Menu

Mode Gelap
KAI Commuter Siagakan 126 Personel di Stasiun Strategis Antisipasi Aksi Massa Kembali ke Kampus, Wabup Bireuen Razuardi Jadi Pemateri PKKMB Universitas Almuslim 2026 PARFI ’56 Ingin Bangun Dana Abadi untuk Seniman Pelindo Solusi Digital Hadirkan Pemeriksaan Kesehatan Gratis bagi Warga Sekitar Pelabuhan Tanjung Priok Dukung Kebijakan Logistik Nasional, IPC TPK Paparkan Kinerja Operasional Real-Time kepada Bappenas RI KAI Terapkan B50, Tekan Emisi Karbon Operasional Kereta Api

PERISTIWA

Festival Lomba Mural Meriahkan Bantaran Talud Code Terban Selama Empat Hari

badge-check


 Festival Lomba Mural Meriahkan Bantaran Talud Code Terban Selama Empat Hari Perbesar

Wartatrans.com,YOGYAKARTA — Suasana bantaran Talud Code di Kelurahan Terban, Kecamatan Gondokusuman, Kemantren Jetis Yogyakarta berubah menjadi lautan warna. Selama empat hari, mulai 22 hingga 25 November 2025, kawasan itu menjadi panggung kreativitas dalam Festival Lomba Mural yang diikuti 30 peserta dari berbagai komunitas mural Yogyakarta dan sejumlah daerah luar kota.

Meski cuaca mendung menaungi hampir seluruh rangkaian kegiatan, antusiasme peserta maupun warga tetap tinggi. Komunitas mural dari Batu Malang, Tegal, Brebes, Pemalang, Semarang, Magelang, hingga Salatiga turut memeriahkan kompetisi mural yang digelar di sepanjang dinding talud permanen Kali Code.

Peserta mural sedang asik menggores warna menjadi gambar.

Dari Kawasan Kumuh Menjadi Ruang Publik Estetis

Kawasan Terban Madani dulunya dikenal sebagai hunian kumuh kaum urban di tepi Sungai Code. Penataan lingkungan yang buruk—mulai dari sanitasi, jalur penghubung, hingga sistem pembuangan sampah—membuat kawasan ini terkesan semrawut dan tidak teratur.

Setelah dilakukan pembangunan talud permanen dan penataan hunian menjadi klaster rusun, wajah baru Terban kini terlihat jauh lebih tertata, layak huni, dan bernuansa modern. Dinding talud yang semula kusam dan penuh bekas bekesting cor telah berubah menjadi kanvas raksasa yang menghadirkan gradasi warna dan berbagai karakter mural dari para seniman.

Apresiasi Camat Gondokusuman

Camat Gondokusuman Kemantren Yogyakarta, Guritno A.P., memberikan apresiasi besar terhadap kegiatan ini. Menurutnya, kehadiran mural tidak hanya memperindah kawasan, tetapi memiliki nilai sosial yang lebih luas.

“Mural bukan sekadar elemen penghias talud sungai. Di balik goresan warna itu ada pesan moral positif yang ingin disampaikan kepada masyarakat. Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini karena mampu membangun ruang publik yang lebih hidup dan edukatif,” ungkap Guritno.

Camat Gondokusuman Kemantren Yogyakarta, Guritno A.P.

Harapan Menjadi Ikon Wisata Baru

Ketua Pelaksana Festival Mural sekaligus penggagas konsep, Harjono, yang juga Ketua LPMK Yogyakarta, berharap kegiatan ini dapat menjadi pilot project dalam pengembangan ikon wisata lokal.

“Kegiatan ini kami harapkan memberi dampak positif bagi masyarakat sekaligus menjadi ikon pariwisata baru yang mampu menggerakkan ekonomi warga sekitar,” ujarnya.

Sejak festival digelar, pedagang UMKM yang berjualan makanan dan minuman merasakan peningkatan jumlah pengunjung. Masyarakat yang datang untuk menyaksikan proses pembuatan mural menjadi pasar potensial selama empat hari berlangsungnya acara.

Ruang Publik yang Semakin Hidup

Festival mural ini tidak hanya mengubah tampilan bantaran kali menjadi lebih artistik, tetapi juga memperkuat identitas Terban sebagai komunitas urban yang kreatif dan adaptif. Dengan hadirnya deretan mural baru, kawasan Talud Code kini berpotensi berkembang sebagai destinasi wisata alternatif yang memadukan seni, lingkungan, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.*** (Priyo)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Kembali ke Kampus, Wabup Bireuen Razuardi Jadi Pemateri PKKMB Universitas Almuslim 2026

27 Agustus 2026 - 11:21 WIB

PARFI ’56 Ingin Bangun Dana Abadi untuk Seniman

27 Agustus 2026 - 11:16 WIB

Pelindo Solusi Digital Hadirkan Pemeriksaan Kesehatan Gratis bagi Warga Sekitar Pelabuhan Tanjung Priok

27 Agustus 2026 - 05:45 WIB

Dukung Kebijakan Logistik Nasional, IPC TPK Paparkan Kinerja Operasional Real-Time kepada Bappenas RI

27 Agustus 2026 - 05:38 WIB

Semarak Kemerdekaan, Warga Griya Serpong Adu Kekompakan di Masak Gesss Episode 324

26 Agustus 2026 - 17:22 WIB

“Meradjoet Sendja” Hadirkan Orkestrasi Kebangsaan, Satukan Seni, Sejarah dan Kepedulian Sosial

26 Agustus 2026 - 17:14 WIB

Pemprov Jateng Antisipasi Banyak Warganya Yang Ingin Menggeruduk Gedung DPR RI

26 Agustus 2026 - 16:44 WIB

Haji Fikri Serap Aspirasi Warga Ciomas, Soroti Banjir, Longsor, dan Kerusakan Infrastruktur

26 Agustus 2026 - 15:03 WIB

7Dunia Seandainya Engkau Tahu Single Raih Ratusan Ribu Views YouTube, Kini Tembus Puluhan Ribu Stream Spotify

26 Agustus 2026 - 13:48 WIB

KKP Intensifkan Bantuan untuk Korban Gempa NTT, Donasi Terkumpul Rp920 Juta

26 Agustus 2026 - 13:02 WIB

Trending di NASIONAL