Menu ✖

Mode Gelap
Empat Bulan Tinggal di Hunian Senen, Sahrul: Kami Berharap Bisa Menetap Selamanya Pelindo Regional 2 Tanjung Priok Perkuat Sinergi, Dorong Transformasi Layanan Pelabuhan Pelanggaran Dokumen masih Mendominasi pada Angkutan Barang Ditjen Hubdat Siapkan Strategi Antisipasi Potensi Kecelakaan saat Libur Nataru Danrem 182/JO dan Ketua Persit Kunjungi Kodim 1806/Teluk Bintuni, Tekankan Soliditas dan Profesionalisme Prajurit Ditjen Hubla Revalidasi Kompetensi Marine Inspector Jelang Nataru

RAGAM

Catatan Halimah Munawir: Mengenang Romo Muji yang Telah Pergi

badge-check


 Catatan Halimah Munawir: Mengenang Romo Muji yang Telah Pergi Perbesar

Wartatrans.com, KOLOM — Kabar wafatnya Romo Muji datang seperti ketukan pelan di pintu ingatan. Tidak mengagetkan, tapi membuat dada seketika penuh. Ada orang-orang yang kepergiannya tidak riuh, namun lama bergema. Romo Muji termasuk di antaranya. Minggu 28 Desember 2025, nafasnya terhenti, untuk yang terakhir kali.

Masih teringat ketika saya bertemu beliau di asrama STF Driyarkara. Saya datang bukan sebagai mahasiswa yang hendak kuliah, melainkan penulis yang sedang ragu. Di tangan saya ada sebuah novel—waktu itu masih berjudul The Power of Love. Saya meminta pendapatnya, sekadar memastikan apakah cerita itu layak diteruskan.

Romo Muji membaca judulnya, lalu tersenyum tipis. Dengan suara halus—nyaris seperti berbisik—ia berkata bahwa judul itu sudah terlalu akrab di telinga publik. “Sudah ada lagunya,” katanya, tanpa nada menggurui. Ia tidak menyuruh, tidak memaksa. Hanya menyarankan. Dari pertemuan singkat itu, lahirlah judul baru: Sucinya Cinta Sungai Gangga. Sebuah judul yang lebih sunyi, lebih dalam. Sampai hari ini, saya masih menyimpan momen itu sebagai hadiah kecil dari seorang guru.

Di kelas, Romo Muji bukan pengajar yang gemar berisik. Ia tidak perlu meninggikan suara untuk menegaskan wibawa. Matanya bekerja lebih keras daripada suaranya. Mata itu—tajam tapi teduh—selalu memantau seluruh mahasiswa, seolah tidak ada satu pun yang luput dari perhatiannya.

Saya pernah merasakannya langsung.
Suatu siang, ketika ia mengajar sastra, kantuk datang menyerang tanpa permisi. Kepala saya terangguk-angguk, pikiran melayang entah ke mana. Tiba-tiba nama saya dipanggil. Jantung saya seperti jatuh ke lantai. Ia meminta saya maju dan menulis sebuah puisi.

Saya terperanjat. Kantuk mendadak buyar, berganti panik. Di hadapan kelas, saya hanya mampu mencoret-coret kata seadanya—sebuah puisi yang lahir dari sisa kesadaran. Romo Muji tersenyum melihatnya. Senyum yang tidak menghakimi, tidak pula mengejek. Seolah ia ingin berkata: sastra bukan soal sempurna, tapi soal kehadiran.
Kini, Romo Muji telah pergi. Tapi kelas itu rasanya belum benar-benar usai. Tatapan matanya masih terasa—memanggil kita yang lengah, yang hampir tertidur dalam rutinitas hidup, untuk kembali terjaga. Seperti saat ia memanggil nama saya di kelas sastra itu.
Selamat jalan, Romo Muji.

Semoga nyaman dalam keabadian.
Pelajaran Anda masih bekerja—diam-diam—di banyak kepala dan hati yang pernah Anda sentuh.***

Duren Sawit – 2026

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Empat Bulan Tinggal di Hunian Senen, Sahrul: Kami Berharap Bisa Menetap Selamanya

3 November 2026 - 13:42 WIB

Pelindo Regional 2 Tanjung Priok Perkuat Sinergi, Dorong Transformasi Layanan Pelabuhan

3 November 2026 - 13:23 WIB

Danrem 182/JO dan Ketua Persit Kunjungi Kodim 1806/Teluk Bintuni, Tekankan Soliditas dan Profesionalisme Prajurit

3 November 2026 - 12:14 WIB

ACC Hadir Dengan Promo Menarik di OJK FinExpo 2026

3 November 2026 - 08:26 WIB

Rekomendasi Pra-Munas APPSI, Sudaryono Diusung Kembali Jadi Ketua Umum 2026-2031

3 November 2026 - 01:39 WIB

Road to IMOS 2026, FIFGROUP Berikan Pengalaman Wisata Edukatif bagi 34 Anak Panti Asuhan

2 November 2026 - 21:18 WIB

Jalin Kerja Sama dengan RS Pusat Pertamina, DAMRI Perkuat Layanan Kesehatan Bagi Karyawan

2 November 2026 - 20:10 WIB

Pelindo Regional 4 Peduli, Salurkan Air Bersih untuk Warga Pesisir Makassar

2 November 2026 - 20:03 WIB

Pemuda Kalai Anim Didorong Kuasai Jurnalistik, Suarakan Aspirasi Kampung Lewat Media

2 November 2026 - 15:53 WIB

Formas dan BNPB Bahas Uji Coba Kembali Cairan Penanggulangan Karhutla di Sumatera Selatan

2 November 2026 - 14:19 WIB

Trending di RAGAM