Menu

Mode Gelap
KKP dan BP Batam Perkuat Pengawasan Mutu Ekspor Perikanan, Sertifikasi Ditargetkan Lebih Cepat KAI Kembangkan Stasiun Bogor, Peron SF12 Beroperasi Penuh dan Eskalator ke Bogor Paledang Disiapkan Perkuat Kolaborasi Penanganan Masalah Hukum, Pelindo Regional 2 Banten dan Kejaksaan Negeri Cilegon Perpanjang Nota Kesepahaman Hadapi Dinamika Global, IPCC Bukukan Pertumbuhan Kinerja Keuangan Berkelanjutan pada Semester I 2026 Wakil Bupati Aceh Timur Beri Waktu 2 X 24 Jam Kepada “Dun Belanda” Untuk Klarifikasi Terkait Video Viral FPRM Aceh Sesalkan Temuan BPK: Barang Bantuan “Busuk” di Gudang Dinsos Kota Langsa Akibat Tidak Terawat

EKOBIS

Garuda dan Scandinavian Airlines Perkuat Konektivitas ke Eropa Utara

badge-check


 Kerja sama Garuda Indonesia dan SAS Perbesar

Kerja sama Garuda Indonesia dan SAS

Wartatrans.com, JAKARTA – Maskapai penerbangan nasional Garuda Indonesia terus memperkuat jaringan konektivitas globalnya melalui kerja sama  codeshare bersama Scandinavian Airlines (SAS).

Keduanya akan membuka akses perjalanan yang lebih luas dan seamless  antara Indonesia dan kawasan Nordik, sekaligus memperkuat posisi kedua maskapai di pasar Asia dan Eropa Utara.

Kerja sama tersebut memungkinkan para pengguna jasa Garuda maupun SAS untuk menikmati pilihan perjalanan yang lebih terintegrasi menuju berbagai destinasi utama di Indonesia dan negara-negara Skandinavia.

“Melalui kolaborasi ini, penumpang dapat terhubung dengan lebih mudah ke Jakarta dan Bali dari kawasan Nordik, maupun sebaliknya menuju Copenhagen, Stockholm, dan Oslo melalui sejumlah hub internasional utama seperti Amsterdam, Tokyo (Haneda), dan Bangkok yang akan diimplementasikan secara bertahap,” tutur Wakil Direktur Utama Garuda Indonesia Thomas Oentoro, Selasa (9/6/2026).

Penandatanganan Perjanjian Codeshare antara kedua maskapai dilaksanakan pada 7 Juni 2026 bertepatan dengan penyelenggaraan IATA Annual General Meeting di Rio de Janeiro, Brasil.

Dia menyampaikan, kerja sama tersebut merupakan langkah strategis yang mencerminkan komitmen kedua maskapai dalam memperluas konektivitas global sekaligus memperkuat sinergi antaranggota aliansi SkyTeam.

“Di tengah dinamika industri penerbangan global yang terus berkembang, kolaborasi menjadi elemen penting dalam menghadirkan jaringan yang semakin relevan dan bernilai bagi pelanggan. Melalui kemitraan ini, Garuda dan SAS berbagi visi yang sama untuk menghadirkan konektivitas yang lebih luas, seamless, dan berdaya saing, sekaligus membuka akses yang lebih besar antara Indonesia, Asia Tenggara, dan kawasan Nordik,” urai Thomas.

“Sebagai bagian dari transformasi yang tengah kami jalankan, kerja sama ini tidak hanya memperkuat pangsa pasar kedua maskapai, namun juga menghadirkan peluang baru bagi pertumbuhan sektor pariwisata, perdagangan, investasi, hingga mobilitas masyarakat antarwilayah. Kami optimistis kolaborasi ini akan semakin memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu gerbang utama perjalanan di kawasan Asia Tenggara,” lanjutnya.

Sementara itu, SAS President and CEO, Anko Van der Werff menyampaikan bahwa Indonesia merupakan pasar yang memiliki potensi strategis bagi pengembangan jaringan SAS di kawasan Asia.

“Garuda merupakan mitra strategis dalam menghubungkan Skandinavia dengan Indonesia dan kawasan sekitarnya. Bersama-sama, kami berupaya menghadirkan pengalaman perjalanan yang semakin mudah dan lancar bagi pelanggan, pelaku usaha, maupun komunitas yang memiliki hubungan erat antara kedua wilayah. Dengan memperkuat konektivitas ini, kami membuka lebih banyak peluang untuk menghubungkan kawasan Nordik dengan salah satu pasar paling dinamis di Asia,” ujar Van der.

Selain memperluas jaringan penerbangan kedua maskapai, kerja sama tersebut juga menghadirkan manfaat tambahan bagi anggota program loyalitas GarudaMiles dan EuroBonus.

Para anggota kedua program dapat mengumpulkan maupun menukarkan miles pada berbagai penerbangan dalam jaringan gabungan Garuda Indonesia dan SAS.

Melalui kerja sama ini, mulai pertengahan Juni 2026 pelanggan kedua maskapai dapat melakukan pembelian tiket melalui kanal penjualan Garuda maupun SAS untuk penerbangan perdana yang akan mulai beroperasi pada 15 Juni 2026.

Kerja sama tersebut sekaligus memperkuat peran Garuda dalam menghadirkan konektivitas yang semakin luas dari Indonesia menuju berbagai destinasi global, sekaligus mendukung pertumbuhan arus wisatawan, bisnis, dan hubungan ekonomi antara Indonesia dan kawasan Eropa Utara. (omy)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Hadapi Dinamika Global, IPCC Bukukan Pertumbuhan Kinerja Keuangan Berkelanjutan pada Semester I 2026

27 Juli 2026 - 21:00 WIB

J&T Express Berinduk di Cayman dan IPO di Hong Kong

27 Juli 2026 - 15:32 WIB

AirNav dan Airservices Australia Kerja Sama Modernisasi Navigasi Penerbangan

27 Juli 2026 - 15:22 WIB

BUMD Dituntut Ubah Model Bisnis saat Modernisasi 16 Ribu Pasar Rakyat

27 Juli 2026 - 09:40 WIB

Penerbangan Pelita Air Hadirkan Produk UMKM Binaan Pertamina

27 Juli 2026 - 09:11 WIB

ASDP Kembali Gelar Journalism Award 2026

26 Juli 2026 - 12:59 WIB

Mantap, PTPN I Percepat Transisi Energi Berbasis Bioenergi

25 Juli 2026 - 19:23 WIB

Teluk Ratai Siapkan Dermaga Kapal Induk, Infrastruktur Maritim RI Naik Kelas

25 Juli 2026 - 18:56 WIB

PTPN I jadi Pusat Riset Bibit Unggul Perkebunan Nasional

25 Juli 2026 - 18:48 WIB

Pelindo Regional 2 Banten Perkuat Kinerja, Operasional Tumbuh Positif pada Semester I 2026

25 Juli 2026 - 08:47 WIB

Trending di ANJUNGAN