Menu ✖

Mode Gelap
Pendapatan Hasnur di Kuartal III-2026 Meningkat 5,57% ACC Hadir Dengan Promo Menarik di OJK FinExpo 2026 PNM Tanam 5.850 Pohon Endemik, Perkuat Upaya Pelestarian Lingkungan di Tujuh Daerah Rekomendasi Pra-Munas APPSI, Sudaryono Diusung Kembali Jadi Ketua Umum 2026-2031 Road to IMOS 2026, FIFGROUP Berikan Pengalaman Wisata Edukatif bagi 34 Anak Panti Asuhan Jalin Kerja Sama dengan RS Pusat Pertamina, DAMRI Perkuat Layanan Kesehatan Bagi Karyawan

EKOBIS

Bogor Anggarkan Rp100 Miliar untuk Jalur Khusus Tambang, Pengusaha Diajak Berkolaborasi

badge-check


 Bogor Anggarkan Rp100 Miliar untuk Jalur Khusus Tambang, Pengusaha Diajak Berkolaborasi Perbesar

Wartatrans.com, BOGOR — Pemerintah Kabupaten Bogor mengalokasikan anggaran sekitar Rp100 miliar dalam APBD 2026 untuk pembebasan lahan jalur khusus angkutan tambang sepanjang 12 kilometer, dari Kecamatan Cigudeg hingga Rumpin. Jalur ini disiapkan untuk memisahkan aktivitas angkutan tambang dari jalan umum yang selama ini digunakan warga.

Bupati Bogor Rudy Susmanto mengatakan anggaran tersebut difokuskan pada pembebasan lahan, penyiapan trase, serta kegiatan land clearing. Pembangunan fisik jalan khusus tambang direncanakan mulai dilaksanakan pada 2027.

“Anggaran sekitar Rp100 miliar itu termasuk untuk land clearing, karya bakti bersama TNI, serta pembangunan jembatan sementara di beberapa titik,” kata Rudy saat memimpin rapat pembahasan pembangunan jalan penunjang tambang di Pendopo Bupati Bogor, Selasa, 13 Januari 2026.

Rapat tersebut dihadiri 28 pimpinan perusahaan tambang yang beroperasi di wilayah Bogor Barat. Sebanyak 22 perusahaan berasal dari Kecamatan Cigudeg, lima dari Kecamatan Rumpin, dan satu dari Kecamatan Parung Panjang.

Rudy menyatakan pembangunan jalan khusus angkutan tambang merupakan upaya pemerintah daerah untuk mengatasi persoalan keselamatan dan kenyamanan masyarakat yang selama ini terdampak aktivitas kendaraan berat.

“Jalan angkutan tambang tidak boleh lagi bersinggungan dengan aktivitas warga,” ujarnya.

Untuk mempercepat realisasi proyek tersebut, Rudy mengajak para pengusaha tambang berkolaborasi dan bergotong royong mendukung program strategis daerah. Ia menilai keterlibatan pelaku usaha penting sebagai bagian dari tanggung jawab bersama menjaga keberlangsungan ekonomi dan sosial di wilayah Bogor Barat.

Menurut Rudy, kolaborasi antara pemerintah daerah dan pelaku usaha menjadi kunci agar pembangunan jalur khusus tambang dapat segera terealisasi dan memberi dampak langsung bagi masyarakat.*** (Moel)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Pendapatan Hasnur di Kuartal III-2026 Meningkat 5,57%

3 November 2026 - 09:55 WIB

ACC Hadir Dengan Promo Menarik di OJK FinExpo 2026

3 November 2026 - 08:26 WIB

PNM Tanam 5.850 Pohon Endemik, Perkuat Upaya Pelestarian Lingkungan di Tujuh Daerah

3 November 2026 - 01:43 WIB

Rekomendasi Pra-Munas APPSI, Sudaryono Diusung Kembali Jadi Ketua Umum 2026-2031

3 November 2026 - 01:39 WIB

Jasa Raharja Pastikan Seluruh Korban Kecelakaan Truk di Bekasi Terjamin Santunan

2 November 2026 - 13:32 WIB

Rimbun Air Bidik Rute Jakarta-Tasikmalaya

1 November 2026 - 17:29 WIB

Untuk Pengembangan Ekonomi, Tiap Dusun Di Borobudur Dialokasikan Rp10 Juta

31 Oktober 2026 - 05:23 WIB

Citilink Kolaborasi dengan Krispy Kreme, Hadirkan Penerbangan Lebih Berkesan

30 Oktober 2026 - 20:08 WIB

ASDP Bebaskan 100% Tarif Jasa Kepelabuhanan di Libur Nataru

30 Oktober 2026 - 18:33 WIB

Management Walkthrough Dorong Optimalisasi Pengawasan dan Perluasan Area Kerja di Surabaya

30 Oktober 2026 - 17:08 WIB

Trending di ANJUNGAN