Wartatrans.com, JAKARTA – Ketersediaan makanan dan minuman di atas kereta api tidak lepas dari peran para pegawai bagian produksi KAI Services yang setiap hari mengolah bahan pangan menjadi sajian siap santap bagi pelanggan. Para pekerja tersebut bertugas mulai dari memilih bahan baku berkualitas hingga memastikan makanan siap disajikan di Kereta Makan.
Proses produksi dilakukan di jaringan dapur yang dikelola KAI Services, terdiri atas dua dapur sentral dan sembilan dapur wilayah. Dalam sehari, dua dapur sentral mampu memproduksi sekitar 10.403 porsi makanan, sedangkan sembilan dapur wilayah menghasilkan sekitar 15.800 porsi makanan.

Salah seorang pekerja bagian produksi di Dapur Sentral KAI Services, Agung, mengatakan seluruh proses pengolahan makanan dilakukan sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP). Tahapan tersebut meliputi pemilihan bahan makanan yang masih segar, menjaga kebersihan diri dengan mencuci tangan sebelum mengolah makanan, hingga memastikan area dapur tetap bersih dan steril.
“Ada kepuasan tersendiri ketika bisa menyiapkan makanan untuk para penumpang kereta api. Apalagi mereka puas dengan makanan yang sudah kita produksi, seperti ada rasa bangga ketika bisa membuat sajian untuk penumpang selama mereka dalam perjalanan,” ujar Agung.
Sementara itu, Manager Corporate Communication KAI Services Nyoman Suardhita menjelaskan, para pegawai bagian produksi berperan penting dalam menyiapkan berbagai menu makanan dan minuman yang disajikan melalui layanan Kuliner Kereta. Beragam menu, seperti Sei Sapi, Bakso Enak, hingga minuman teh premium diproduksi di dapur sentral maupun dapur wilayah.
“Mereka adalah pekerja garis depan dalam proses produksi makanan dan minuman untuk Kuliner Kereta. Pegawai bagian produksi KAI Services bekerja mulai dari memilih bahan makanan yang masih segar dan berkualitas, mencuci, mengupas, memotong, hingga memasak bahan makanan sampai menjadi sajian makanan yang siap disajikan untuk penumpang kereta api,” ujar Nyoman dalam keterangan resminya, Kamis (6/8).
KAI Services menegaskan seluruh proses produksi dilakukan dengan mengedepankan standar kualitas dan kebersihan guna memastikan makanan serta minuman yang disajikan kepada pelanggan kereta api tetap aman, higienis, dan memiliki cita rasa yang terjaga selama perjalanan.(fahmi)
































