Menu

Mode Gelap
Security KAI Gagalkan Pencurian Kabel Grounding LRT Jabodebek Ketua KP3ALA Pusat, Prof. Rahmat Salam: Pemekaran ALA untuk Perkuat Wali Nangroe Tirakatan 17 Agustus: Kebersamaan Lesehan yang Menyatu dalam Syukur dan Khidmat 3 Pekan Sebelum Gempa M7,7, NTT Baru Perkuat Pusdalops Pascagempa, Kemen PU Pastikan Akses dan Kebutuhan Dasar di Labuan Bajo Segera Ditangani Jelang 17 Agustus, 16.913 Tiket Promo KAI Terjual, Pemesanan Long Weekend Capai 706.908 Tiket

RAGAM

Film Ghost Buzzer, Layak Lolos Sensor untuk Semua Umur!

badge-check


 Film Ghost Buzzer, Layak Lolos Sensor untuk Semua Umur! Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – Menjelang Hari Anak Nasional (HAN) 23 Juli ada tiga hingg empat judul film anak termasuk animasi menemani hari libur sekolah dan Ghost Buzzer – Horor Fantasi Ramah Anak.

Dalam film tersebut, menceritakan, Petualangan 4 Sekawan dengan alat pendeteksi hantu membantu beberapa kasus misteri.

Mereka adalah Udin (Rafael Fernando),  Nizam(Nevan Atallah),  Raka (Claudio Alexandre) dan Chacha (Charissa Putri).

Anda pasti ingat dengan petualangan 4 sekawan kembali lagi di khazanah perfilman nasional dari tangan dingin tokoh sanggar anak dan sekolah non formal, Aditya Gumay dari Sanggar Ananda yang mengentaskan ide dan gagasan bersama Ko Amirullah dari M8 Pictures dengan duo sutradara kak Agus dan kak Amir Gumay.

“Salut dan terima kasih ke pihak M8 Pictures perkenalkan genre beda dan bikin anak Anda tidak takut dengan hantu/setan. Dunia Ghaib sepatutnya dikenalkan sejak dini agar tidak terkesan menakut-nakuti dan ada respectnya juga terpenting tidak takut sama sekali melainkan takutnya itu sama Allah SWT, ” jelas Kak Seto Ketua Umum LPAI dan penggagas Sahabat Anak Indonesia, Kamis (18/6/2026).

Ghost Buzzer merupakan Horor Komedi Fantasi dengan Empat Sahabat yang kreatif dan periang.

Saat special screening disambut riuh gembira dari anak-anak Paud, SD, SMP dan SMA/SMK.

Kak Seto setuju dan menyampaikan bahwa film tersebut layak raih STLS SU- Segala Usia.

Dia nonton bareng (nobar) Rabu (17/6/2026) bersama pelajar SMPN 2OO Rorotan Jakut, Mahasiswa Fakultas Psikologi YAI Jakarta bersama kak Koenz

Dekannya, para orang tua Anak DS dengan Difabel, Emak-Emak dan Guru Menteng & Kenari, PGRI, Gufri Direktorat FMS DitJen PPPK Kemenbud RI dan lainnya.

Mereka kompak dan segendang sepenarian, Ghost Buzzer yang akan tayang Kamis (16/7/2026).

Ko Amirullah selaku Executive Producer dari M8 Pictures berterimakasih proses surat menyurat dan konsultasi bersama LSF yang langsung ditangani dengan baik oleh Kak Naswardi yang juga dulu pernah di KPAI.

“Saya senang sekali film saya ini raih STLS SU- Segala Usia untuk poster dan trailer sementara menanti untuk filmnya berdurasi kurang lebih 90menit semoga juga SU,” papar Ko Amir saat mendampingi Kak Seto.

Ghost Buzzer mengenalkan hal mistis dengan perspektif anak, mereka 4 sekawan membuktikan adanya makhluk astral dengan alat sederhana hasil kreativitas mereka.

“Ini adalah konsep Horor yang Ramah Anak jadi berbeda dengan film horor pada umumnya, Ghost Buzzer tidak mengandalkan adegan jumpscare yang berlebihan. Film ini lebih menonjolkan unsur petualangan, fantasi, dan misteri yang seru, sehingga aman ditonton oleh anak-anak dan tetap menarik untuk seluruh anggota keluarga,” jelasnya.

Menurutnya, akan unsur komedi menjadi salah satu kekuatan utama film ini.

Humor yang disajikan ringan, segar, dan mudah dipahami penonton muda, sehingga mampu menciptakan suasana yang menghibur tanpa mengurangi keseruan cerita.

Tentu saja di balik kisahnya yang seru, Ghost Buzzer menghadirkan pesan moral tentang persahabatan, keberanian, kerja sama, dan empati.

Film ini tidak hanya menghibur, tetapi juga memberikan nilai-nilai positif yang dapat menjadi inspirasi bagi anak-anak dan keluarga.

Sinopsis Singkat:
Film “Ghost Buzzer” berkisah tentang empat orang anak yang menjalin persahabatan kuat.

Di tengah keseharian mereka, keempatnya memiliki kegemaran unik dan menantang, yaitu menyelidiki berbagai fenomena dunia gaib.

Kegemaran ini membawa mereka masuk ke dalam pusaran petualangan luar biasa, di mana mereka bertemu dengan bermacam-macam hantu dengan karakteristik yang beragam.

Intrik semakin memuncak ketika mereka bertemu dengan arwah seorang anak yang terjebak di alam gaib. Arwah tersebut memohon bantuan agar mereka dapat menyelamatkannya.

Misi penyelamatan yang penuh tawa, ketegangan, dan pesan moral tentang persahabatan inilah yang menjadi inti utama dari film ini. (omy)

 

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Ketua KP3ALA Pusat, Prof. Rahmat Salam: Pemekaran ALA untuk Perkuat Wali Nangroe

16 Agustus 2026 - 22:20 WIB

Tirakatan 17 Agustus: Kebersamaan Lesehan yang Menyatu dalam Syukur dan Khidmat

16 Agustus 2026 - 21:55 WIB

Pertamina Patra Niaga Percepat Penanganan Bencana dan Pemulihan Suplai BBM & LPG di Flores

16 Agustus 2026 - 19:56 WIB

Perayaan Hari Didong Di Musara Gayo Jabodetabek Meriah, Silvia Kim dari Korea Selatan Ikut Berdidong

16 Agustus 2026 - 16:23 WIB

Haji Fikri Ajak Masyarakat Jawa Barat Merenungi Makna Kemerdekaan ke-81, Dari Seremoni Menuju Pengabdian Nyata

16 Agustus 2026 - 15:58 WIB

Laznas ASAR Humanity Bergerak Tanggap Bencana Bersama Relawan KSATRIA di NTT

16 Agustus 2026 - 14:41 WIB

Penanganan Bencana Lambat, Hasil Bumi Dikeruk, Tapi Butir MoU Tidak Pernah Diselesaikan Pemerintah Pusat. Aceh Sudah Muak!

16 Agustus 2026 - 14:34 WIB

Semarang Terancam Rob Permanen, Tanahnya Amblas 12 Sentimeter Pertahun

16 Agustus 2026 - 14:18 WIB

Delegasi Rimba Raya Kecam Keras Insiden Pelecehan Budaya Aceh di Panggung Jamnas: “Jangan Lupakan Sejarah Aceh”

16 Agustus 2026 - 13:33 WIB

Budaya Aceh Dilecehkan di Jamnas Pramuka 2026: Lampu Panggung Dimatikan Saat Penampilan

16 Agustus 2026 - 13:00 WIB

Trending di RAGAM