Menu

Mode Gelap
Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Ditersangkakan, Dugaan Korupsi Asabri hingga PLN KKP Tambah 10 Kapal Pengawas dan Perluas Dermaga Batam untuk Berantas Illegal Fishing di Natuna Lewat Program TJSL, KAI Salurkan Beasiswa Rp300 Juta untuk Lima Anak Korban Kecelakaan KA di Bekasi Timur Lima KA Berrelasi Terpanjang di Sumatra Catat Kenaikan Penumpang pada Semester I 2026 Gedung GOS Resmi Berubah Fungsi Menjadi Taman Budaya Negeri Gayo Bima Alfath Perkenalkan Single “Cinta Tak Bernyawa”, Siap Tampil Perdana di Panggung NEW CELEBRITY

RAGAM

Banjir Terjang Permukiman Wilayah Aceh Utara, 20 Warga Dilaporkan Hilang, 8 Ditemukan Meninggal

badge-check


 Banjir Terjang Permukiman Wilayah Aceh Utara, 20 Warga Dilaporkan Hilang, 8 Ditemukan Meninggal Perbesar

Wartatrans.com, ACEH — Banjir besar yang melanda sejumlah wilayah di Aceh kembali menelan korban jiwa. Debit air yang meningkat drastis sejak tiga hari lalu dan mengalir deras ke permukiman wilayah Aceh Utara menenggelamkan puluhan rumah warga serta menyebabkan sedikitnya 20 orang hilang terseret arus. Hingga sore tadi, delapan korban telah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dan dimakamkan di area perbukitan dekat Bandara Malikussaleh.

Menurut Nyakman, warga Lhokseumawe yang sedang berada di Banda Aceh saat banjir terjadi, salah satu korban yang ditemukan adalah Almarhum Feri, Ketua Sanggar Muda Seudang Rapai Puloet Geurimpheng. “Feri ditemukan setelah terseret arus lebih dari lima kilometer dari lokasi awal,” ungkapnya.

Mayat korban yang berhasil ditemukan.

Kepergian Feri, sosok yang dikenal aktif dalam kegiatan kesenian dan pembinaan generasi muda, meninggalkan duka mendalam bagi masyarakat di kampungnya.

Sementara itu, proses pencarian terhadap warga yang masih hilang terus dilakukan oleh relawan, aparat desa, dan warga sekitar. Upaya ini tetap berlangsung meski akses jalan menuju lokasi bencana masih lumpuh akibat banjir dan timbunan material.

Di tengah situasi darurat, puluhan warga terpaksa mengungsi ke kampung tetangga. Salah satunya adalah ibu Nyakman yang berhasil dievakuasi hanya dengan pakaian yang melekat di badan. “Alhamdulillah ibu berhasil diselamatkan,” tutur Nyakman.

Korban lain yang telah ditemukan berasal dari Kampung Paloh Raya – Krueng Mane, Kecamatan Muara Batu, Aceh Utara. Pemerintah daerah bersama tim SAR terus mengupayakan evakuasi, penanganan darurat, serta pendataan korban dan pengungsi di tengah cuaca yang masih tidak menentu.

Meski air mulai berangsur surut, akses transportasi masih belum normal sepenuhnya. “Hari ini jalannya masih terkendala. Mudah-mudahan besok sudah bisa dilewati kendaraan,” kata salah satu warga yang ditemui relawan.

Hingga berita ini diterbitkan, pencarian terhadap warga yang belum ditemukan masih terus berlangsung.*** (Jasa).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Akhirnya, Febrie Adriansyah Mundur dari Jampidsus

11 Juli 2026 - 07:53 WIB

Jum’at Berkah Aceh Bangun Ukhuwah Lewat Segelas Kopi dan Sepotong Kue di Masjid tansaran 

10 Juli 2026 - 20:37 WIB

Nobar Perempatfinal Hingga Final Piala Dunia 2026 Dihadirkan InJourney Airports di 7 Bandara

10 Juli 2026 - 18:55 WIB

Febrie Setelah Digeledah Tegaskan Tidak Mundur, Penanganan Kasus Asabri hingga MBG Tetap Berjalan

10 Juli 2026 - 18:07 WIB

Omah Jangan Diam Terus, Resto di Depok yang Menyajikan Kelezatan, Perjalanan, dan Nilai Kemanusiaan

10 Juli 2026 - 17:05 WIB

Pelita Air Hadirkan Senandung Musikal Maliq & D’Essentials di Penerbangan

10 Juli 2026 - 15:42 WIB

Anggota DPR RI Fraksi NasDem Rachmat Gobel Meninggal Dunia di Usia 63 Tahun

10 Juli 2026 - 09:27 WIB

Sengkarut 4 Blok Lahan Kosong Negara di Kemayoran: Ketegasan Negara Menghilang?

10 Juli 2026 - 09:11 WIB

Pasar K-Culture Melejit, Destinasi Baru Incar Cuan di Jakarta

10 Juli 2026 - 04:10 WIB

Sabet Penghargaan, Model 3R mGanik Jadi Terobosan Kebuntuan Diabetes Tipe 2

10 Juli 2026 - 04:05 WIB

Trending di RAGAM