Menu

Mode Gelap
Perang Apparel Piala Dunia 2026: Hegemoni, Inovasi, dan Cuan Raksasa di Panggung 11 Miliar Dolar Paradoks Sampah: Swedia Sudah Impor Limbah, RI Kebakaran TPA Hingga 10 Hari Rp80 Triliun Subsidi Mobil Listrik, Industri Untung Rakyat Tetap Naik Motor Normalisasi Ciliwung Telan Anggaran Rp300 M: 1 RT Pasti Hilang, Banjir Belum Tentu  390 Ton Logam Tanah Jarang Bocor, Hilirisasi Indonesia Sangat Dipertanyakan IPC TPK Rayakan 13 Tahun dengan Semangat ESG, Hadirkan Pertumbuhan yang Berdampak Positif

PERISTIWA

Festival Lomba Mural Meriahkan Bantaran Talud Code Terban Selama Empat Hari

badge-check


 Festival Lomba Mural Meriahkan Bantaran Talud Code Terban Selama Empat Hari Perbesar

Wartatrans.com,YOGYAKARTA — Suasana bantaran Talud Code di Kelurahan Terban, Kecamatan Gondokusuman, Kemantren Jetis Yogyakarta berubah menjadi lautan warna. Selama empat hari, mulai 22 hingga 25 November 2025, kawasan itu menjadi panggung kreativitas dalam Festival Lomba Mural yang diikuti 30 peserta dari berbagai komunitas mural Yogyakarta dan sejumlah daerah luar kota.

Meski cuaca mendung menaungi hampir seluruh rangkaian kegiatan, antusiasme peserta maupun warga tetap tinggi. Komunitas mural dari Batu Malang, Tegal, Brebes, Pemalang, Semarang, Magelang, hingga Salatiga turut memeriahkan kompetisi mural yang digelar di sepanjang dinding talud permanen Kali Code.

Peserta mural sedang asik menggores warna menjadi gambar.

Dari Kawasan Kumuh Menjadi Ruang Publik Estetis

Kawasan Terban Madani dulunya dikenal sebagai hunian kumuh kaum urban di tepi Sungai Code. Penataan lingkungan yang buruk—mulai dari sanitasi, jalur penghubung, hingga sistem pembuangan sampah—membuat kawasan ini terkesan semrawut dan tidak teratur.

Setelah dilakukan pembangunan talud permanen dan penataan hunian menjadi klaster rusun, wajah baru Terban kini terlihat jauh lebih tertata, layak huni, dan bernuansa modern. Dinding talud yang semula kusam dan penuh bekas bekesting cor telah berubah menjadi kanvas raksasa yang menghadirkan gradasi warna dan berbagai karakter mural dari para seniman.

Apresiasi Camat Gondokusuman

Camat Gondokusuman Kemantren Yogyakarta, Guritno A.P., memberikan apresiasi besar terhadap kegiatan ini. Menurutnya, kehadiran mural tidak hanya memperindah kawasan, tetapi memiliki nilai sosial yang lebih luas.

“Mural bukan sekadar elemen penghias talud sungai. Di balik goresan warna itu ada pesan moral positif yang ingin disampaikan kepada masyarakat. Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini karena mampu membangun ruang publik yang lebih hidup dan edukatif,” ungkap Guritno.

Camat Gondokusuman Kemantren Yogyakarta, Guritno A.P.

Harapan Menjadi Ikon Wisata Baru

Ketua Pelaksana Festival Mural sekaligus penggagas konsep, Harjono, yang juga Ketua LPMK Yogyakarta, berharap kegiatan ini dapat menjadi pilot project dalam pengembangan ikon wisata lokal.

“Kegiatan ini kami harapkan memberi dampak positif bagi masyarakat sekaligus menjadi ikon pariwisata baru yang mampu menggerakkan ekonomi warga sekitar,” ujarnya.

Sejak festival digelar, pedagang UMKM yang berjualan makanan dan minuman merasakan peningkatan jumlah pengunjung. Masyarakat yang datang untuk menyaksikan proses pembuatan mural menjadi pasar potensial selama empat hari berlangsungnya acara.

Ruang Publik yang Semakin Hidup

Festival mural ini tidak hanya mengubah tampilan bantaran kali menjadi lebih artistik, tetapi juga memperkuat identitas Terban sebagai komunitas urban yang kreatif dan adaptif. Dengan hadirnya deretan mural baru, kawasan Talud Code kini berpotensi berkembang sebagai destinasi wisata alternatif yang memadukan seni, lingkungan, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.*** (Priyo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Paradoks Sampah: Swedia Sudah Impor Limbah, RI Kebakaran TPA Hingga 10 Hari

12 Juli 2026 - 15:12 WIB

Normalisasi Ciliwung Telan Anggaran Rp300 M: 1 RT Pasti Hilang, Banjir Belum Tentu 

12 Juli 2026 - 15:05 WIB

390 Ton Logam Tanah Jarang Bocor, Hilirisasi Indonesia Sangat Dipertanyakan

12 Juli 2026 - 15:01 WIB

IPC TPK Rayakan 13 Tahun dengan Semangat ESG, Hadirkan Pertumbuhan yang Berdampak Positif

12 Juli 2026 - 07:11 WIB

Gedung GOS Resmi Berubah Fungsi Menjadi Taman Budaya Negeri Gayo

11 Juli 2026 - 12:44 WIB

Bima Alfath Perkenalkan Single “Cinta Tak Bernyawa”, Siap Tampil Perdana di Panggung NEW CELEBRITY

11 Juli 2026 - 12:18 WIB

Akhirnya, Febrie Adriansyah Mundur dari Jampidsus

11 Juli 2026 - 07:53 WIB

HSBI Peringati Hari Sastra dengan Pentas Seni di Padepokan Mahagenta

11 Juli 2026 - 01:06 WIB

Nina Nugroho Bergabung dengan IKAC, Wujud Pengabdian untuk Kampung Halaman

10 Juli 2026 - 20:41 WIB

Jum’at Berkah Aceh Bangun Ukhuwah Lewat Segelas Kopi dan Sepotong Kue di Masjid tansaran 

10 Juli 2026 - 20:37 WIB

Trending di RAGAM