Menu

Mode Gelap
Eksekusi Lahan Pasar Inpres Takengon Ricuh, Aparat Amankan Situasi KAI Targetkan Stasiun Gambir Layani KRL pada 2028, Dukung Akses Langsung ke Monas KAI Perkuat Operasi dan Transformasi Bisnis Usai RUPS 2025, Bobby Rasyidin Paparkan Empat Arah Strategis Perkuat Ekosistem Penerbangan Nasional, INACA Kembali Gelar Indonesia Aero Summit Momentum HUT Ke-13, IPC TPK Hadirkan Khitanan Massal untuk Masyarakat Ombudsman RI Tinjau Pelabuhan Tanjung Priok, Pelayanan Publik Pelindo Tuai Apresiasi

RAGAM

Catatan Halimah Munawir: Mengenang Romo Muji yang Telah Pergi

badge-check


 Catatan Halimah Munawir: Mengenang Romo Muji yang Telah Pergi Perbesar

Wartatrans.com, KOLOM — Kabar wafatnya Romo Muji datang seperti ketukan pelan di pintu ingatan. Tidak mengagetkan, tapi membuat dada seketika penuh. Ada orang-orang yang kepergiannya tidak riuh, namun lama bergema. Romo Muji termasuk di antaranya. Minggu 28 Desember 2025, nafasnya terhenti, untuk yang terakhir kali.

Masih teringat ketika saya bertemu beliau di asrama STF Driyarkara. Saya datang bukan sebagai mahasiswa yang hendak kuliah, melainkan penulis yang sedang ragu. Di tangan saya ada sebuah novel—waktu itu masih berjudul The Power of Love. Saya meminta pendapatnya, sekadar memastikan apakah cerita itu layak diteruskan.

Romo Muji membaca judulnya, lalu tersenyum tipis. Dengan suara halus—nyaris seperti berbisik—ia berkata bahwa judul itu sudah terlalu akrab di telinga publik. “Sudah ada lagunya,” katanya, tanpa nada menggurui. Ia tidak menyuruh, tidak memaksa. Hanya menyarankan. Dari pertemuan singkat itu, lahirlah judul baru: Sucinya Cinta Sungai Gangga. Sebuah judul yang lebih sunyi, lebih dalam. Sampai hari ini, saya masih menyimpan momen itu sebagai hadiah kecil dari seorang guru.

Di kelas, Romo Muji bukan pengajar yang gemar berisik. Ia tidak perlu meninggikan suara untuk menegaskan wibawa. Matanya bekerja lebih keras daripada suaranya. Mata itu—tajam tapi teduh—selalu memantau seluruh mahasiswa, seolah tidak ada satu pun yang luput dari perhatiannya.

Saya pernah merasakannya langsung.
Suatu siang, ketika ia mengajar sastra, kantuk datang menyerang tanpa permisi. Kepala saya terangguk-angguk, pikiran melayang entah ke mana. Tiba-tiba nama saya dipanggil. Jantung saya seperti jatuh ke lantai. Ia meminta saya maju dan menulis sebuah puisi.

Saya terperanjat. Kantuk mendadak buyar, berganti panik. Di hadapan kelas, saya hanya mampu mencoret-coret kata seadanya—sebuah puisi yang lahir dari sisa kesadaran. Romo Muji tersenyum melihatnya. Senyum yang tidak menghakimi, tidak pula mengejek. Seolah ia ingin berkata: sastra bukan soal sempurna, tapi soal kehadiran.
Kini, Romo Muji telah pergi. Tapi kelas itu rasanya belum benar-benar usai. Tatapan matanya masih terasa—memanggil kita yang lengah, yang hampir tertidur dalam rutinitas hidup, untuk kembali terjaga. Seperti saat ia memanggil nama saya di kelas sastra itu.
Selamat jalan, Romo Muji.

Semoga nyaman dalam keabadian.
Pelajaran Anda masih bekerja—diam-diam—di banyak kepala dan hati yang pernah Anda sentuh.***

Duren Sawit – 2026

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Eksekusi Lahan Pasar Inpres Takengon Ricuh, Aparat Amankan Situasi

8 Juli 2026 - 15:02 WIB

Momentum HUT Ke-13, IPC TPK Hadirkan Khitanan Massal untuk Masyarakat

8 Juli 2026 - 12:43 WIB

Ombudsman RI Tinjau Pelabuhan Tanjung Priok, Pelayanan Publik Pelindo Tuai Apresiasi

8 Juli 2026 - 12:32 WIB

Mendagri Tito Karnavian Temui Tokoh Masyarakat Enang-Enang, Bahas Solusi Jalan dan Jembatan

7 Juli 2026 - 23:54 WIB

Pelindo Solusi Digital Perkuat Rantai Pasok Nasional Lewat Implementasi Produk Digital Pelabuhan

7 Juli 2026 - 20:57 WIB

Terminal Teluk Lamong Gandeng Suara Surabaya Media, Perkuat Edukasi Publik untuk Mitigasi Kepadatan Arus Logistik

7 Juli 2026 - 20:20 WIB

13 Keuchik Kluet Tengah Bersatu Desak Pemerintah Segera Tetapkan WPR

7 Juli 2026 - 13:10 WIB

Mustafa Gaseu Soroti 60 Unit Rumah Bantuan APBA di Aceh Barat Mangkrak, Desak Pemerintah Aceh Segera Tuntaskan Pembangunan

7 Juli 2026 - 12:15 WIB

Pelindo Regional 2 Tanjung Priok Teguhkan Komitmen Pelayanan Melalui Penandatanganan Maklumat Pelayanan

6 Juli 2026 - 17:38 WIB

Pangkalan PLP Kelas I Tanjung Priok Gelar Serah Terima Jabatan Nakhoda Kapal Negara Patroli, Perkuat Profesionalisme dan Keselamatan Pelayaran

6 Juli 2026 - 17:30 WIB

Trending di ANJUNGAN