Menu

Mode Gelap
KAI Lanjutkan Pendampingan Korban Insiden Bekasi Timur, 17 Pelanggan Masih Dirawat Perkuat Standar Layanan dan Keselamatan Secara Berkelanjutan, DAMRI Tingkatkan Kompetensi Pengemudi di Berbagai Layanan Kemenhub Teken 2 Perjanjian Konsesi Strategis dengan PT Pelindo Dukung Kelancaran Logistik Wilayah, PTP Nonpetikemas Cabang Jambi Perkuat Peran ASDP Ramaikan Forum Inabuyer 2026, Dorong UMKM Naik Kelas Pojok Baca Edukasi Polsek Kalibaru: Menumbuhkan Minat Baca dan Kepedulian Gizi Anak Sejak Dini

RAGAM

Catatan Halimah Munawir: Mengenang Romo Muji yang Telah Pergi

badge-check


 Catatan Halimah Munawir: Mengenang Romo Muji yang Telah Pergi Perbesar

Wartatrans.com, KOLOM — Kabar wafatnya Romo Muji datang seperti ketukan pelan di pintu ingatan. Tidak mengagetkan, tapi membuat dada seketika penuh. Ada orang-orang yang kepergiannya tidak riuh, namun lama bergema. Romo Muji termasuk di antaranya. Minggu 28 Desember 2025, nafasnya terhenti, untuk yang terakhir kali.

Masih teringat ketika saya bertemu beliau di asrama STF Driyarkara. Saya datang bukan sebagai mahasiswa yang hendak kuliah, melainkan penulis yang sedang ragu. Di tangan saya ada sebuah novel—waktu itu masih berjudul The Power of Love. Saya meminta pendapatnya, sekadar memastikan apakah cerita itu layak diteruskan.

Romo Muji membaca judulnya, lalu tersenyum tipis. Dengan suara halus—nyaris seperti berbisik—ia berkata bahwa judul itu sudah terlalu akrab di telinga publik. “Sudah ada lagunya,” katanya, tanpa nada menggurui. Ia tidak menyuruh, tidak memaksa. Hanya menyarankan. Dari pertemuan singkat itu, lahirlah judul baru: Sucinya Cinta Sungai Gangga. Sebuah judul yang lebih sunyi, lebih dalam. Sampai hari ini, saya masih menyimpan momen itu sebagai hadiah kecil dari seorang guru.

Di kelas, Romo Muji bukan pengajar yang gemar berisik. Ia tidak perlu meninggikan suara untuk menegaskan wibawa. Matanya bekerja lebih keras daripada suaranya. Mata itu—tajam tapi teduh—selalu memantau seluruh mahasiswa, seolah tidak ada satu pun yang luput dari perhatiannya.

Saya pernah merasakannya langsung.
Suatu siang, ketika ia mengajar sastra, kantuk datang menyerang tanpa permisi. Kepala saya terangguk-angguk, pikiran melayang entah ke mana. Tiba-tiba nama saya dipanggil. Jantung saya seperti jatuh ke lantai. Ia meminta saya maju dan menulis sebuah puisi.

Saya terperanjat. Kantuk mendadak buyar, berganti panik. Di hadapan kelas, saya hanya mampu mencoret-coret kata seadanya—sebuah puisi yang lahir dari sisa kesadaran. Romo Muji tersenyum melihatnya. Senyum yang tidak menghakimi, tidak pula mengejek. Seolah ia ingin berkata: sastra bukan soal sempurna, tapi soal kehadiran.
Kini, Romo Muji telah pergi. Tapi kelas itu rasanya belum benar-benar usai. Tatapan matanya masih terasa—memanggil kita yang lengah, yang hampir tertidur dalam rutinitas hidup, untuk kembali terjaga. Seperti saat ia memanggil nama saya di kelas sastra itu.
Selamat jalan, Romo Muji.

Semoga nyaman dalam keabadian.
Pelajaran Anda masih bekerja—diam-diam—di banyak kepala dan hati yang pernah Anda sentuh.***

Duren Sawit – 2026

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

JMSI Sulawesi Tengah Kecam Pernyataan Mantan Direktur RSUD Undata Yang Hina Jurnalis

6 Mei 2026 - 02:35 WIB

Kartunis Dorong Pameran “JAKARTUN” untuk HUT Jakarta ke-499

5 Mei 2026 - 13:46 WIB

Pase Raya Gelar Halal Bihalal, Pererat Warga Aceh Utara di Perantauan

5 Mei 2026 - 10:55 WIB

Massa Aksi Padati Gedung Gubernur Aceh, Tuntut Pencabutan Pergub JKA 2026

4 Mei 2026 - 23:46 WIB

Sinergi Pelindo Regional 4 – DPRD, Dorong Pengembangan Pelabuhan Sorong

4 Mei 2026 - 22:40 WIB

Soliditas Jadi Kunci Bertahan Forwan

4 Mei 2026 - 13:20 WIB

Neno Warisman Diharapkan Perkuat Dukungan Negara dalam Pencanangan Bulan Ismail Marzuki

4 Mei 2026 - 11:19 WIB

Musda Demokrat Sulteng Segera Dilaksanakan, Talitti Paluge : Kolaborasi Figur Baru Memperkuat Kerja kerja Partai

4 Mei 2026 - 09:36 WIB

May Day dan Hari Kebebasan Pers, Koalisi Jurnalis Sulteng Soroti Ancaman Kebebasan Pers

4 Mei 2026 - 09:03 WIB

Halimah Munawir Luncurkan Podcast, Ruang Baru untuk Gagasan Lintas Bidang

3 Mei 2026 - 22:48 WIB

Trending di RAGAM