Menu

Mode Gelap
Aksi Jujur Petugas Cleaning KAI Services Kembalikan Dompet Penumpang Tuai Pujian Netizen 5,5 Juta Penumpang Kereta Api Pakai Face Recognition pada Semester I 2026, Hemat Kertas Setara 75 Pohon Garuda Indonesia Berhasil Capai Ketepatan Waktu Terbang 94,3% Selama Operasional Haji 2026 10 Hari, Bandara Soekarno-Hatta Sukses Layani 20.335 Jemaah Umrah dari Terminal 2F 6 Maskapai Ajukan Buka Rute ini dari dan ke Bandara Husein Sastranegara Pelindo dan Pemprov Sumsel Dorong Percepatan Pembentukan BUP Tanjung Carat

JALUR

DAMRI Percepat Transportasi Hijau: Perjalanan Lebih Senyap, Udara Lebih Bersih dengan Bus Listrik

badge-check


 Bus listrik DAMRI di Stasiun Jakarta Kota. Foto istimewa/dok/ahmad Perbesar

Bus listrik DAMRI di Stasiun Jakarta Kota. Foto istimewa/dok/ahmad

Wartatrans.com, JAKARTA – DAMRI terus memperkuat komitmen menuju transportasi rendah emisi dengan mengoperasikan total 286 bus listrik mulai 2023 hingga tahun 2025. Langkah ini menjadi bagian penting dalam mendukung target nasional Net Zero Emission 2060 serta percepatan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia.

Berdasarkan perhitungan konsumsi energi bus listrik dan faktor emisi kendaraan diesel yang dirujuk dari lembaga internasional seperti _United States Environmental Protection Agency_ (US EPA) dan _International Energy Agency_ (IEA), operasional bus listrik DAMRI berpotensi mengurangi lebih dari 72.000 ton CO₂ per tahun.

 

Dampak pengurangan emisi ini setara dengan:

– Menanam ±620.000 pohon dan merawatnya selama satu tahun,

– Menghilangkan emisi tahunan ±15.000 mobil pribadi,

– Menghemat lebih dari 31 juta liter solar setiap tahun.

 

Selain emisi, berdasarkan perhitungan _European Environment Agency_ (EEA) mengenai _Electric Vehicle Noise_, bus listrik juga mampu menurunkan tingkat kebisingan hingga 50% pada kecepatan rendah. Hal ini menghadirkan pengalaman perjalanan yang lebih senyap, nyaman, serta meningkatkan kualitas lingkungan bagi pelanggan dan masyarakat sekitar jalur layanan.

Untuk memastikan operasional yang stabil, DAMRI turut memperkuat infrastruktur pengisian daya, di antaranya fasilitas pengisian daya di Unit Perbengkelan DAMRI dan ⁠penambahan fasilitas _charging station_ di Cawang dan Ciputat. Penguatan infrastruktur ini memungkinkan DAMRI memperluas layanan bus listrik secara bertahap serta menjaga konsistensi perjalanan selama jam operasional.

 

DAMRI juga menjadi salah satu operator Transjakarta yang aktif terlibat dalam:

– Pengoperasian bus listrik perkotaan sejak 2023–2025

– ⁠Dukungan _pilot project_ kendaraan listrik di sejumlah rute prioritas.

 

“Elektrifikasi bukan hanya mengganti mesin menjadi listrik, tetapi menghadirkan pengalaman perjalanan yang lebih tenang, ramah lingkungan, dan modern. DAMRI ingin memastikan transformasi ini memberi manfaat langsung bagi masyarakat di seluruh Indonesia,” ungkap _Head of Corporate Communication_ DAMRI, P. Septian Adri S.

Melalui perluasan penggunaan bus listrik dan penguatan ekosistem pendukungnya, DAMRI bertekad untuk terus menghadirkan perjalanan yang aman, nyaman, dan ramah lingkungan. Langkah ini menjadi bagian dari konsistensi DAMRI untuk tumbuh bersama masyarakat dan memenuhi kebutuhan mobilitas masa kini maupun masa depan.(ahmad)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pelindo dan Pemprov Sumsel Dorong Percepatan Pembentukan BUP Tanjung Carat

13 Juli 2026 - 12:36 WIB

Reuni 40 Tahun Jadi Titik Awal, Alumni SMA Muhammadiyah 6 Slipi Bentuk Pengurus Baru periode 2026-2029 IKA Musix 86

13 Juli 2026 - 12:15 WIB

Kemenhub Fasilitasi Penyerahan Santunan Rp1 Miliar kepada Ahli Waris ABK yang Hilang di Laut

13 Juli 2026 - 11:34 WIB

Dugaan Keropsi Kantin Sma 3 Medan: Dari 6 Jadi 12 Unit Tanpa Musyawarah, Monopoli Guru Dan Uang Sewa Tak Jelas

12 Juli 2026 - 23:19 WIB

40 Tahun Berpisah, Alumni SMA Muhammadiyah 6 Slipi Angkatan 1986 Perkuat Silaturahmi dan Gagas Aksi Sosial

12 Juli 2026 - 21:57 WIB

Anwar Aras: Gen Z Harus Kuasai Media Digital untuk Menebar Dakwah

12 Juli 2026 - 15:44 WIB

Paradoks Sampah: Swedia Sudah Impor Limbah, RI Kebakaran TPA Hingga 10 Hari

12 Juli 2026 - 15:12 WIB

Rp80 Triliun Subsidi Mobil Listrik, Industri Untung Rakyat Tetap Naik Motor

12 Juli 2026 - 15:08 WIB

Normalisasi Ciliwung Telan Anggaran Rp300 M: 1 RT Pasti Hilang, Banjir Belum Tentu 

12 Juli 2026 - 15:05 WIB

390 Ton Logam Tanah Jarang Bocor, Hilirisasi Indonesia Sangat Dipertanyakan

12 Juli 2026 - 15:01 WIB

Trending di RAGAM