Menu

Mode Gelap
Bank Sampah Mapolis-BK3 Himpun Rata-rata 1 Ton Sampah Anorganik per Bulan, Warga Diajak Konsisten Pilah Sampah Petugas Pengisian Air KAI Services, Garda Senyap di Balik Nyamannya Perjalanan Kereta Api Prabowo: Motor Listrik Nasional Segera Diluncurkan dalam Beberapa Pekan 31 Tahun Argo, KAI Catat Pertumbuhan Penumpang dan Terus Kembangkan Layanan Kereta Antarkota Harga BBM Khusus Kapal Ikan Rp15.000 Disambut Positif, Nelayan Optimistis Produktivitas Meningkat KAI Tutup Sementara Jalur 4 dan 5 Stasiun Bogor untuk Pembangunan Kanopi Peron

ANJUNGAN

Ditjen Hubdat Siapkan Strategi Kelancaran Penyeberangan Merak-Bakauheni Selama Nataru

badge-check


 Dirjen Hubdat di Pelabuhan Merak Perbesar

Dirjen Hubdat di Pelabuhan Merak

Wartatrans.com, CILEGON – Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan menyiapkan strategi guna memastikan kelancaran arus penyeberangan di Pelabuhan Merak-Bakauheni pada periode libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).

Hal tersebut disampaikan Dirjen Perhubungan Darat Aan Suhanan saat memimpin rapat koordinasi persiapan Nataru bersama para stakeholders di Pelabuhan Merak, Cilegon, Banten, Jumat (21/6/2025).

“Saya optimistis kita bisa melaksanakan operasi Nataru kali ini dengan baik. Kami sudah menyiapkan beberapa strategi yang akan dilaksanakan saat operasi nanti karena selama dua tahun terakhir Merak jadi salah satu titik krusial saat masa Nataru,” tutur Dirjen Aan.

Berdasarkan pengalaman Nataru sebelumnya, Ditjen Perhubungan Darat kembali menerapkan skema pembagian tiga pelabuhan penyeberangan di Pelabuhan Merak untuk mengurai kepadatan.

Pihaknya, juga telah siapkan satu pelabuhan pendukung sebagai contingency plan.

“Dari Merak ke Bakauheni, kita bagi di tiga pelabuhan, ada di BBJ Bojonegara, kemudian Pelabuhan Merak sendiri, dan Ciwandan. Satu dermaga untuk
contingency plan bila tiga pelabuhan tadi sudah tidak bisa menampung, kita siapkan Pelabuhan KBS (Krakatau Bandar Samudera),” urainya.

Sementara di sisi Bakauheni, volume kendaraan juga dibagi di tiga pelabuhan.

Di antaranya BBJ Muara Pilu untuk arus dari dan ke BBJ Bojonegara, lintasan utama Pelabuhan Bakauheni dengan Pelabuhan Merak, serta Pelabuhan PT Wijaya Karya Beton untuk arus dari dan ke Ciwandan.

Aan mengungkapkan strategi lainnya yang akan diterapkan yakni delaying system menuju Pelabuhan Merak dan Bakauheni.

Pelaksanaan delaying system ini melalui penerapan buffer zone (zona penyangga) di rest area jalan tol serta jalan arteri.

“Delaying system ini berarti harus ada buffer zone untuk parkir kendaraan ketika terjadi situasi yang tidak bisa dilangsungkan penyeberangan. Ini semua sudah disiapkan baik di Merak maupun di Bakauheni,” kata Aan.

Adapun buffer zone di Merak yakni rest area KM 13, KM 43, KM 68, jalan arteri Cikuasa Atas yang bisa menampung total 1.050 kendaraan kecil dan 200 kendaraan roda dua.

Sedangkan penerapan delaying system di Lampung tersebar di delapan titik buffer zone dengan total kapasitas parkir 1.190 kendaraan kecil.

Lebih lanjut, Aan juga meminta semua stakeholder untuk mewaspadai cuaca ekstrem di Desember nanti.

“Berdasarkan prediksi BMKG, puncak musim hujan terjadi pada Desember hingga Januari,” ujarnya

Dari BMKG memprediksi untuk cuaca di Desember jadi puncak musim hujan, disertai angin, ada juga potensi banjir rob. Kemudian ada beberapa prediksi terkait gelombang dan kecepatan angin yang perlu diwaspadai sehingga keselamatan penyeberangan bisa terjamin,” ungkap Aan.

Dia meyakini, penyelenggaraan Nataru kali ini dapat berjalan lancar dan sukses berkat persiapan strategi yang matang dan koordinasi semua stakeholder.

Turut hadir dalam rakor ini Sekretaris Deputi Bid. Koodinasi Konektivitas Kemenko Infrawil, Rustam Efendi; Plt. Sekretaris Utama BMKG, Guswanto; Direktur Operasi & Transformasi PT ASDP,  Rio Theodore; Direktur Lalu Lintas Jalan, Rudi Irawan, Kadishub Prov. Banten, Kadishub Prov. Lampung, Dirlantas Polda Banten dan Dirlantas Polda Lampung. (omy)

 

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Harga BBM Khusus Kapal Ikan Rp15.000 Disambut Positif, Nelayan Optimistis Produktivitas Meningkat

18 Juli 2026 - 09:27 WIB

IPCC Kenalkan Ekosistem Logistik Otomotif kepada GIBEI FEB UNJ

17 Juli 2026 - 21:41 WIB

Pelindo Regional 2 Tanjung Priok Gelar  Pemeriksaan TBC Gratis dan Santunan Anak Yatim di Kalibaru

17 Juli 2026 - 21:33 WIB

Sambut HUT Ke-13, IPC TPK Bukukan Peningkatan Kinerja Arus Peti Kemas 7 Persen

17 Juli 2026 - 21:24 WIB

Wujudkan Kepedulian Lingkungan Laut, Pelindo Regional 2 Banten Gelar Program TJSL Konservasi Terumbu Karang di Pulau Merak Besar

17 Juli 2026 - 21:17 WIB

Dari Kolong Tol untuk Ketahanan Pangan, PT Pelindo Sinergi Lokaseva Panen Perdana TJSL Ikan Nila

17 Juli 2026 - 21:11 WIB

ASDP Percepat Sterilisasi 6 Pelabuhan demi Layanan Modern Berstandar Keselamatan Tinggi

17 Juli 2026 - 18:14 WIB

Pelindo Regional 2 Catat Pertumbuhan Positif di Seluruh Lini Layanan Kepelabuhanan

16 Juli 2026 - 20:38 WIB

Komitmen ASRI Berbuah Prestasi, IPCC Sabet Penghargaan Green and Smart Port 2026

16 Juli 2026 - 20:18 WIB

Pemerintah Percepat Penanganan Ketapang-Gilimanuk, ASDP Siap Perkuat Kapasitas Layanan

16 Juli 2026 - 15:51 WIB

Trending di ANJUNGAN