Menu ✖

Mode Gelap
Estafet Kepemimpinan Garuda Indonesia, Menilik Kiprah Fadjar dan Glenny Mengawal Pemulihan Executive Director 4 Pelindo Paparkan Peran Hukum dalam Bisnis BUMN di FH Unhas Kenalkan Energi Masa Depan, DAMRI Hadirkan Bus H2 DDF di Hydrogen Day 2026 Dukung MotoGP Mandalika 2026, ASDP Optimalkan 13 Kapal di Lintas Padangbai–Lembar Mardani Ali Sera Ungkap Komunikasi Antarfraksi DPR, Wacana Pansus dan Hak Angket Gibran Mengemuka ​Putra Aceh Dr. (Cand) Khaidir Abdurrahman Jalani Upacara Dipeusijuek Sebagai Anggota BPK RI

RAGAM

Bupati Bogor Bersama Forkopimda Tinjau Lokasi Munculnya Asap di Area PT Aneka Tambang, Pastikan Tidak Ada Korban

badge-check


 Bupati Bogor Bersama Forkopimda Tinjau Lokasi Munculnya Asap di Area PT Aneka Tambang, Pastikan Tidak Ada Korban Perbesar

Wartatrans.com, BOGOR — Bupati Bogor Rudy Susmanto bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Bogor meninjau langsung lokasi munculnya asap di area PT Aneka Tambang (Antam), Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor pada Rabu (14/1/26), menyusul beredarnya video di masyarakat yang menimbulkan berbagai spekulasi.

Bupati Bogor Rudy Susmanto menjelaskan bahwa berdasarkan keterangan resmi dari pihak PT Aneka Tambang, peristiwa munculnya asap terjadi pada pukul 00.30 WIB dini hari, dan pada jam tersebut tidak terdapat aktivitas operasional penambangan yang sedang berlangsung.

“Di Kabupaten Bogor, izin usaha pertambangan yang resmi hanya dimiliki oleh PT Aneka Tambang. Lokasi munculnya asap berada di dalam wilayah izin usaha pertambangan Antam. Setelah kami melakukan pengecekan langsung dan berkoordinasi bersama pimpinan PT Aneka Tambang, dipastikan tidak ada korban karyawan,” tegas Bupati Bogor.

Terkait informasi yang beredar di masyarakat mengenai adanya korban dalam jumlah besar, Bupati Bogor menegaskan informasi tersebut tidak benar. Isu yang berkembang disebabkan oleh kesalahpahaman penyebutan istilah level di area tambang.

“Yang benar adalah level 700, bukan korban 700 orang. Tidak ada karyawan yang terjebak atau menjadi korban. PT Aneka Tambang telah melakukan verifikasi dan memastikan bahwa saat kejadian tidak ada aktivitas penambangan,” jelasnya.

Dari hasil pemantauan di lokasi, diketahui bahwa pada saat kejadian kadar CO (karbon monoksida) sempat mencapai 1.200 ppm, namun menjelang sore hari telah turun menjadi sekitar 100 ppm. Adapun ambang batas aman berada di angka 25 ppm.

Pihak PT Aneka Tambang bersama instansi terkait akan kembali melakukan pengecekan dan verifikasi lanjutan setelah kadar gas benar-benar dinyatakan aman.*** (Moel)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Executive Director 4 Pelindo Paparkan Peran Hukum dalam Bisnis BUMN di FH Unhas

11 Oktober 2026 - 19:50 WIB

Kenalkan Energi Masa Depan, DAMRI Hadirkan Bus H2 DDF di Hydrogen Day 2026

11 Oktober 2026 - 19:43 WIB

Mardani Ali Sera Ungkap Komunikasi Antarfraksi DPR, Wacana Pansus dan Hak Angket Gibran Mengemuka

11 Oktober 2026 - 15:26 WIB

​Putra Aceh Dr. (Cand) Khaidir Abdurrahman Jalani Upacara Dipeusijuek Sebagai Anggota BPK RI

11 Oktober 2026 - 14:29 WIB

Pompa Air Sempat Gangguan, Fasilitas Toilet dan Musala Stasiun Jatinegara Kembali Normal

11 Oktober 2026 - 11:51 WIB

Demokrat Belum Bersikap Soal Pemakzulan Gibran, Soliditas Koalisi Prabowo Jadi Sorotan

11 Oktober 2026 - 10:45 WIB

Endatoe Foundation Gelar Webinar “Career Abroad”: Buka Jalan Pemuda-Pemudi Aceh Menjadi Tenaga Medis di Jerman

11 Oktober 2026 - 08:44 WIB

PTP Nonpetikemas Dorong Generasi Muda Perluas Wawasan dan Raih Cita-Cita

11 Oktober 2026 - 00:42 WIB

Hadir di Multifinance Day 2026, ACC Dukung Inklusi Keuangan OJK

11 Oktober 2026 - 00:29 WIB

KAI Umumkan Tanu & Friends Karya Muhamad Erwin Ramadhan sebagai Juara IP Contest 2026

10 Oktober 2026 - 23:11 WIB

Trending di PERON