Wartatrans.com, BENER MERIAH – Bupati Bener Meriah, Tagore Abubakar, mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga persatuan dan menyukseskan Pemilihan Reje (kepala desa) Serentak 2026 yang akan berlangsung pada Sabtu, 6 Juni 2026.
Dalam keterangan yang disampaikan kepada sejumlah media lokal, Tagore menegaskan bahwa pesta demokrasi tingkat kampung tersebut harus berjalan aman, damai, jujur, dan adil. Ia meminta seluruh pihak, mulai dari tokoh adat, tokoh agama, pemuda, hingga tim pendukung para calon reje, untuk menjaga suasana kondusif selama tahapan pemilihan berlangsung.

Menurut Tagore, perbedaan pilihan politik tidak boleh menjadi alasan untuk merusak persaudaraan dan keharmonisan masyarakat. Ia mengimbau warga agar tidak mudah terpengaruh isu-isu yang dapat memecah belah persatuan serta mengedepankan musyawarah dalam menyelesaikan berbagai persoalan yang muncul di tengah masyarakat.
“Kita berharap dari momentum ini lahir pemimpin kampung yang amanah, berintegritas, dan mampu membawa kemajuan serta kesejahteraan bagi masyarakat. Mari kita dukung bersama agar seluruh tahapan berjalan lancar, tertib, dan damai hingga selesai,” ujar Tagore.
Bupati juga mengingatkan warga untuk menggunakan hak pilih secara bertanggung jawab dengan hadir di tempat pemungutan suara dan menyalurkan suara secara bebas serta rahasia. Ia menegaskan pemerintah kabupaten akan mengambil tindakan tegas terhadap setiap pelanggaran yang terjadi selama proses pemilihan.
Menurut dia, praktik politik uang, intimidasi, maupun tindakan yang berpotensi mengganggu ketertiban umum tidak akan ditoleransi. Seluruh pelanggaran akan diproses sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.
Pemilihan Reje Serentak 2026 akan digelar di 232 kampung yang tersebar di 10 kecamatan di Kabupaten Bener Meriah. Pemerintah daerah berharap pemilihan tersebut dapat menghasilkan pemimpin kampung yang mampu memperkuat tata kelola pemerintahan desa sekaligus mendorong pembangunan dan kesejahteraan masyarakat di tingkat lokal.***
(Bas Basar/Jasa)




























