Menu ✖

Mode Gelap
Pelindo Regional 4 Peduli, Salurkan Air Bersih untuk Warga Pesisir Makassar Hadapi Libur Nataru, Menhub Dudy Ingatkan 6 Faktor Utama Ini Kemenhub Pastikan Fuel Surcharge Penerbangan Domestik November 2026 Tetap 40% Pemuda Kalai Anim Didorong Kuasai Jurnalistik, Suarakan Aspirasi Kampung Lewat Media Formas dan BNPB Bahas Uji Coba Kembali Cairan Penanggulangan Karhutla di Sumatera Selatan Syahrial Abadi, penggerak perjuangan Jalan dan Jembatan Tajuk Enang-Enang, berpulang

RAGAM

Catatan Halimah Munawir: Persahabatan di Atas Segalanya

badge-check


 Catatan Halimah Munawir: Persahabatan di Atas Segalanya Perbesar

Wartatrans.com, KOLOM — Empat puluh tiga tahun lalu, selepas lulus dari SMA Negeri 31 Jakarta, saya berada di sebuah jeda penting dalam hidup: menunggu masa perkuliahan. Jeda itu saya isi dengan mengikuti pesantren kilat yang diselenggarakan mahasiswa Universitas Indonesia di Masjid Ar-Rahman, Salemba. Dari ruang sederhana itulah sebuah persahabatan panjang bermula.

Di sana saya berkenalan dengan Nazrina Zuryani—yang akrab saya sapa Inez. Kami segera menemukan kecocokan. Tipikal kami sama: menyukai diskusi, gemar berdebat, dan tidak pandai berbasa-basi. Pesantren kilat itu bukan sekadar pengajian singkat; ia menjadi pintu masuk ke dunia pergaulan intelektual yang lebih luas.

Salah satu pemateri kala itu adalah Budi Munawar Rahman, yang kini dikenal sebagai salah satu penasihat Menteri Agama. Budi mengajak peserta bergabung dalam kelompok diskusi yang rutin berlangsung di kawasan Jalan Proklamasi. Ajakan itu kami sambut tanpa ragu.

Selepas pesantren kilat, saya dan Inez bergabung dengan para senior yang kelak menempuh jalan hidup masing-masing: Denny JA—kini Komisaris Utama PT Pertamina Hulu Energi (PHE); Andi Muhammad Asrun—Komisioner Komisi Yudisial terpilih periode 2025–2030; Jonminofri—dosen Universitas Indonesia; Elza Peldi Taher, yang akrab disapa “Buya”, pemilik Futsal Camp dan salah satu pengusaha besar di Tangerang Selatan; Muchammad Munawir; Ali Samudera Allah; serta Jojo Raharjo, yang memilih jalur sebagai pengusaha.

Diskusi-diskusi itu berlangsung di Jalan Proklamasi, tepatnya di kediaman Djohan Effendi—mantan Menteri Sekretaris Negara Kabinet Persatuan Nasional era Presiden Abdurrahman Wahid. Tema yang diangkat berkisar pada persoalan agama dan sosial, dibedah secara kritis dan sering kali keras. Debat sengit menjadi menu utama, namun selalu berakhir dengan kebersamaan: menyantap pisang goreng yang disiapkan tuan rumah.

Dalam setiap perdebatan, satu sosok menonjol. Denny JA kerap mendominasi dengan ketajaman intelektual dan kejernihan argumen. Aura kepemimpinannya nyaris tak terbantahkan. Ketika kelompok ini akhirnya memiliki identitas resmi bernama Kelompok Studi Proklamasi (KSP), Denny secara aklamasi didaulat sebagai ketua.

KSP kemudian berkembang. Seminar-seminar digelar dengan tema-tema yang berani dan “seksi”, menarik perhatian publik intelektual kala itu. Dukungan pun datang, termasuk dari Asia Foundation—organisasi nirlaba asal Amerika Serikat yang bergerak di bidang kebudayaan dan pendidikan. Namun konsekuensinya tak ringan. KSP sempat dicap sebagai “antek Amerika”.

Kami memilih bersikap dingin. Anjing menyalak, kafilah berlalu.

Seiring waktu, dinamika tak terelakkan. Kelompok ini sempat terbelah, bahkan bercerai-berai oleh perbedaan jalan dan kesibukan. Namun sejarah juga mencatat: kami kembali. Persahabatan, pada akhirnya, selalu berada di atas segalanya.

Kini, oleh waktu dan aktivitas masing-masing, pertemuan tak lagi selalu utuh. Kami berkumpul dalam fragmen-fragmen kecil. Seperti hari ini—di rumah saya ini.***

Duren Sawit 2026

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Pelindo Regional 4 Peduli, Salurkan Air Bersih untuk Warga Pesisir Makassar

2 November 2026 - 20:03 WIB

Pemuda Kalai Anim Didorong Kuasai Jurnalistik, Suarakan Aspirasi Kampung Lewat Media

2 November 2026 - 15:53 WIB

Formas dan BNPB Bahas Uji Coba Kembali Cairan Penanggulangan Karhutla di Sumatera Selatan

2 November 2026 - 14:19 WIB

H. Fikri Hudi Oktiarwan Gelar Pendidikan Politik Kewarganegaraan, Diikuti 300 Peserta dari Berbagai Kecamatan di Kabupaten Bogor

2 November 2026 - 13:22 WIB

Ananda Omesh Punya Banyak Cerita dengan Kereta, Jadi Brand Ambassador Kampanye Ayo Naik Kereta

2 November 2026 - 10:29 WIB

Teuku Iskandar Muda pimpin ORARI Bener Meriah, Muslok pertama tetapkan arah organisasi

1 November 2026 - 17:52 WIB

Borobudur Disorot: Kesejahteraan Warga dan Kontroversi Konser Andrea Bocelli

1 November 2026 - 11:31 WIB

KEMALA Jabodetabek Gelar Maulid Nabi, Hadirkan Penceramah dari Palestina

31 Oktober 2026 - 22:26 WIB

FIFGROUP Raih 2 Penghargaan dalam Ajang Indonesia Corporate Sustainability Initiatives 2026

31 Oktober 2026 - 14:08 WIB

Perayaan Ulang Tahun Panglima Langit Bareng Anak Yatim-piatu serta Perayaan Maulid Nabi Muhammad 

31 Oktober 2026 - 12:52 WIB

Trending di RAGAM