAM