Menu

Mode Gelap
Mulai Rp215 Ribu, DAMRI Buka Layanan Kalianda–Jakarta via Lintas Sumatera Saiful Bahri Sulaiman Siap Maju diajang Mubes PP Taman Iskandar Muda Jateng Darurat Korupsi, Kali Ini Rektor Unsoed Kena OTT KPK Posko Bersama Dibuka, Kemenhub-Pelindo-PELNI Perkuat Respons Kemanusiaan untuk NTT Peduli Kesehatan Masyarakat, Pelindo dan IHC Gelar Pemeriksaan Gratis bagi Balita dan Lansia BKKP Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa NTT

RAGAM

Jateng Darurat Korupsi, Kali Ini Rektor Unsoed Kena OTT KPK

badge-check


 Jateng Darurat Korupsi, Kali Ini Rektor Unsoed Kena OTT KPK Perbesar

Wartatrans.com, JATENG — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar Operasi Tangkap Tangan (OTT) di wilayah Purwokerto, Jawa Tengah. Mereka menangkap Rektor Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Akhmad Sodiq, Kamis (20/08/2026).

“Benar, KPK melakukan kegiatan penyelidikan tertutup di wilayah Purwokerto. Dan dalam kegiatan tersebut kemudian terjadi peristiwa tertangkap tangan terhadap terduga pelaku tindak pidana korupsi,” ujar Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, Jumat (21/08/2026).

Lebih lanjut Budi menjelaskan, tim KPK mengamankan total 14 orang, 12 di wilayah Purwokerto Jawa Tengah dan 2 di Jakarta. Salah satu yang diamankan adalah Rektor Unsoed yang diduga menerima suap terkait penerimaan mahasiswa yang diantaranya pada Fakultas Kedokteran. Nilainya ratusan juta rupiah. Barang bukti berhasil disita.

Selain Rektor, enam orang Unsoed juga diperiksa tim penyidik KPK di Mapolresta Banyumas. Mereka adalah Wakil Rektor I Bidang Akademik Prof. Dr. Ir. Noor Farid, M.Si., Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan Prof. Dr. Norman Arie Prayoga, Kepala Bagian Akademik dan Kemahasiswaan Eko Sumanto, Adhi Wiharso, Dian Mulia Wardhana, dan Mulyono.

Kapolresta Banyumas Kombes Pol Petrus Silalahi membenarkan pihaknya menyediakan ruangan bagi tim KPK. Pemeriksaan berlangsung cukup lama, dari jam 12.00 WIB dan hingga 22.45 WIB. Setelah itu lima orang dibawa ke Jakarta.

Hingga pemeriksaan berakhir, belum ada keterangan resmi dari KPK maupun Unsoed mengenai perkara yang menjadi dasar pemeriksaan maupun materi pertanyaan kepada keenam orang tersebut.

Menurut catatan Wartatrans.com, OTT terhadap Akhmad Sodiq adalah operasi ke 19 yang dilakukan KPK dalam delapan bulan terakhir.

Dari 19 operasi yang telah digelar, jumlah terbanyak ada di Jawa Tengah yaitu 6 orang pemangku kepentingan. Dengan banyaknya orang Jateng yang ditangkap KPK, dan terakhir malah dilakukan seorang pendidik yang seharusnya memberi contoh baik, daerah ini bisa dikatakan berstatus darurat korupsi.*** (Slamet Widodo)

Baca Lainnya

Mulai Rp215 Ribu, DAMRI Buka Layanan Kalianda–Jakarta via Lintas Sumatera

21 Agustus 2026 - 18:33 WIB

Saiful Bahri Sulaiman Siap Maju diajang Mubes PP Taman Iskandar Muda

21 Agustus 2026 - 18:24 WIB

Posko Bersama Dibuka, Kemenhub-Pelindo-PELNI Perkuat Respons Kemanusiaan untuk NTT

21 Agustus 2026 - 17:29 WIB

Peduli Kesehatan Masyarakat, Pelindo dan IHC Gelar Pemeriksaan Gratis bagi Balita dan Lansia

21 Agustus 2026 - 17:15 WIB

Ketua BFLF Dampingi Putri Pariwisata Aceh 2026 Raih Dukungan Forkopimda Lhokseumawe

21 Agustus 2026 - 16:02 WIB

Tiga Lembaran Surat Utang 1956 Disebut Bukti Sejarah Hubungan Utang RI dengan Rakyat Aceh

21 Agustus 2026 - 00:12 WIB

Terminal Teluk Lamong Bekali Warga Ring 1 dengan Kompetensi dan Sertifikasi Gada Pratama

20 Agustus 2026 - 21:28 WIB

Di Tengah Dampak Gempa, Pelindo Hadir Bantu Masyarakat Flores

20 Agustus 2026 - 20:29 WIB

DAMRI Hadirkan Promo Tarif Rp50.000 untuk Layanan Blok M–Bandara Soekarno-Hatta

20 Agustus 2026 - 20:24 WIB

DAMRI Hadirkan Promo Cashback SPayLater selama Bulan Agustus 2026

20 Agustus 2026 - 20:04 WIB

Trending di JALUR