Menu ✖

Mode Gelap
BGN Keluarkan Aturan Baru Tentang Insentif SPPG, Berlaku Mulai 5 Oktober 2026 Pencuri Kabel Whoosh Berhasil Ditangkap, KCIC: Aksinya Bisa Membahayakan Keselamatan Perjalanan Perawatan Sistem Avionik, FL Technics Indonesia Gandeng GE Aerospace InJourney Airports dan SDhI Rampungkan Transisi Pengelolaan Bandara Dhoho Garuda dan Yoowifi Hadirkan eSIM, Komunikasi  jadi Makin Terjangkau Saat di Luar Negeri Modernisasi PPN Pengambengan, Nelayan Lokal Harap Ada Lapangan Kerja Saat Paceklik

RAGAM

Film Ghost Buzzer, Layak Lolos Sensor untuk Semua Umur!

badge-check


 Film Ghost Buzzer, Layak Lolos Sensor untuk Semua Umur! Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – Menjelang Hari Anak Nasional (HAN) 23 Juli ada tiga hingg empat judul film anak termasuk animasi menemani hari libur sekolah dan Ghost Buzzer – Horor Fantasi Ramah Anak.

Dalam film tersebut, menceritakan, Petualangan 4 Sekawan dengan alat pendeteksi hantu membantu beberapa kasus misteri.

Mereka adalah Udin (Rafael Fernando),  Nizam(Nevan Atallah),  Raka (Claudio Alexandre) dan Chacha (Charissa Putri).

Anda pasti ingat dengan petualangan 4 sekawan kembali lagi di khazanah perfilman nasional dari tangan dingin tokoh sanggar anak dan sekolah non formal, Aditya Gumay dari Sanggar Ananda yang mengentaskan ide dan gagasan bersama Ko Amirullah dari M8 Pictures dengan duo sutradara kak Agus dan kak Amir Gumay.

“Salut dan terima kasih ke pihak M8 Pictures perkenalkan genre beda dan bikin anak Anda tidak takut dengan hantu/setan. Dunia Ghaib sepatutnya dikenalkan sejak dini agar tidak terkesan menakut-nakuti dan ada respectnya juga terpenting tidak takut sama sekali melainkan takutnya itu sama Allah SWT, ” jelas Kak Seto Ketua Umum LPAI dan penggagas Sahabat Anak Indonesia, Kamis (18/6/2026).

Ghost Buzzer merupakan Horor Komedi Fantasi dengan Empat Sahabat yang kreatif dan periang.

Saat special screening disambut riuh gembira dari anak-anak Paud, SD, SMP dan SMA/SMK.

Kak Seto setuju dan menyampaikan bahwa film tersebut layak raih STLS SU- Segala Usia.

Dia nonton bareng (nobar) Rabu (17/6/2026) bersama pelajar SMPN 2OO Rorotan Jakut, Mahasiswa Fakultas Psikologi YAI Jakarta bersama kak Koenz

Dekannya, para orang tua Anak DS dengan Difabel, Emak-Emak dan Guru Menteng & Kenari, PGRI, Gufri Direktorat FMS DitJen PPPK Kemenbud RI dan lainnya.

Mereka kompak dan segendang sepenarian, Ghost Buzzer yang akan tayang Kamis (16/7/2026).

Ko Amirullah selaku Executive Producer dari M8 Pictures berterimakasih proses surat menyurat dan konsultasi bersama LSF yang langsung ditangani dengan baik oleh Kak Naswardi yang juga dulu pernah di KPAI.

“Saya senang sekali film saya ini raih STLS SU- Segala Usia untuk poster dan trailer sementara menanti untuk filmnya berdurasi kurang lebih 90menit semoga juga SU,” papar Ko Amir saat mendampingi Kak Seto.

Ghost Buzzer mengenalkan hal mistis dengan perspektif anak, mereka 4 sekawan membuktikan adanya makhluk astral dengan alat sederhana hasil kreativitas mereka.

“Ini adalah konsep Horor yang Ramah Anak jadi berbeda dengan film horor pada umumnya, Ghost Buzzer tidak mengandalkan adegan jumpscare yang berlebihan. Film ini lebih menonjolkan unsur petualangan, fantasi, dan misteri yang seru, sehingga aman ditonton oleh anak-anak dan tetap menarik untuk seluruh anggota keluarga,” jelasnya.

Menurutnya, akan unsur komedi menjadi salah satu kekuatan utama film ini.

Humor yang disajikan ringan, segar, dan mudah dipahami penonton muda, sehingga mampu menciptakan suasana yang menghibur tanpa mengurangi keseruan cerita.

Tentu saja di balik kisahnya yang seru, Ghost Buzzer menghadirkan pesan moral tentang persahabatan, keberanian, kerja sama, dan empati.

Film ini tidak hanya menghibur, tetapi juga memberikan nilai-nilai positif yang dapat menjadi inspirasi bagi anak-anak dan keluarga.

Sinopsis Singkat:
Film “Ghost Buzzer” berkisah tentang empat orang anak yang menjalin persahabatan kuat.

Di tengah keseharian mereka, keempatnya memiliki kegemaran unik dan menantang, yaitu menyelidiki berbagai fenomena dunia gaib.

Kegemaran ini membawa mereka masuk ke dalam pusaran petualangan luar biasa, di mana mereka bertemu dengan bermacam-macam hantu dengan karakteristik yang beragam.

Intrik semakin memuncak ketika mereka bertemu dengan arwah seorang anak yang terjebak di alam gaib. Arwah tersebut memohon bantuan agar mereka dapat menyelamatkannya.

Misi penyelamatan yang penuh tawa, ketegangan, dan pesan moral tentang persahabatan inilah yang menjadi inti utama dari film ini. (omy)

 

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

BGN Keluarkan Aturan Baru Tentang Insentif SPPG, Berlaku Mulai 5 Oktober 2026

1 Oktober 2026 - 20:41 WIB

El Nino Sangat Kuat, 669 Hotspot Terdeteksi di Fakfak

1 Oktober 2026 - 17:16 WIB

Lima Tahun Merger, Pelindo Regional 2 Perkuat Transformasi Layanan dan Kinerja Kepelabuhanan

1 Oktober 2026 - 16:26 WIB

Dukung Mobilitas Kemayoran, DAMRI Jadi Mitra Operasional Layanan Kemon

1 Oktober 2026 - 16:15 WIB

Lima Tahun Pascamerger, Pelindo Teguhkan Transformasi Berlandaskan Semangat Persatuan

1 Oktober 2026 - 14:43 WIB

Sambut Hari Pelindo, Regional 4 Gelar Donor Darah dan Target 100 Kantong

1 Oktober 2026 - 14:29 WIB

Pengobatan Gratis BMPRI Dekatkan Layanan Kesehatan kepada Warga Kampung Antalisa

1 Oktober 2026 - 12:49 WIB

Kebun Hantu, Menyusuri Arsip Tubuh dan Pengalaman yang Tak Selesai

1 Oktober 2026 - 10:53 WIB

AI Mengubah Wajah Demokrasi, Akademisi: Verifikasi Jadi Senjata Publik

1 Oktober 2026 - 10:43 WIB

Penerapan Biometrik Meluas, dari Registrasi SIM Card hingga Perjalanan Udara

1 Oktober 2026 - 09:31 WIB

Trending di RAGAM