Menu

Mode Gelap
Final Four Proliga 2026 Belum Usai Tapi Tim Ini Sudah Mendapat Tiket Grand Final  Angkutan Barang KAI Daop 7 Madiun Tumbuh 5,2 Persen pada Triwulan I 2026, On Time Performance 99.20 Capai Persen Banjir Kembali Rendam Pidie Jaya, Wakil Bupati Minta Perhatian Serius Pemerintah Pusat Pelayanan & Pengamanan Penumpang Kapal Kepulauan Seribu di Dermaga Muara Angke KAI Daop 7 Madiun Ganti Rangkaian Bangunkarta dan Singasari dengan Stainless Steel New Generation mulai 15 April KAI Layani 4,65 Juta Pelanggan PSO pada Triwulan I 2026, Naik 13,91 Persen

RAGAM

Catatan Halimah Munawir: Persahabatan di Atas Segalanya

badge-check


 Catatan Halimah Munawir: Persahabatan di Atas Segalanya Perbesar

Wartatrans.com, KOLOM — Empat puluh tiga tahun lalu, selepas lulus dari SMA Negeri 31 Jakarta, saya berada di sebuah jeda penting dalam hidup: menunggu masa perkuliahan. Jeda itu saya isi dengan mengikuti pesantren kilat yang diselenggarakan mahasiswa Universitas Indonesia di Masjid Ar-Rahman, Salemba. Dari ruang sederhana itulah sebuah persahabatan panjang bermula.

Di sana saya berkenalan dengan Nazrina Zuryani—yang akrab saya sapa Inez. Kami segera menemukan kecocokan. Tipikal kami sama: menyukai diskusi, gemar berdebat, dan tidak pandai berbasa-basi. Pesantren kilat itu bukan sekadar pengajian singkat; ia menjadi pintu masuk ke dunia pergaulan intelektual yang lebih luas.

Salah satu pemateri kala itu adalah Budi Munawar Rahman, yang kini dikenal sebagai salah satu penasihat Menteri Agama. Budi mengajak peserta bergabung dalam kelompok diskusi yang rutin berlangsung di kawasan Jalan Proklamasi. Ajakan itu kami sambut tanpa ragu.

Selepas pesantren kilat, saya dan Inez bergabung dengan para senior yang kelak menempuh jalan hidup masing-masing: Denny JA—kini Komisaris Utama PT Pertamina Hulu Energi (PHE); Andi Muhammad Asrun—Komisioner Komisi Yudisial terpilih periode 2025–2030; Jonminofri—dosen Universitas Indonesia; Elza Peldi Taher, yang akrab disapa “Buya”, pemilik Futsal Camp dan salah satu pengusaha besar di Tangerang Selatan; Muchammad Munawir; Ali Samudera Allah; serta Jojo Raharjo, yang memilih jalur sebagai pengusaha.

Diskusi-diskusi itu berlangsung di Jalan Proklamasi, tepatnya di kediaman Djohan Effendi—mantan Menteri Sekretaris Negara Kabinet Persatuan Nasional era Presiden Abdurrahman Wahid. Tema yang diangkat berkisar pada persoalan agama dan sosial, dibedah secara kritis dan sering kali keras. Debat sengit menjadi menu utama, namun selalu berakhir dengan kebersamaan: menyantap pisang goreng yang disiapkan tuan rumah.

Dalam setiap perdebatan, satu sosok menonjol. Denny JA kerap mendominasi dengan ketajaman intelektual dan kejernihan argumen. Aura kepemimpinannya nyaris tak terbantahkan. Ketika kelompok ini akhirnya memiliki identitas resmi bernama Kelompok Studi Proklamasi (KSP), Denny secara aklamasi didaulat sebagai ketua.

KSP kemudian berkembang. Seminar-seminar digelar dengan tema-tema yang berani dan “seksi”, menarik perhatian publik intelektual kala itu. Dukungan pun datang, termasuk dari Asia Foundation—organisasi nirlaba asal Amerika Serikat yang bergerak di bidang kebudayaan dan pendidikan. Namun konsekuensinya tak ringan. KSP sempat dicap sebagai “antek Amerika”.

Kami memilih bersikap dingin. Anjing menyalak, kafilah berlalu.

Seiring waktu, dinamika tak terelakkan. Kelompok ini sempat terbelah, bahkan bercerai-berai oleh perbedaan jalan dan kesibukan. Namun sejarah juga mencatat: kami kembali. Persahabatan, pada akhirnya, selalu berada di atas segalanya.

Kini, oleh waktu dan aktivitas masing-masing, pertemuan tak lagi selalu utuh. Kami berkumpul dalam fragmen-fragmen kecil. Seperti hari ini—di rumah saya ini.***

Duren Sawit 2026

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Banjir Kembali Rendam Pidie Jaya, Wakil Bupati Minta Perhatian Serius Pemerintah Pusat

12 April 2026 - 20:48 WIB

Pemkot Semarang Tidak Melaksanakan WFH, Wamendagri Perintahkan untuk Memviralkan

12 April 2026 - 13:57 WIB

Semangat Kartini Di Cijeruk Bersama Halimah Munawir

11 April 2026 - 14:18 WIB

Pelukis “Garis Liris” Titis Djabarudin Berpulang, Dunia Seni Kehilangan Sosok Puitik

11 April 2026 - 00:06 WIB

Pidie Jaya Kembali Terendam, Jalan Nasional Lumpuh

10 April 2026 - 20:38 WIB

Koordinasi Logistik Membaik, Arus Kapal Pascalebaran Lebih Terkendali

10 April 2026 - 13:07 WIB

Perkuat Ekosistem Logistik Nasional, Pelindo Dukung Pembangunan Pelabuhan Palembang Baru di Tanjung Carat

10 April 2026 - 12:58 WIB

Begini Skema Kebijakan Penerapan WFH bagi ASN Kemenhub

10 April 2026 - 08:52 WIB

Scoot Perluas Jangkauan di Indonesia, Buka Rute Baru ke Belitung dan Pontianak

10 April 2026 - 06:50 WIB

Presiden Prabowo Mengaku Tengah Membentuk Perusahaan Sedan Listrik 

9 April 2026 - 18:04 WIB

Trending di JALUR