Menu ✖

Mode Gelap
Suyudi Ario Seto Disetujui DPR Jadi Kapolri, Gantikan Listyo Sigit Kebun Hantu, Menyusuri Arsip Tubuh dan Pengalaman yang Tak Selesai AI Mengubah Wajah Demokrasi, Akademisi: Verifikasi Jadi Senjata Publik Tanam 10 Pala Tomandin di SMA Don Bosco Fakfak, Siswa Belajar Ketangguhan di Tengah El Nino KAI Services Perkuat Layanan Premium di Balik Perjalanan Nusantara Explorer KKP Percepat Sertifikasi Awak Kapal Perikanan melalui Modernisasi Pelatihan

PERISTIWA

Gempa Berpotensi Tsunami Sulut dan Mulut Bisa Picu ke Aceh? Ini Kata BMKG

badge-check


 Gempa Berpotensi Tsunami Sulut dan Mulut Bisa Picu ke Aceh? Ini Kata BMKG Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,6 di wilayah di Sulawesi Utara(Sulut) hingga Maluku Utara (Malut) berpotensi memicu aktivitas gempa susulan di sekitar episenter, namun kecil kemungkinan berdampak hingga wilayah jauh seperti Aceh.

Plt. Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Rahmat Triyono, menjelaskan bahwa jarak antarwilayah menjadi faktor penting dalam potensi pemicu gempa baru.

“Kalau dengan Aceh jaraknya sangat jauh, sehingga kalaupun ada efek pemicu, itu hanya terjadi di sekitar episenter,” ujar Rahmat pada keterangannya, Kamis (2/4/2026) pagi.

Ia menambahkan, BMKG saat ini terus memantau perkembangan gempa susulan untuk memastikan apakah aktivitas tersebut akan meluas atau tidak.

“Kami tetap memonitor gempa susulan, apakah berpotensi meluas di sekitarnya. Namun biasanya, kita harapkan aktivitas tersebut akan mereda di wilayah itu,” jelasnya.

Rahmat juga mengungkapkan bahwa potensi pemicu gempa lain tetap ada, khususnya pada sumber-sumber gempa di sekitar Laut Maluku dan wilayah Sulawesi yang berdekatan dengan lokasi episenter.

“Kalaupun ada potensi pemicu, itu berasal dari sumber-sumber gempa di sekitar Laut Maluku, baik di lautan maupun di daratan sekitar wilayah tersebut,” katanya.

Meski demikian, BMKG menegaskan akan terus melakukan pemantauan intensif dan memberikan pembaruan informasi kepada masyarakat secara berkala.

“Kami akan terus melakukan monitoring dan update, serta menyampaikan informasi kepada masyarakat dan komunitas terdampak,” pungkas Rahmat.(fahmi)

 

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

KAI Kooperatif dalam Proses Hukum dan Pastikan Pendampingan bagi Masinis Terkait Insiden Bekasi Timur

29 September 2026 - 20:09 WIB

Presiden Prabowo Perangi Korupsi, Dua Tahun Pemerintahan: 118 Tersangka Ditetapkan KPK

28 September 2026 - 23:16 WIB

SBY Terkesan dengan Giat Guruh Sukarno Putra Semasa Hidup

27 September 2026 - 05:19 WIB

Karhutla Kembali Terjadi di KM 3 Malakuli, Polisi dan Warga Berjibaku Padamkan Api

27 September 2026 - 05:13 WIB

Silaturahmi DPTD PKS Kabupaten Bogor: Memperkuat Militansi, Soliditas, dan Amanah Kader

26 September 2026 - 15:54 WIB

Catatan Kenangan Terakhir Wartatrans.com untuk Guruh Soekarno Putra

26 September 2026 - 09:01 WIB

Guruh Sukarnoputra Berpulang, Keluarga Besar Soekarno Mohon Doa

26 September 2026 - 07:22 WIB

Gelombang Pergantian dan Pengunduran Diri Pejabat Jadi Sorotan. Ada Apa dengan Aceh Tengah? 

26 September 2026 - 06:13 WIB

KKP Sita 1.048 Ton Udang Impor dari Kanada, Argentina dan Ekuador

24 September 2026 - 20:15 WIB

KAI Amankan Aset Dekat Stasiun Depok, Lapak Dibongkar Pemilik

24 September 2026 - 19:58 WIB

Trending di MEGAPOLITAN