Menu

Mode Gelap
Final Four Proliga 2026 Belum Usai Tapi Tim Ini Sudah Mendapat Tiket Grand Final  Angkutan Barang KAI Daop 7 Madiun Tumbuh 5,2 Persen pada Triwulan I 2026, On Time Performance 99.20 Capai Persen Banjir Kembali Rendam Pidie Jaya, Wakil Bupati Minta Perhatian Serius Pemerintah Pusat Pelayanan & Pengamanan Penumpang Kapal Kepulauan Seribu di Dermaga Muara Angke KAI Daop 7 Madiun Ganti Rangkaian Bangunkarta dan Singasari dengan Stainless Steel New Generation mulai 15 April KAI Layani 4,65 Juta Pelanggan PSO pada Triwulan I 2026, Naik 13,91 Persen

RAGAM

Hutan Kota Mulai Terwujud di Rancabungur, Bupati Bogor Targetkan Tiap Kecamatan Miliki Ruang Hijau

badge-check


 Hutan Kota Mulai Terwujud di Rancabungur, Bupati Bogor Targetkan Tiap Kecamatan Miliki Ruang Hijau Perbesar

Wartatrans.com, BOGOR — Pemerintah Kabupaten Bogor mulai merealisasikan pembangunan hutan kota di setiap kecamatan. Salah satu wujud awal program tersebut terlihat di Kecamatan Rancabungur, Kabupaten Bogor, yang kini memiliki kawasan hutan kota seluas sekitar satu hektare.

Hutan kota itu berada di Desa Rancabungur, tepatnya di area sekitar jembatan rawayan. Di lahan tersebut telah ditanami ratusan bibit pohon dari berbagai jenis, termasuk pohon bungur yang merupakan tanaman endemik setempat.

Bupati Bogor Rudy Susmanto mengatakan, pembangunan hutan kota merupakan bagian dari instruksi yang akan dijalankan secara bertahap mulai 2026. Pemerintah daerah menargetkan setiap kecamatan di Kabupaten Bogor memiliki ruang hijau berupa hutan kota, dengan luasan yang disesuaikan dengan ketersediaan lahan di masing-masing wilayah.

“Ini bukan sekadar pembangunan fisik, tetapi strategi jangka panjang untuk memperkuat ketahanan daerah terhadap bencana dan dampak perubahan iklim,” ujar Rudy.

Selain pembangunan hutan kota, Pemkab Bogor juga akan memfokuskan gerakan penghijauan di kawasan Daerah Aliran Sungai (DAS), seperti DAS Ciliwung, Cikeas, Cisadane, dan Cileungsi. Penghijauan di wilayah tersebut dinilai penting untuk menekan potensi banjir serta menjaga keseimbangan ekosistem.

Rudy berharap, keberadaan hutan kota dan penguatan kawasan hijau di DAS dapat meningkatkan kualitas lingkungan hidup sekaligus menjadi ruang publik yang bermanfaat bagi masyarakat.*** (MY)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Banjir Kembali Rendam Pidie Jaya, Wakil Bupati Minta Perhatian Serius Pemerintah Pusat

12 April 2026 - 20:48 WIB

Pemkot Semarang Tidak Melaksanakan WFH, Wamendagri Perintahkan untuk Memviralkan

12 April 2026 - 13:57 WIB

Semangat Kartini Di Cijeruk Bersama Halimah Munawir

11 April 2026 - 14:18 WIB

Pelukis “Garis Liris” Titis Djabarudin Berpulang, Dunia Seni Kehilangan Sosok Puitik

11 April 2026 - 00:06 WIB

Pidie Jaya Kembali Terendam, Jalan Nasional Lumpuh

10 April 2026 - 20:38 WIB

Koordinasi Logistik Membaik, Arus Kapal Pascalebaran Lebih Terkendali

10 April 2026 - 13:07 WIB

Perkuat Ekosistem Logistik Nasional, Pelindo Dukung Pembangunan Pelabuhan Palembang Baru di Tanjung Carat

10 April 2026 - 12:58 WIB

Begini Skema Kebijakan Penerapan WFH bagi ASN Kemenhub

10 April 2026 - 08:52 WIB

Scoot Perluas Jangkauan di Indonesia, Buka Rute Baru ke Belitung dan Pontianak

10 April 2026 - 06:50 WIB

Presiden Prabowo Mengaku Tengah Membentuk Perusahaan Sedan Listrik 

9 April 2026 - 18:04 WIB

Trending di JALUR