Menu ✖

Mode Gelap
Estafet Kepemimpinan Garuda Indonesia, Menilik Kiprah Fadjar dan Glenny Mengawal Pemulihan Executive Director 4 Pelindo Paparkan Peran Hukum dalam Bisnis BUMN di FH Unhas Kenalkan Energi Masa Depan, DAMRI Hadirkan Bus H2 DDF di Hydrogen Day 2026 Dukung MotoGP Mandalika 2026, ASDP Optimalkan 13 Kapal di Lintas Padangbai–Lembar Mardani Ali Sera Ungkap Komunikasi Antarfraksi DPR, Wacana Pansus dan Hak Angket Gibran Mengemuka ​Putra Aceh Dr. (Cand) Khaidir Abdurrahman Jalani Upacara Dipeusijuek Sebagai Anggota BPK RI

PERISTIWA

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi Melantik 1049 ‘Pelayan Masyarakat’

badge-check


 Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi Melantik 1049 ‘Pelayan Masyarakat’ Perbesar

Wartatrans.com, JATENG — Dengan adanya penataan organisasi perangkat daerah dan seiring dengan penerapan Struktur Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) baru di Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, Gubernur Ahmad Luthfi melantik lebih dari seribu pejabat aparatur sipil negara (ASN).

Dalam acara yang berlangsung Kamis di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Semarang ini, Luthfi menegaskan bahwa pemilihan pejabat di lingkungannya tidak berdasar negosiasi apalagi titipan.

Sang nomer satu di Jateng mengatakan bahwa seluruh proses mutasi, rotasi, dan promosi ASN dilakukan secara profesional, tidak direkayasa dan sesuai sistem merit.

Penandatanganan SK pelantikan.

“Jangan ada pemikiran bahwa birokrasi bisa direkayasa. Jabatan di sini ditentukan sistem merit, bukan oleh titipan atau tawar-menawar,” katanya.

Para pejabat yang dilantik telah melalui mekanisme dan kualifikasi sesuai ketentuan Badan Kepegawaian Negara (BKN) serta Kementerian Dalam Negeri, maka dengan demikian prinsip sistem merit berjalan.

Luthfi mengibaratkan birokrasi itu motor dan bahan bakarnya adalah ASN. Sang motor akan berjalan bagus dan memuaskan jika diisi bahan bakar berkualitas.

Dengan kata lain Luthfi mengharap integritas dan pelayanan publik menjadi orientasi utama ASN. Menurutnya, keberhasilan birokrasi diukur dari kualitas layanan kepada masyarakat.

“Masyarakat adalah Ndoro (Tuan), sedangkan ASN adalah pelayan. Birokrasi hadir untuk melayani,” ujar Luthfi.

Para pelayan masyarakat.

Pelantikan diikuti 1.049 ‘Pelayan Masyarakat’

yang rinciannya terdiri atas 46 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, dimana 37 merupakan pengukuhan jabatan tetap, sedangkan yang 9 berdasarkan rekomendasi BKN.

Kemudian 381 Pejabat Administrator terdiri dari 71 pengukuhan jabatan tetap, dan 309 berdasarkan rekomendasi BKN, serta 1 dari Kemendagri.

Selanjutnya 623 Pejabat Pengawas yang terdiri dari 175 pengukuhan jabatan tetap, dan 440 berdasarkan rekomendasi BKN.*** (Slamet Widodo)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Executive Director 4 Pelindo Paparkan Peran Hukum dalam Bisnis BUMN di FH Unhas

11 Oktober 2026 - 19:50 WIB

Kenalkan Energi Masa Depan, DAMRI Hadirkan Bus H2 DDF di Hydrogen Day 2026

11 Oktober 2026 - 19:43 WIB

Mardani Ali Sera Ungkap Komunikasi Antarfraksi DPR, Wacana Pansus dan Hak Angket Gibran Mengemuka

11 Oktober 2026 - 15:26 WIB

​Putra Aceh Dr. (Cand) Khaidir Abdurrahman Jalani Upacara Dipeusijuek Sebagai Anggota BPK RI

11 Oktober 2026 - 14:29 WIB

Pompa Air Sempat Gangguan, Fasilitas Toilet dan Musala Stasiun Jatinegara Kembali Normal

11 Oktober 2026 - 11:51 WIB

Demokrat Belum Bersikap Soal Pemakzulan Gibran, Soliditas Koalisi Prabowo Jadi Sorotan

11 Oktober 2026 - 10:45 WIB

Endatoe Foundation Gelar Webinar “Career Abroad”: Buka Jalan Pemuda-Pemudi Aceh Menjadi Tenaga Medis di Jerman

11 Oktober 2026 - 08:44 WIB

PTP Nonpetikemas Dorong Generasi Muda Perluas Wawasan dan Raih Cita-Cita

11 Oktober 2026 - 00:42 WIB

Hadir di Multifinance Day 2026, ACC Dukung Inklusi Keuangan OJK

11 Oktober 2026 - 00:29 WIB

KAI Umumkan Tanu & Friends Karya Muhamad Erwin Ramadhan sebagai Juara IP Contest 2026

10 Oktober 2026 - 23:11 WIB

Trending di PERON