Menu

Mode Gelap
SCI Nilai Pertumbuhan Ekonomi 5,61% di Kuartal 1-2026 Buktikan Ketahanan Nasional KAI Logistik Raih Penghargaan Indonesia Human Capital Awards 2026 Pelita Air Hadirkan Produk UMKM di Atas Pesawat DAMRI Hadirkan Layanan Angkutan Pemadu Moda di Nabire, Permudah Akses Masyarakat ke Bandar Udara Douw Aturure Pelindo Dukung Percepatan Sekolah Rakyat Sulsel, Target Rampung Juni 2026 Safety Jadi Prioritas, IPC TPK Perkuat Budaya Kerja Aman

EKOBIS

SCI Nilai Pertumbuhan Ekonomi 5,61% di Kuartal 1-2026 Buktikan Ketahanan Nasional

badge-check


 Setijadi Perbesar

Setijadi

Wartatrans.com, BANDUNG – Supply Chain Indonesia (SCI) menilai pertumbuhan ekonomi Indonesia pada triwulan I-2026 sebesar 5,61% (y-on-y) menunjukkan daya tahan ekonomi nasional yang cukup baik.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat PDB atas dasar harga berlaku triwulan I-2026 mencapai Rp6.187,2 triliun dan PDB atas dasar harga konstan 2010 mencapai Rp3.447,7 triliun.

Dari sisi produksi, pertumbuhan tertinggi terjadi pada Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum sebesar 13,14 persen, diikuti Jasa Lainnya 9,91 persen serta Transportasi dan Pergudangan 8,04 persen. Industri Pengolahan sebagai sektor terbesar tumbuh 5,04 persen.

“Namun, kontraksi 0,77 persen secara triwulanan (q-to-q) mengindikasikan penguatan kualitas pertumbuhan diperlukan agar tidak terlalu bertumpu pada faktor musiman dan konsumsi domestik,” tutur Founder & CEO SCI Setijadi, Selasa (5/5/2026).

Menurutnya, pertumbuhan transportasi dan pergudangan yang lebih tinggi dari pertumbuhan ekonomi nasional menunjukkan aktivitas logistik menjadi salah satu penggerak penting ekonomi.

Namun, peningkatan aktivitas tersebut harus diikuti efisiensi biaya, peningkatan produktivitas, integrasi antarmoda, dan digitalisasi rantai pasok.

Dari sisi pengeluaran, pertumbuhan masih ditopang konsumsi rumah tangga yang tumbuh 5,52 persen dan berkontribusi 54,36 persen terhadap PDB.

PMTB tumbuh 5,96 persen, sedangkan ekspor barang dan jasa hanya tumbuh 0,90 persen, jauh di bawah impor barang dan jasa yang tumbuh 7,18 persen.

“Kondisi ini menunjukkan pertumbuhan ekonomi masih perlu diperkuat dari sisi produktivitas industri dan daya saing ekspor,” ujarnya.

Untuknya, SCI merekomendasikan pemerintah memperkuat konektivitas logistik dari sentra produksi ke pasar dan pelabuhan, mempercepat digitalisasi layanan logistik, serta mendorong pengembangan pusat konsolidasi barang di luar Jawa.

Hal ini penting karena struktur ekonomi masih terkonsentrasi di Jawa dengan kontribusi 57,24 persen, meskipun Bali-Nusa Tenggara dan Sulawesi mencatat pertumbuhan tinggi masing-masing 7,93 persen dan 6,95 persen.

Perkembangan Ekspor dan Impor

Pada perdagangan internasional, BPS mencatat ekspor Januari-Maret 2026 mencapai USD66,85 miliar atau hanya naik 0,34 persen, sementara ekspor Maret 2026 turun 3,10 persen secara tahunan menjadi USD22,53 miliar.

Sebaliknya, impor Januari-Maret 2026 naik 10,05 persen menjadi USD61,30 miliar, terutama didorong impor bahan baku/penolong dan barang modal.

Neraca perdagangan masih surplus USD5,55 miliar, tetapi lebih rendah dibanding surplus Januari-Maret 2025 sebesar USD10,91 miliar.

Setijadi menilai, penurunan ekspor Maret perlu diantisipasi agar tidak berkembang menjadi pelemahan berkepanjangan.

“Ekspor nonmigas masih ditopang industri pengolahan yang naik 3,96 persen, tetapi ekspor pertanian turun 32,18 persen dan pertambangan turun 11,17 persen,” katanya.

Di sisi lain, kenaikan impor barang modal dapat menjadi indikasi ekspansi kapasitas produksi, namun harus dikawal agar berdampak pada peningkatan produktivitas dan ekspor bernilai tambah.

SCI juga merekomendasikan pemerintah dan pelaku usaha memperkuat hilirisasi, diversifikasi pasar ekspor, konsolidasi muatan ekspor, efisiensi pelabuhan, serta layanan logistik ekspor yang lebih kompetitif.

Kenaikan impor bahan baku dan barang modal perlu diarahkan untuk memperkuat kapasitas produksi nasional, memperdalam rantai pasok domestik, dan mengurangi ketergantungan impor dalam jangka menengah. (omy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

KAI Logistik Raih Penghargaan Indonesia Human Capital Awards 2026

5 Mei 2026 - 18:32 WIB

Pelita Air Hadirkan Produk UMKM di Atas Pesawat

5 Mei 2026 - 18:08 WIB

DAMRI Hadirkan Layanan Angkutan Pemadu Moda di Nabire, Permudah Akses Masyarakat ke Bandar Udara Douw Aturure

5 Mei 2026 - 17:10 WIB

Gapasdap: Biaya Operasional Makin Berat, Harap Tarif Penyeberangan Disesuaikan

5 Mei 2026 - 08:51 WIB

Sinergi Pelindo Regional 4 – DPRD, Dorong Pengembangan Pelabuhan Sorong

4 Mei 2026 - 22:40 WIB

AirNav Indonesia Pimpin Task Force ICAO di Asia Pasifik

4 Mei 2026 - 12:15 WIB

Long Weekend Hari Buruh, ASDP Jaga Layanan Tetap Prima

3 Mei 2026 - 19:52 WIB

Kolagen Tuna Menjalari Industri Makanan dan Kecantikan

2 Mei 2026 - 17:50 WIB

Mantap! Nilai Ekspor Industri Tuna Tembus US$ 1 Miliar

2 Mei 2026 - 17:45 WIB

HIPMI Jabar Gelar Day of The Seafarer 2026 di Cibinong

2 Mei 2026 - 16:07 WIB

Trending di ANJUNGAN