Menu

Mode Gelap
Subsidi TransJakarta dan MRT Diusulkan Tambah Rp934 Miliar Kemenhub Kawal Masa Transisi Penerapan Piece Concept Bagage Garuda Indonesia 3 Kapal Perang Turut Dikerahkan, Pencarian 5 Jurnalis di Selat Sunda Meluas Ungkap Mafia Tanah, Polda Metro  Jaya Gledah Kantor BPN Kab Bogor.  Penerbangan Kembali Dibuka, Wagub Jateng Taj Yasin Pastikan MTQ XXXI di Semarang Berjalan Lancar Pembangunan Dermaga Teluk Ratai Lampung Dikebut

BANDARA

Kemenhub Kawal Masa Transisi Penerapan Piece Concept Bagage Garuda Indonesia

badge-check


 Kemenhub Kawal Masa Transisi Penerapan Piece Concept Bagage Garuda Indonesia Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Udara terus memonitor masa transisi penerapan kebijakan bagasi Piece Concept oleh PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk untuk tiket yang diterbitkan mulai 1 September 2026.

Monitoring secara proaktif dilakukan guna memastikan penerapannya berlangsung tertib, transparan, dan tetap mengedepankan pemenuhan hak konsumen.

Sejalan dengan koordinasi yang telah dilakukan pada fase persiapan, Garuda telah melakukan konsolidasi kesiapan operasional yang mencakup sistem pendukung, petugas pelayanan, mitra ground handling, pengelola bandara, serta kanal penjualan dan informasi.

“Garuda juga telah kami minta untuk menyiapkan langkah mitigasi dan memastikan kesiapan tersebut diterapkan secara konsisten di seluruh titik layanan,” ungkap Dirjen Perhubungan Udara Lukman F Laisa ditulis, Rabu (9/9/2026).

Masa transisi ini merupakan fase penerapan awal yang akan dievaluasi secara bertahap.

Direktorat Jenderal Perhubungan Udara akan terus mencermati pelaksanaannya, termasuk menampung dan mengevaluasi feedback serta aspirasi masyarakat sebagai bagian dari penyempurnaan layanan.

Garuda juga diminta menyampaikan laporan evaluasi secara berkala kepada Direktorat Jenderal Perhubungan Udara sebagai bahan pemantauan dan evaluasi lebih lanjut.

“Garuda turut diminta melanjutkan dan mengintensifkan edukasi kepada penumpang yang telah dilaksanakan sejak pertengahan tahun ini,” katanya.

Informasi mengenai jumlah koli, berat dan dimensi bagasi, serta mekanisme penanganan di bandara harus disampaikan secara jelas, konsisten, transparan, dan mudah dipahami.

Piece Concept merupakan salah satu skema pengelolaan bagasi yang telah diterapkan dalam praktik penerbangan internasional.

Namun, implementasinya di Indonesia tetap perlu diselaraskan dengan karakteristik pengguna jasa dan kesiapan ekosistem penerbangan nasional.

Direktorat Jenderal Perhubungan Udara akan terus melakukan pemantauan, kajian, dan evaluasi secara berkala untuk memastikan tata kelola regulasi tetap adaptif terhadap perkembangan industri penerbangan.

“Seluruh proses penerapan harus tetap mengutamakan keselamatan, kelancaran pelayanan, perlindungan konsumen, dan pemenuhan hak masyarakat sebagai pengguna jasa transportasi udara,” tutup Lukman. (omy)

Baca Lainnya

Meneilisik Skema Bagasi Baru Garuda Indonesia: Bagian Penyempurnaan Layanan

9 September 2026 - 16:23 WIB

Begini APJAPI Soroti Kebijakan Baru Garuda Terkait Piece Concept Bagage

9 September 2026 - 14:46 WIB

Garuda Indonesia Periksa Armada Terdampak Abu Vulkanik Sebelum Kembali Terbang

9 September 2026 - 11:23 WIB

INACA Apresiasi Stakeholder Penerbangan dalam Penanganan Pascaserupsi GAK

9 September 2026 - 09:13 WIB

AirNav Indonesia Resmi Operasikan Jarkompenas

8 September 2026 - 17:32 WIB

Terdampak Abu Vulkanik Gunung Lewotolok, Bandara Wunopito NTT Ditutup

8 September 2026 - 14:30 WIB

AirAsia Kembali Mengoperasikan Penerbangan dari Bandara Terdampak Erupsi GAK

8 September 2026 - 14:20 WIB

Bandara Radin Inten II dan 4 Lainnya Menyusul Dibuka Kembali Hari Ini

8 September 2026 - 11:13 WIB

Penerbangan Lion Air Group Bertahap Beroperasi Kembali dari dan ke Bandara Soekarno-Hatta dan Halim

8 September 2026 - 09:53 WIB

Citilink Operasikan Kembali Penerbangan dari dan ke Jakarta juga Bandung

8 September 2026 - 09:40 WIB

Trending di BANDARA