Menu

Mode Gelap
Komunitas Seni Kuflet Gelar Tur Literasi Sumatera di Jambi, Sasar Kampus hingga Komunitas INDOSIAR Luncurkan “Band Academy”, Upaya Hidupkan Kembali Era Musik Band Indonesia Rayakan Liburan dengan Perjalanan Hemat, DAMRI Hadirkan Promo “Twin Date 4.4 Kelola 196 Ribu Penumpang, Pelindo Regional 2 Pastikan Kelancaran Arus Lebaran 2026 KAI Daop 7 Madiun Layani 492 Ribu Pelanggan Selama Angkutan Lebaran 2026 Awal Libur Panjang Paskah, Volume Penumpang Kereta Api Tembus 183 Ribu

RAGAM

Banjir Terjang Permukiman Wilayah Aceh Utara, 20 Warga Dilaporkan Hilang, 8 Ditemukan Meninggal

badge-check


 Banjir Terjang Permukiman Wilayah Aceh Utara, 20 Warga Dilaporkan Hilang, 8 Ditemukan Meninggal Perbesar

Wartatrans.com, ACEH — Banjir besar yang melanda sejumlah wilayah di Aceh kembali menelan korban jiwa. Debit air yang meningkat drastis sejak tiga hari lalu dan mengalir deras ke permukiman wilayah Aceh Utara menenggelamkan puluhan rumah warga serta menyebabkan sedikitnya 20 orang hilang terseret arus. Hingga sore tadi, delapan korban telah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dan dimakamkan di area perbukitan dekat Bandara Malikussaleh.

Menurut Nyakman, warga Lhokseumawe yang sedang berada di Banda Aceh saat banjir terjadi, salah satu korban yang ditemukan adalah Almarhum Feri, Ketua Sanggar Muda Seudang Rapai Puloet Geurimpheng. “Feri ditemukan setelah terseret arus lebih dari lima kilometer dari lokasi awal,” ungkapnya.

Mayat korban yang berhasil ditemukan.

Kepergian Feri, sosok yang dikenal aktif dalam kegiatan kesenian dan pembinaan generasi muda, meninggalkan duka mendalam bagi masyarakat di kampungnya.

Sementara itu, proses pencarian terhadap warga yang masih hilang terus dilakukan oleh relawan, aparat desa, dan warga sekitar. Upaya ini tetap berlangsung meski akses jalan menuju lokasi bencana masih lumpuh akibat banjir dan timbunan material.

Di tengah situasi darurat, puluhan warga terpaksa mengungsi ke kampung tetangga. Salah satunya adalah ibu Nyakman yang berhasil dievakuasi hanya dengan pakaian yang melekat di badan. “Alhamdulillah ibu berhasil diselamatkan,” tutur Nyakman.

Korban lain yang telah ditemukan berasal dari Kampung Paloh Raya – Krueng Mane, Kecamatan Muara Batu, Aceh Utara. Pemerintah daerah bersama tim SAR terus mengupayakan evakuasi, penanganan darurat, serta pendataan korban dan pengungsi di tengah cuaca yang masih tidak menentu.

Meski air mulai berangsur surut, akses transportasi masih belum normal sepenuhnya. “Hari ini jalannya masih terkendala. Mudah-mudahan besok sudah bisa dilewati kendaraan,” kata salah satu warga yang ditemui relawan.

Hingga berita ini diterbitkan, pencarian terhadap warga yang belum ditemukan masih terus berlangsung.*** (Jasa).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Rayakan Liburan dengan Perjalanan Hemat, DAMRI Hadirkan Promo “Twin Date 4.4

2 April 2026 - 23:40 WIB

Kelola 196 Ribu Penumpang, Pelindo Regional 2 Pastikan Kelancaran Arus Lebaran 2026

2 April 2026 - 23:02 WIB

Dukung Persiapan Konsumsi Jemaah Haji, Garuda Terbangkan 15 Ton Makanan Siap Saji ke Jeddah

2 April 2026 - 19:36 WIB

Cerita dari Bukit Sinyonya: FIFGROUP Wujudkan Desa Sejahtera dan Sekolah yang Lebih Layak 

2 April 2026 - 18:29 WIB

Advokad Wahyudi Perkuat Lini Hukum Wartatrans.com, Respons Meningkatnya Risiko Sengketa Media Digital

2 April 2026 - 16:48 WIB

Pengaturan Gate Pass Terkoordinasi dan Terukur, Arus Barang di Pelabuhan Tanjung Priok Tetap Lancar

2 April 2026 - 16:45 WIB

Advokat Nourman, SH Gabung Di Wartatrans.com sebagai Kuasa Hukum, Perkuat Profesionalisme Media

2 April 2026 - 16:32 WIB

Sumur Bor untuk Warga Terdampak Bencana di Aceh Utara Rampung, Aktivis: Ini Awal Pemulihan

2 April 2026 - 15:49 WIB

Pengukuhan Imuem Syiek Abu Indrapuri Picu Polemik, Kuasa Hukum BKM Minta Polda Periksa Bupati Aceh Besar

2 April 2026 - 14:56 WIB

Gempa Berpotensi Tsunami Sulut dan Mulut Bisa Picu ke Aceh? Ini Kata BMKG

2 April 2026 - 10:06 WIB

Trending di PERISTIWA