Menu

Mode Gelap
Polemik Toko Kue Gambang Semarang Kian Berkembang Liar, Owner Sesungguhnya Sulit Ditemui Pascagempa Sulut, PGE Pastikan PLTP Lahendong Aman dan Beroperasi Stabil Akses Jalan Utama Takengon – Gayo Lues Putus, Jalan Alternatif Rusak Parah Badai Siap Poles Peserta Band Academy Jadi Musisi Profesional Respons Cepat Hadapi Lonjakan Logistik di Ketapang, Layanan Penyeberangan Tetap Terkendali KAI Daop 1 Jakarta Catat Lonjakan Mobilitas Selama Long Weekend Wafat Yesus Kristus

BANDARA

Ditjen Hubud Perkuat Pengawasan Keamanan Penerbangan

badge-check


 Cek data kemaanan penerbangan Perbesar

Cek data kemaanan penerbangan

Wartatrans.com, JAKARTA – Direktorat Jenderal Perhubungan Udara (Ditjen Hubud) Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Keamanan Penerbangan (Ditkampen) terus memperkuat pengawasan keamanan penerbangan untuk memastikan kesiapan penyelenggaraan Angkutan Udara Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).

“Pemeriksaan keamanan penerbangan jelang periode Nataru merupakan langkah krusial untuk memastikan keselamatan, keamanan, dan kenyamanan seluruh pengguna jasa transportasi udara. Melalui pengawasan yang ketat dan kepatuhan terhadap prosedur keamanan, kami berkomitmen menjaga agar seluruh operasional penerbangan selama Nataru berjalan aman, tertib, dan lancar,” jelas Direktur Keamanan Penerbangan, Capt. Sigit Hani, Selasa (16/12/2025).

Pengawasan dilaksanakan secara intensif dan berkelanjutan di sejumlah bandar udara strategis seperti Bandar Udara Aji Pangeran Tumenggung (APT) Pranoto Samarinda pada tanggal 3-6 Desember 2025, dan Bandar Udara Internasional Hang Nadim Batam, serta Bandar Udara Internasional Kualanamu Deli Serdang pada 9-12 Desember 2025.

Adapun objek pengawasan meliputi pengamanan sisi darat dan sisi udara mencakup beberapa area, antara lain pengoperasian keamanan bandar udara, pemeriksaan penumpang dan bagasi, serta pemeriksaan kargo dan pos.

Hasil monitoring pada ketiga bandara tersebut menunjukkan ketiganya telah siap dalam menyambut periode Nataru 2025/2026, dengan pemenuhan standar keamanan penerbangan, penerapan langkah-langkah mitigasi risiko, serta koordinasi yang baik dengan para pemangku kepentingan terkait.

“Direktorat Keamanan Penerbangan tidak hanya memverifikasi kesesuaian operasional dengan SOP dan regulasi yang berlaku, tetapi juga memastikan seluruh temuan hasil monitoring ditindaklanjuti hingga tuntas, sehingga tidak berpotensi mengganggu keselamatan dan keamanan penerbangan,” ujar Capt. Sigit.

Dalam mendukung kesiapan operasional Nataru, ketiga bandar udara tersebut juga secara aktif berkoordinasi dengan stakeholder terkait seperti TNI, Polri, BMKG, Bea Cukai, Imigrasi, Karantina Kesehatan, Badan Karantina Indonesia, AirNav Indonesia, dan Pemerintah Kota setempat.

Pengawasan ini diharapkan dapat memberikan jaminan kepada masyarakat bahwa perjalanan udara selama Nataru dilaksanakan secara aman, selamat, dan nyaman, sekaligus mendorong operator bandara untuk terus meningkatkan standar keamanan sesuai ketentuan dan secara konsisten.

Adapun di Bandara APT Pranoto Samarinda, Ditjen Hubud melalui Inspektur Direktorat Keamanan Penerbangan melaksanakan monitoring keamanan penerbangan pada 3–6 Desember 2025.

Monitoring ini bertujuan memastikan kesiapan bandara menghadapi lonjakan penumpang Nataru sesuai Program Keamanan Penerbangan Nasional.

Ditjen Hubud juga mengimbau kepada seluruh calon penumpang untuk datang lebih awal ke bandara, mematuhi seluruh prosedur keamanan, serta memastikan tidak membawa barang dilarang atau barang-barang yang bertentangan dengan peraturan perundangundangan.

“Dengan kolaborasi yang solid antara regulator, operator, dan masyarakat, diharapkan penyelenggaraan Angkutan Udara Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 dapat berjalan dengan aman, selamat, tertib, dan nyaman di seluruh wilayah Indonesia,” tutup Capt. Sigit. (omy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Dukung Persiapan Konsumsi Jemaah Haji, Garuda Terbangkan 15 Ton Makanan Siap Saji ke Jeddah

2 April 2026 - 19:36 WIB

Garuda Indonesia Sebut Kinerja Positif GMFI jadi Sinyal Kuat Pemulihan Grup

2 April 2026 - 15:59 WIB

InJourney Sukses Optimalkan Kelancaran Arus Mudik dan Libur Lebaran 2026

1 April 2026 - 18:49 WIB

Perhatian! Naik Garuda Indonesia, Tiket ke Jeddah dan Madinah Cuma Mulai Rp4 Jutaan

1 April 2026 - 16:29 WIB

Jamaah Umrah Lhokseumawe Berangkat ke Madinah, Skema Kemudahan Biaya Jadi Sorotan

1 April 2026 - 15:14 WIB

INACA Minta Pemerintah Segera Realisasikan Kenaikan Fuel Surcharge dan TBA Penerbangan

1 April 2026 - 13:47 WIB

Garuda Indonesia Siapkan Antisipasi Hadapi Rencana Kenaikan Avtur

1 April 2026 - 05:51 WIB

Garuda Indonesia dan Citilink Selesaikan Operasional Peak Season dengan OTP Tembus 92,08%

31 Maret 2026 - 14:30 WIB

Ini 5 Indikator Kesuksesan Angleb di Bandara InJourney Airports

30 Maret 2026 - 19:00 WIB

Layani 8,8 Juta Penumpang, Angleb Sukses di Seluruh Bandara InJourney Airports

30 Maret 2026 - 18:51 WIB

Trending di BANDARA