Menu

Mode Gelap
DPO Pengedar Sabu Ditangkap Kasubdit II Ditresnarkoba Polda Sulteng di Tolitoli Anies Baswedan Kunjungi Sukran Kopi Wine Gayo: Kopi Gayo Jual Proses, Inovasi, dan Cerita Optimalkan Produktivitas Bongkar Muat, IPC TPK Teluk Bayur Teken Kontrak Pelayanan dengan Empat Mitra Pelayaran KAI Uji Performa 2 Kereta Nusantara Explorer, Bakal Hadirkan Konsep Luxury Sleeper AHY Dorong TOD Summarecon Bekasi Jadi Percontohan Pengembangan Kota Berbasis Transportasi Publik Akses LRT Jabodebek Harjamukti Bakal Tembus ke Jalan Raya

RAGAM

Catatan Halimah Munawir: Hari Kebaya, Cantik Tak Harus Berisik

badge-check


 Catatan Halimah Munawir: Hari Kebaya, Cantik Tak Harus Berisik Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA — Ada kecantikan yang tidak perlu diumumkan. Ia hadir dalam kesederhanaan, kelembutan, dan sikap yang bersahaja. Seperti kebaya.

Dulu, secara tidak langsung, Kartini telah mengajarkan kepada kita tentang makna menjadi perempuan yang anggun sekaligus berdaya. Dalam kesehariannya, kebaya bukan sekadar busana, melainkan bagian dari identitas dan kehidupan perempuan pada zamannya. Di rumah, ketika bepergian, mengajar, bahkan saat menuangkan gagasan melalui surat-suratnya kepada sahabat-sahabatnya, Kartini tampil dalam balutan kebaya.

Dari sana kita dapat melihat bahwa kebaya sesungguhnya bukan pakaian yang membatasi perempuan. Justru di balik kesederhanaannya, kebaya menjadi bagian dari perjalanan perempuan Indonesia dalam menyuarakan pikiran, memperjuangkan pendidikan, dan menempatkan dirinya sebagai manusia yang memiliki martabat dan kehendak.

Pada masa tertentu, kebaya sempat dianggap kuno. Sebagian perempuan muda merasa enggan mengenakannya karena menganggap kebaya tidak lagi sesuai dengan perkembangan zaman. Namun waktu membuktikan bahwa sesuatu yang berakar pada budaya tidak pernah benar-benar kehilangan tempat.

Kini kebaya kembali menemukan ruangnya. Generasi Z pun mengenakannya dengan cara mereka sendiri. Kebaya tidak selalu dipadukan dengan kain tradisional. Ia bisa hadir bersama rok, celana jeans, bahkan sepatu kasual. Keluar dari pakem bukan berarti kehilangan identitas. Sebab budaya juga memiliki kemampuan untuk beradaptasi tanpa harus kehilangan ruhnya.

Para ibu pun kini tidak lagi menjadikan kebaya hanya sebagai busana untuk menghadiri seremoni atau kondangan. Kebaya perlahan kembali menjadi bagian dari keseharian, menjadi pilihan busana yang menghadirkan kesan anggun tanpa harus berlebihan.

Ada sesuatu yang istimewa dari kebaya. Ia mempercantik tanpa membuat pemakainya kehilangan kesahajaan. Ia menghadirkan elegansi tanpa perlu kemewahan. Ia lembut, tetapi bukan berarti lemah. Ia sederhana, tetapi menyimpan sejarah panjang tentang perempuan Indonesia.

Mungkin itulah makna kecantikan yang sesungguhnya: cantik, tidak harus berisik.

Karena perempuan tidak harus selalu tampil dengan suara yang keras untuk menunjukkan keberadaannya. Ada kalanya kelembutan adalah kekuatan. Ada saatnya kesederhanaan justru menjadi bentuk keberanian. Dan ada waktunya kita kembali mengenakan apa yang diwariskan leluhur, bukan sekadar untuk mengenang masa lalu, tetapi untuk membawa nilai-nilainya ke masa depan.

Selamat Hari Kebaya 2026.

Mari merawat kebaya, bukan hanya sebagai busana, tetapi sebagai bagian dari perjalanan perempuan Indonesia—perjalanan tentang keanggunan, keberanian, kecerdasan, dan kebebasan untuk menjadi diri sendiri.***

Duren Sawit – 226

Baca Lainnya

Anies Baswedan Kunjungi Sukran Kopi Wine Gayo: Kopi Gayo Jual Proses, Inovasi, dan Cerita

24 Juli 2026 - 22:19 WIB

Optimalkan Produktivitas Bongkar Muat, IPC TPK Teluk Bayur Teken Kontrak Pelayanan dengan Empat Mitra Pelayaran

24 Juli 2026 - 21:41 WIB

Renovasi Sekolah Ketiga Rampung, CMA CGM Foundation dan Happy Hearts Indonesia Beri Manfaat bagi 700 Siswa Jakarta

24 Juli 2026 - 11:56 WIB

LGBT Laknatullah, Pemprov Aceh Tegaskan Komitmen Cegah Penyebaran Meskipun Lewat Konten

24 Juli 2026 - 09:07 WIB

Perkuat Budaya K3, TPK Teluk Lamong Gelar Safety Forum untuk Operasional Andal

24 Juli 2026 - 08:14 WIB

Perkuat Konsolidasi Dan Kaderisasi, DPD KNPI Kab Bogor Lantik 40 DPK KNPI periode 2026-2028

23 Juli 2026 - 20:59 WIB

Akses Jalan Kute Reje Rusak Parah Pascalongsor, Warga Khawatir Terseret Arus Saat Musim Hujan

23 Juli 2026 - 20:05 WIB

Pelindo Dorong Tarif Jasa Pemanduan dan Penundaan yang Transparan dan Berkelanjutan

23 Juli 2026 - 16:11 WIB

Perkuat Perlindungan Hukum dan Aset, Pelindo Regional 2 Pontianak Teken Kerjasama dengan Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat

23 Juli 2026 - 16:04 WIB

Pilih Mundur di Tengah Polemik Keluarga, Nevirizal: Demi Menjaga Integritas dan Kepercayaan Masyarakat

23 Juli 2026 - 15:58 WIB

Trending di RAGAM