Menu ✖

Mode Gelap
Garuda Indonesia Group Siapkan 14 Ribu Kursi, Antisipasi Lonjakan Jelang MotoGP Mandalika Bengkel Kreatif Aceh Multi Vision, 15 Tahun Mengembangkan Karya dan Ekonomi Kreatif Aceh Pengurus APPSI Aceh Tengah Periode 2025–2030 Siap Dilantik KAI Commuter Targetkan Eskalator Stasiun Duri Kembali Beroperasi Pekan Ketiga Oktober Maulid Akbar dan Peusijuk Kapolda Aceh Warnai Silaturrahmi Masyarakat Aceh Tenggara di Banda Aceh Adab dan Ilusi Pengetahuan di Era Digital

RAGAM

Catatan Halimah Munawir: Hari Kebaya, Cantik Tak Harus Berisik

badge-check


 Catatan Halimah Munawir: Hari Kebaya, Cantik Tak Harus Berisik Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA — Ada kecantikan yang tidak perlu diumumkan. Ia hadir dalam kesederhanaan, kelembutan, dan sikap yang bersahaja. Seperti kebaya.

Dulu, secara tidak langsung, Kartini telah mengajarkan kepada kita tentang makna menjadi perempuan yang anggun sekaligus berdaya. Dalam kesehariannya, kebaya bukan sekadar busana, melainkan bagian dari identitas dan kehidupan perempuan pada zamannya. Di rumah, ketika bepergian, mengajar, bahkan saat menuangkan gagasan melalui surat-suratnya kepada sahabat-sahabatnya, Kartini tampil dalam balutan kebaya.

Dari sana kita dapat melihat bahwa kebaya sesungguhnya bukan pakaian yang membatasi perempuan. Justru di balik kesederhanaannya, kebaya menjadi bagian dari perjalanan perempuan Indonesia dalam menyuarakan pikiran, memperjuangkan pendidikan, dan menempatkan dirinya sebagai manusia yang memiliki martabat dan kehendak.

Pada masa tertentu, kebaya sempat dianggap kuno. Sebagian perempuan muda merasa enggan mengenakannya karena menganggap kebaya tidak lagi sesuai dengan perkembangan zaman. Namun waktu membuktikan bahwa sesuatu yang berakar pada budaya tidak pernah benar-benar kehilangan tempat.

Kini kebaya kembali menemukan ruangnya. Generasi Z pun mengenakannya dengan cara mereka sendiri. Kebaya tidak selalu dipadukan dengan kain tradisional. Ia bisa hadir bersama rok, celana jeans, bahkan sepatu kasual. Keluar dari pakem bukan berarti kehilangan identitas. Sebab budaya juga memiliki kemampuan untuk beradaptasi tanpa harus kehilangan ruhnya.

Para ibu pun kini tidak lagi menjadikan kebaya hanya sebagai busana untuk menghadiri seremoni atau kondangan. Kebaya perlahan kembali menjadi bagian dari keseharian, menjadi pilihan busana yang menghadirkan kesan anggun tanpa harus berlebihan.

Ada sesuatu yang istimewa dari kebaya. Ia mempercantik tanpa membuat pemakainya kehilangan kesahajaan. Ia menghadirkan elegansi tanpa perlu kemewahan. Ia lembut, tetapi bukan berarti lemah. Ia sederhana, tetapi menyimpan sejarah panjang tentang perempuan Indonesia.

Mungkin itulah makna kecantikan yang sesungguhnya: cantik, tidak harus berisik.

Karena perempuan tidak harus selalu tampil dengan suara yang keras untuk menunjukkan keberadaannya. Ada kalanya kelembutan adalah kekuatan. Ada saatnya kesederhanaan justru menjadi bentuk keberanian. Dan ada waktunya kita kembali mengenakan apa yang diwariskan leluhur, bukan sekadar untuk mengenang masa lalu, tetapi untuk membawa nilai-nilainya ke masa depan.

Selamat Hari Kebaya 2026.

Mari merawat kebaya, bukan hanya sebagai busana, tetapi sebagai bagian dari perjalanan perempuan Indonesia—perjalanan tentang keanggunan, keberanian, kecerdasan, dan kebebasan untuk menjadi diri sendiri.***

Duren Sawit – 226

Baca Lainnya

Bengkel Kreatif Aceh Multi Vision, 15 Tahun Mengembangkan Karya dan Ekonomi Kreatif Aceh

7 Oktober 2026 - 14:11 WIB

Pengurus APPSI Aceh Tengah Periode 2025–2030 Siap Dilantik

7 Oktober 2026 - 13:46 WIB

Maulid Akbar dan Peusijuk Kapolda Aceh Warnai Silaturrahmi Masyarakat Aceh Tenggara di Banda Aceh

7 Oktober 2026 - 13:31 WIB

Adab dan Ilusi Pengetahuan di Era Digital

7 Oktober 2026 - 13:26 WIB

Zulfitri Nahkodai APPSI Aceh 2026–2031, Pedagang Pasar Siap Perkuat Ekonomi Kerakyatan

7 Oktober 2026 - 09:35 WIB

Kekeringan Hampir Empat Bulan, Bupati Fakfak Kerahkan Seluruh OPD Bantu Salurkan Air Bersih

6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

Almujaini Abdul Karim Kembali Pimpin Musara Gayo Jabodetabek

6 Oktober 2026 - 12:54 WIB

Kabut Asap Selimuti Karas, Polisi Sektor Karas Bagikan Masker kepada Warga Malakuli.

6 Oktober 2026 - 09:37 WIB

Becak Listrik Prabowo: Ketika Teknologi Datang ke Jalanan Rakyat

6 Oktober 2026 - 08:34 WIB

Putra Aceh Dipercaya Duduki Kursi BPK RI, Khaidir Abdurrahman Siap Emban Amanah

6 Oktober 2026 - 06:21 WIB

Trending di RAGAM