Menu

Mode Gelap
KAI Terapkan Standar ISO 27001 untuk Lindungi Data Jutaan Pelanggan Digital KAI Angkut 374.098 Ton Komoditas Perkebunan hingga Juli 2026, Tumbuh 18 Persen Yogyakarta–YIA Cuma Rp50.000, Naik DAMRI Makin Hemat Sepanjang Agustus Dorong Operasional Hijau, Terminal Teluk Lamong Tambah E-RTG untuk Perkuat Kapasitas TPK Nilam Perkuat Transparansi Logistik, IPC TPK Siapkan Operasional Alat Pemindai Peti Kemas Ekspor PORONEPTU Hadir di Balai Budaya Jakarta, Tafsir Ulang Primbon Jawa Lewat Seni Instalasi Pop Surealisme

EKOBIS

Dirut PTPN I: Aset Harus jadi Mesin Pertumbuhan

badge-check


 Dirut PTPN I (tengah) Perbesar

Dirut PTPN I (tengah)

Wartatrans.com, JAKARTA – Direktur Utama PT Perkebunan Nusantara I (Persero) Abdul Rivai Ras menyampaikan bahwa aset perusahaan harus dapat menjadi mesin pertumbuhan.

Langkahnya dengan mempercepat optimalisasi aset sebagai salah satu pilar utama transformasi perusahaan guna memperkuat daya saing, meningkatkan nilai ekonomi, serta mendukung ketahanan pangan nasional.

Komitmen tersebut disampaikan Dirut dalam diskusi buku Pangan dalam Aspek Pertahanan Negara yang dirangkaikan dengan Tasyakuran Swasembada Pangan Indonesia di Jakarta, Sabtu (1/8/2026).

Kegiatan tersebut menjadi momentum memperkuat semangat transformasi perusahaan, bahwa setiap aktivitas bisnis PTPN I merupakan kontribusi nyata bagi kemaslahatan bangsa sekaligus bernilai ibadah.

Rivai menegaskan, PTPN I memiliki aset strategis yang tersebar di Sumatera, Jawa, hingga Maluku.

Potensi tersebut harus dikelola secara produktif agar menjadi mesin pertumbuhan perusahaan yang berkelanjutan.

“Kita harus bangga memiliki aset yang besar dan strategis. Namun, kebanggaan itu harus diwujudkan melalui pengelolaan yang produktif sehingga aset benar-benar menjadi mesin pertumbuhan perusahaan yang berkelanjutan,” ujarnya.

Menurutnya, penataan aset menjadi salah satu prioritas dalam 100 hari pertama kepemimpinannya.

Program tersebut mencakup penguatan legalitas, kepastian status penguasaan, pemetaan potensi, serta penyusunan strategi pemanfaatan aset untuk meningkatkan nilai ekonomi perusahaan.

“Tidak boleh ada aset yang hanya menjadi beban. Setiap aset harus memberikan manfaat terbaik dan berkontribusi terhadap peningkatan kinerja perusahaan,” kata dia.

Aset PTPN I meliputi lahan perkebunan, pabrik pengolahan, gudang, bangunan, kawasan komersial dan wisata, serta berbagai aset pendukung lainnya. Seluruhnya terus ditata dan dikelola secara profesional guna menghasilkan nilai tambah bagi perusahaan, negara, dan masyarakat.

Dalam pengembangannya, PTPN I juga membuka peluang kolaborasi dengan berbagai mitra strategis.

Namun, setiap kerja sama harus berorientasi pada penciptaan nilai tambah, memiliki kepastian hukum, dan dilaksanakan sesuai prinsip Good Corporate Governance (GCG).

Selain itu, perusahaan memperkuat digitalisasi pengelolaan aset melalui pembangunan basis data terintegrasi, pemetaan geospasial, sistem informasi aset, serta pemantauan berkala untuk meningkatkan akurasi data dan mempercepat pengambilan keputusan bisnis.

“Dengan dukungan teknologi digital, perusahaan memiliki basis data aset yang lebih kuat sehingga setiap keputusan dapat diambil secara lebih cepat, tepat, dan berbasis data,” ujar Rivai.

Dia menegaskan, optimalisasi aset merupakan investasi jangka panjang untuk membangun PTPN I yang sehat, modern, adaptif, dan berkelanjutan.

“Melalui tata kelola yang baik, kolaborasi strategis, dan transformasi yang berkelanjutan, kami ingin memastikan setiap aset PTPN I menjadi kekuatan utama yang menciptakan nilai tambah dan memperkuat masa depan perusahaan,” tutupnya. (omy)

 

Baca Lainnya

Perkuat Transparansi Logistik, IPC TPK Siapkan Operasional Alat Pemindai Peti Kemas Ekspor

4 Agustus 2026 - 21:16 WIB

Dewan Jabar : Polemik Bisnis Beras Harus Berkeadilan bagi Petani Jawa Barat

4 Agustus 2026 - 20:45 WIB

Perkuat Ekosistem Logistik, Pelindo Regional 2 Banten dan APBMI Banten Sepakati Kerja Sama Bongkar Muat di Pelabuhan Ciwandan

4 Agustus 2026 - 20:33 WIB

HIS Rampungkan Misi Kemanusiaan, TB Hasnur 26 Evakuasi 70 Korban KMP Mutiara Sentosa II

4 Agustus 2026 - 18:49 WIB

PNM Mekaar Perluas Akses Pemberdayaan Perempuan hingga Wilayah Terpencil

4 Agustus 2026 - 15:00 WIB

Pelindo Jasa Maritim Lampaui Target, Laba Bersih Semester I 2026 Naik 44 Persen

4 Agustus 2026 - 11:33 WIB

Kinerja Positif Pelindo Bengkulu, Arus Barang Naik 35,6 Persen dan Topang Ekonomi Daerah

4 Agustus 2026 - 11:14 WIB

Delegasi Madagaskar Kunjungi IPC TPK, Modernisasi Bongkar Muat Berbasis Digital Jadi Sorotan

3 Agustus 2026 - 19:59 WIB

Warung Difabel Sharaswaty Meracik Kopi dengan Semangat Inklusivitas di ICX 2026 Medan

3 Agustus 2026 - 12:48 WIB

KKP Proyeksikan Tambak Udang Terintegrasi Sumba Timur Hasilkan Rp4 Triliun per Tahun

3 Agustus 2026 - 04:37 WIB

Trending di EKOBIS