Menu ✖

Mode Gelap
INACA Dorong Percepatan Pembebasan Pajak Suku Cadang Pesawat AHY Menanggapi Penghentian Pembangunan Pusat Data AI oleh Gubernur Jabar KDM Ditjenpas Jabar Gandeng PWI untuk Perkuat Komunikasi Publik Alam Pedang Berkibar di Takengon, Zam Zam Mubarak: Momentum Kebangkitan Identitas Historis Gayo H. Fikri Prihatin Kenakalan Remaja Kembali Marak di Kabupaten Bogor, Semua Pihak Diminta Turun Tangan Prabowo dan El-Sisi Sepakati Empat Kerja Sama Strategis, Indonesia–Mesir Perkuat Kemitraan Ekonomi hingga Pertahanan

RAGAM

Banjir Terjang Permukiman Wilayah Aceh Utara, 20 Warga Dilaporkan Hilang, 8 Ditemukan Meninggal

badge-check


 Banjir Terjang Permukiman Wilayah Aceh Utara, 20 Warga Dilaporkan Hilang, 8 Ditemukan Meninggal Perbesar

Wartatrans.com, ACEH — Banjir besar yang melanda sejumlah wilayah di Aceh kembali menelan korban jiwa. Debit air yang meningkat drastis sejak tiga hari lalu dan mengalir deras ke permukiman wilayah Aceh Utara menenggelamkan puluhan rumah warga serta menyebabkan sedikitnya 20 orang hilang terseret arus. Hingga sore tadi, delapan korban telah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dan dimakamkan di area perbukitan dekat Bandara Malikussaleh.

Menurut Nyakman, warga Lhokseumawe yang sedang berada di Banda Aceh saat banjir terjadi, salah satu korban yang ditemukan adalah Almarhum Feri, Ketua Sanggar Muda Seudang Rapai Puloet Geurimpheng. “Feri ditemukan setelah terseret arus lebih dari lima kilometer dari lokasi awal,” ungkapnya.

Mayat korban yang berhasil ditemukan.

Kepergian Feri, sosok yang dikenal aktif dalam kegiatan kesenian dan pembinaan generasi muda, meninggalkan duka mendalam bagi masyarakat di kampungnya.

Sementara itu, proses pencarian terhadap warga yang masih hilang terus dilakukan oleh relawan, aparat desa, dan warga sekitar. Upaya ini tetap berlangsung meski akses jalan menuju lokasi bencana masih lumpuh akibat banjir dan timbunan material.

Di tengah situasi darurat, puluhan warga terpaksa mengungsi ke kampung tetangga. Salah satunya adalah ibu Nyakman yang berhasil dievakuasi hanya dengan pakaian yang melekat di badan. “Alhamdulillah ibu berhasil diselamatkan,” tutur Nyakman.

Korban lain yang telah ditemukan berasal dari Kampung Paloh Raya – Krueng Mane, Kecamatan Muara Batu, Aceh Utara. Pemerintah daerah bersama tim SAR terus mengupayakan evakuasi, penanganan darurat, serta pendataan korban dan pengungsi di tengah cuaca yang masih tidak menentu.

Meski air mulai berangsur surut, akses transportasi masih belum normal sepenuhnya. “Hari ini jalannya masih terkendala. Mudah-mudahan besok sudah bisa dilewati kendaraan,” kata salah satu warga yang ditemui relawan.

Hingga berita ini diterbitkan, pencarian terhadap warga yang belum ditemukan masih terus berlangsung.*** (Jasa).

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Ditjenpas Jabar Gandeng PWI untuk Perkuat Komunikasi Publik

13 Oktober 2026 - 15:27 WIB

Alam Pedang Berkibar di Takengon, Zam Zam Mubarak: Momentum Kebangkitan Identitas Historis Gayo

13 Oktober 2026 - 15:21 WIB

H. Fikri Prihatin Kenakalan Remaja Kembali Marak di Kabupaten Bogor, Semua Pihak Diminta Turun Tangan

13 Oktober 2026 - 14:36 WIB

Prabowo dan El-Sisi Sepakati Empat Kerja Sama Strategis, Indonesia–Mesir Perkuat Kemitraan Ekonomi hingga Pertahanan

13 Oktober 2026 - 13:02 WIB

Kabut Asap Kepung Fakfak, Warga Bertahan di Rumah, Kualitas Udara Mengancam Kesehatan

13 Oktober 2026 - 12:30 WIB

Banjir dan Longsor Lumpuhkan Akses Blangkejeren–Kutacane, Aktivitas Ekonomi Warga Terancam

12 Oktober 2026 - 20:16 WIB

Rocky Gerung Diminta Tak Lagi Desak Gibran Mundur, Kebebasan Berpendapat dan Etika Kekuasaan Jadi Sorotan

12 Oktober 2026 - 20:02 WIB

Townhall Meeting IPC TPK 2026: Fokus Penyelarasan Peta Peran Pelindo Group dan Transformasi Perusahaan

12 Oktober 2026 - 18:48 WIB

Pelindo Kenalkan Dunia Maritim kepada Siswa SMPN 129 Jakarta melalui Edukasi Kemaritiman

12 Oktober 2026 - 18:45 WIB

Rocky Gerung Minta Gibran Mundur dari Jabatan Wapres, Ingatkan Prabowo Jangan Terseret Polemik

12 Oktober 2026 - 16:40 WIB

Trending di RAGAM