Menu ✖

Mode Gelap
Industri Pelayaran Kejar Nilai Ekspor, Bukan Sekadar Tambah Kapal BNI Tawarkan Investasi SBN SBR015 via wondr, Imbal Hasil hingga 6,85% APJAPI Nilai Layanan Bagasi Citilink Bertentangan dengan Aturan Yes, BNI Tingkatkan Layanan Keuangan Digital bagi Nasabah Emerald dan Private 8.336 Peserta Rekrutmen KAI Jalani Seleksi Kesehatan di Klinik Mediska Manggarai Kabupaten Blora Uji Coba Pelaksanaan MBG Secara Prasmanan

ANJUNGAN

KMP Bontang Ekspress II Kebakaran di Dermaga Lanal Banyuwangi, Tak Ada Korban Jiwa

badge-check


 KM Bontang Ekspress II (ist/bs) Perbesar

KM Bontang Ekspress II (ist/bs)

Wartatrans.com, BANYUWANGI – Ditjen Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan melalui Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Tanjung Wangi menyampaikan bahwa pihaknya menerima laporan, ada kebakaran pada KMP Bontang Ekspress II yang sedang sandar di Dermaga Lanal Banyuwangi dalam kondisi off operasi, Jumat (21/8/2026) sekitar pukul 13.46 WIB.

Menurut Kepala KSOP Tanjung Wangi Capt. Purgana, berdasarkan laporan awal yang diterima Perwira Jaga Pelabuhan Ketapang, sekitar pukul 13.47 WIB terlihat titik api di area rooftop bagian buritan sebelah kiri kapal.

“Anak Buah Kapal (ABK) segera melakukan upaya pemadaman. Pada sekitar pukul 13.52 WIB, titik api dilaporkan mulai berhasil dipadamkan,” jelasnya.

Kapal kemudian dipisahkan dari kapal-kapal lain yang juga sedang sandar dalam kondisi off operasi.

Hal itu kata dia, guna memastikan keselamatan dan mencegah potensi meluasnya kejadian.

“Berdasarkan informasi awal, tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut,” ucap Capt. Purgana.

Pada saat kejadian, KMP Bontang Ekspress II tidak sedang melakukan kegiatan operasi dan tidak mengangkut penumpang maupun muatan.

Perlu diketahui, KMP Bontang Ekspress II merupakan kapal jenis Ro-Ro Ferry dengan tonase kotor GT 2.257 yang melayani rute penyeberangan Ketapang–Gilimanuk.

Kapal tersebut dimiliki PT Bontang Transport dan dinakhodai oleh Nafiul Anam.

“KSOP Kelas III Tanjung Wangi bersama pihak terkait akan melakukan pemeriksaan dan pengumpulan informasi lebih lanjut untuk mengetahui penyebab kejadian serta memastikan kondisi kapal pascakebakaran,” imbuh dia.

Proses penanganan dan pemeriksaan akan dilakukan sesuai dengan ketentuan keselamatan dan keamanan pelayaran yang berlaku.

Pihaknya memastikan aspek keselamatan dan keamanan pelayaran menjadi prioritas utama serta terus melakukan koordinasi dengan pihak terkait dalam penanganan kejadian ini.

“Informasi lebih lanjut akan disampaikan setelah proses verifikasi dan pemeriksaan di lapangan dilakukan,” tutup Capt. Purgana. (omy(

Baca Lainnya

Industri Pelayaran Kejar Nilai Ekspor, Bukan Sekadar Tambah Kapal

6 Oktober 2026 - 17:04 WIB

ASDP Nyatakan Layanan Ketapang–Gilimanuk Kembali Lancar

6 Oktober 2026 - 12:48 WIB

Pelindo Regional 4 Raih Dua Penghargaan P-TEC 2026

6 Oktober 2026 - 05:25 WIB

Viral Dugaan Penganiayaan Awak Kapal, KKP Amankan KM Maulana 23 di Laut Aru

4 Oktober 2026 - 17:31 WIB

Menhub Dudy Dukung Rencana Transjakarta Laut, Utamakan Keselamatan

4 Oktober 2026 - 15:14 WIB

Cegah Risiko Kecelakaan, IPC TPK Berikan Layanan Kesehatan dan Kacamata Gratis bagi Sopir Truk

3 Oktober 2026 - 20:13 WIB

KKP Tangguhkan Operasional KM Maulana 23 Terkait Dugaan Kekerasan Awak Kapal

3 Oktober 2026 - 19:43 WIB

Menhub Dudy Tegaskan  Keselamatan Transportasi Harus jadi Perhatian Utama

3 Oktober 2026 - 14:48 WIB

Kolaborasi Diperkuat, Terminal Teluk Lamong dan KSOP Utama Tanjung Perak Tingkatkan Pelayanan Kapal

3 Oktober 2026 - 06:19 WIB

Hore, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali, Antrean Menyusut jadi 0,5 KM

2 Oktober 2026 - 19:48 WIB

Trending di ANJUNGAN