Menu ✖

Mode Gelap
Rocky Gerung, Nama yang Paling Menyita Perhatian di Antara 26 Wantimpres Prabowo Cegah Risiko Kecelakaan, IPC TPK Berikan Layanan Kesehatan dan Kacamata Gratis bagi Sopir Truk KKP Tangguhkan Operasional KM Maulana 23 Terkait Dugaan Kekerasan Awak Kapal Wartatrans Support Musik Indonesia Lewat Gigzi ‘Asupan Gizi Para Musisi’ Lepas Pengelolaan Bandara Dhoho Kediri, Ini Penjelasan InJourney Airports KA Harina Tembus 567 Ribu Pelanggan, Hubungkan Bandung-Surabaya via Jalur Utara

SENI BUDAYA

HSBI Bahas Masa Depan Seni Islam: Dari Jihad Seni hingga Peran Film Santri

badge-check


 HSBI Bahas Masa Depan Seni Islam: Dari Jihad Seni hingga Peran Film Santri Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – Himpunan Seni Budaya Islam (HSBI) menggelar diskusi budaya bertema Masa Depan Seni Islam di Galeri Darmin Kopi, Jakarta Selatan, Sabtu (15/11/2025).

Hadir sebagai narasumber Wakil Sekretaris HSBI Budi Sumarno dan Wakil Ketua Bidang Sastra Putra Gara, diskusi menyoroti pentingnya gerakan kolektif dalam mengembangkan seni Islam sebagai medium dakwah dan ekspresi budaya yang inklusif.

Diskusi ini menjadi ajang pertukaran pandangan mengenai potensi dan tantangan dalam menggerakkan seni Islam di tengah perubahan zaman. Dalam pembukaannya, Putra Gara menyampaikan bahwa seni Islam perlu digerakkan secara masif dengan niat yang kuat dan orientasi jihad seni.

“Menggerakkan Seni Islam memang tidak mudah. Perlu kesungguhan dan niat jihad seni. Karena itulah dalam kesempatan kali ini perlu kita diskusikan lalu kita adakan kegiatan yang nyata,” ujar Gara, yang juga dikenal sebagai penulis novel-novel sejarah.

Sementara itu, Budi Sumarno lebih banyak menyoroti potensi syiar Islam melalui media film. Ia menekankan bahwa dakwah tidak selalu harus dilakukan secara verbal, tetapi dapat disampaikan secara visual dengan pendekatan sinematik yang kuat.

“Dakwah tidak harus secara ferbal, tetapi bisa dilakukan melalui film. Pesan-pesan universal bisa disisipkan melalui film tersebut,” kata Budi.

Ia menambahkan, saat ini HSBI melalui Kementerian Kebudayaan tengah menjalankan program Santri Film Festival (Saffest) 2025 sebagai bagian dari edukasi dan pelatihan kreatif kepada kalangan santri.

“Melalui Sanffest ini kita ingin mengedukasi para santri agar bergerak secara kreatif mengabarkan nilai-nilai Islam melalui film,” terang Budi lagi.

Diskusi berlangsung dalam suasana terbuka dan interaktif. Para peserta secara bergantian menyampaikan pandangan terkait kondisi seni budaya Islam saat ini. Beberapa peserta menilai bahwa seni Islam masih kurang mendapatkan ruang dan dukungan memadai.

“Melalui HSBI kami berharap agar Seni budaya Islam dapat tempat dan ruang, tidak hanya berkutat di ruang sempit seperti saat Ramadhan atau pengajian,” ungkap Eka, salah satu peserta.

Senada dengan itu, peserta lain bernama Boy menyoroti bahwa seni budaya Islam selama ini sering kali dianggap eksklusif, sehingga tidak membumi.

“Harus adanya gerakan bersama agar Seni budaya Islam lebih dikenal,” ungkap Boy.

Diskusi yang berlangsung hangat tersebut diakhiri dengan harapan agar HSBI dapat terus menjadi motor penggerak kemajuan seni budaya Islam secara komunal, bukan hanya personal.

“HSBI sebagai rumah besar para pelaku seni budaya Islam, diharapkan menjadi penggerak dari kemajuan seni budaya Islam itu sendiri,” tutup Gara.(****)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Wartatrans Support Musik Indonesia Lewat Gigzi ‘Asupan Gizi Para Musisi’

3 Oktober 2026 - 18:37 WIB

Di Hari Batik Nasional, Halimah Munawir Angkat Kekayaan Batik dalam Novel Padmi

3 Oktober 2026 - 14:56 WIB

Agnez Mo, Judika, Ungu, hingga D’Masiv Meriahkan Ajang Balap Dunia di Mandalika

2 Oktober 2026 - 19:50 WIB

Kebun Hantu, Menyusuri Arsip Tubuh dan Pengalaman yang Tak Selesai

1 Oktober 2026 - 10:53 WIB

Dr. Mohammad Amin, M. Sn,MA Jangan Malu Disebut Kampungan, Dangdut Justru Siap Menembus UNESCO

1 Oktober 2026 - 03:44 WIB

Mansyur S Minta Wejangan Rhoma Irama: Jangan Takut Dangdut Ditinggal Anak Muda

1 Oktober 2026 - 03:12 WIB

Rhoma Irama Menangis Saat Menonton Film Lawas, dari Pengabdian ke Perjuangan Dangdut Menuju UNESCO

30 September 2026 - 08:17 WIB

Kolaborasi Addie MS & Twilite Orchestra, Anggun, dan Judika Warnai Perayaan 81 Tahun KAI

30 September 2026 - 07:37 WIB

Mentor Bang Budi dan Lukisan Karya Anak yang Membawa Cerita Aceh Tamiang ke Jakarta

30 September 2026 - 01:37 WIB

Bupati Aceh Tamiang Dorong Terapi Melukis untuk Pulihkan Trauma Anak Korban Bencana

29 September 2026 - 19:34 WIB

Trending di NASIONAL