Menu

Mode Gelap
Bahlil Prioritaskan Warga Tanimbar dan Maluku Barat Daya Bekerja di Proyek LNG Blok Masela KAI Angkut 10.050 Ton Pupuk pada Semester I 2026, Perkuat Distribusi Antardaerah Perkuat Ketahanan Energi Nasional, PTPN I Kembangkan Bioetanol Syarat Kapal Nelayan 30-200 GT Dapat Solar Rp15.000 per Liter, Ini Kata Kementerian-KP Wow Banyak! KAI Kelola 12.856 Sarana Perkeretaapian untuk Dukung Mobilitas dan Logistik Nasional, Ini Dia Rinciannya Aceh Tamiang Mulai Tanam Padi Perdana di Lahan Pascabanjir, Terapkan Sistem Pertanian Modern

ANJUNGAN

IPC TPK Perbarui Tiga Sertifikasi ISO untuk Perkuat Standar Mutu, Lingkungan, dan K3

badge-check


 Foto istimewa/IPC TPK Perbesar

Foto istimewa/IPC TPK

Wartatrans.com (Jakarta) – IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) kembali mempertahankan tiga sertifikasi internasional yang menjadi standar utama dalam sistem manajemen perusahaan, yaitu ISO 9001:2015 (Sistem Manajemen Mutu), ISO 14001:2015 (Sistem Manajemen Lingkungan), dan ISO 45001:2018 (Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja) oleh PT Sucofindo. Pembaruan sertifikasi ini menegaskan komitmen IPC TPK dalam memberikan layanan berkualitas, operasional yang efisien, serta pengelolaan lingkungan yang bertanggung jawab di seluruh area terminal.

Pramestie Wulandary Corporate Secretary IPC TPK menyampaikan bahwa keberhasilan ini merupakan langkah strategis perusahaan dalam memperkuat fondasi tata kelola operasional yang efisien dan berkelanjutan. “Pembaruan tiga sertifikasi ISO ini merupakan bukti konsistensi IPC TPK dalam menjaga standar mutu layanan, kinerja operasi yang efisien, serta komitmen yang kuat terhadap keselamatan kerja dan keberlanjutan lingkungan. Langkah ini sekaligus menjadi fondasi penting dalam mendorong implementasi ESG di seluruh lini bisnis IPC TPK,” ujarnya, dalam keterangan resminya, Jum’at (14/11/2025).

Melalui pembaruan ISO 9001:2015, IPC TPK memastikan bahwa seluruh proses operasional mulai dari bongkar muat, penanganan petikemas, hingga layanan pelanggan telah memenuhi standar internasional. Standar ini menekankan pendekatan customer-focused, efektivitas proses, dan continuous improvement. Dengan sistem mutu yang lebih solid, IPC TPK menargetkan peningkatan kepuasan pelanggan melalui pelayanan yang lebih cepat, akurat, dan konsisten di setiap terminal.

Melalui pembaruan ISO 14001:2015, IPC TPK memperkuat pengelolaan lingkungan yang sistematis, mulai dari pengendalian limbah, efisiensi energi, hingga mitigasi risiko lingkungan dalam aktivitas operasional. Pembaruan ini menjadi pilar penting dalam roadmap sustainability IPC TPK, termasuk rencana perusahaan untuk mengurangi jejak emisi, mengelola sumber daya secara efisien, dan mendukung target keberlanjutan Pelindo Group. “Penerapan prinsip lingkungan melalui ISO 14001 mendukung upaya kami membangun operasional pelabuhan yang lebih hijau dan berkelanjutan,” tambah Pramesti.

ISO 45001:2018 memastikan IPC TPK terus meningkatkan budaya keselamatan kerja (safety culture) di seluruh area operasional. Fokus utama standar ini adalah pencegahan kecelakaan, keselamatan pekerja lapangan, hingga kesiapan perusahaan dalam menghadapi keadaan darurat. IPC TPK secara konsisten menerapkan safety briefing, pemeriksaan kesehatan fit to work, serta peningkatan kompetensi K3 bagi seluruh pekerja dan mitra kerja. Hal ini telah berdampak langsung pada peningkatan keandalan layanan dan produktivitas operasional.

Pembaruan ketiga sertifikasi ISO tersebut juga menjadi penguat dalam mendukung pencapaian kinerja operasi IPC TPK yang semakin positif di berbagai area layanan. Integrasi sistem manajemen mutu, lingkungan, dan keselamatan memungkinkan perusahaan untuk mencapai efisiensi yang lebih tinggi, meminimalkan risiko operasional, dan memastikan standar layanan yang selaras di seluruh terminal. Dengan sistem operasional yang lebih terkendali dan terukur, IPC TPK memperkuat daya saing sebagai operator terminal petikemas nasional yang andal, modern, dan berorientasi pada pelanggan.

Pembaruan sertifikasi ISO juga menjadi bagian dari komitmen IPC TPK terhadap implementasi Environment, Social, and Governance (ESG) di lingkungan perusahaan. Selaras dengan prinsip tata kelola yang baik, setiap standar ISO menjadi fondasi pengawasan internal, transparansi, serta pengelolaan risiko yang semakin akuntabel. “Upaya ini tidak hanya untuk memenuhi standar internasional, tapi juga memperkuat peran kami sebagai perusahaan yang bertanggung jawab dalam aspek sosial dan lingkungan, sekaligus menjalankan tata kelola yang bersih dan berintegritas,” tutup Pramestie.

IPC TPK menegaskan bahwa pembaruan tiga sertifikasi ISO ini tidak sekadar pemenuhan standar, tetapi merupakan bagian dari visi jangka panjang dalam membangun pelabuhan berkelas dunia yang berkelanjutan. Dengan fondasi sistem manajemen yang semakin kuat, perusahaan berkomitmen untuk terus melakukan perbaikan berkelanjutan, meningkatkan efisiensi operasional, serta memberikan nilai tambah bagi pelanggan, masyarakat sekitar, dan seluruh pemangku kepentingan.(ahmad)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

KAI Dampingi UMK Binaan dari Penguatan Kapasitas hingga Akses Pasar di INACRAFT Festival Yogyakarta 2026

16 Juli 2026 - 21:07 WIB

Pelindo Regional 2 Catat Pertumbuhan Positif di Seluruh Lini Layanan Kepelabuhanan

16 Juli 2026 - 20:38 WIB

Komitmen ASRI Berbuah Prestasi, IPCC Sabet Penghargaan Green and Smart Port 2026

16 Juli 2026 - 20:18 WIB

Pemerintah Percepat Penanganan Ketapang-Gilimanuk, ASDP Siap Perkuat Kapasitas Layanan

16 Juli 2026 - 15:51 WIB

⁠Dukung Kelancaran Arus Logistik Pelabuhan, KSOP Utama Tanjung Priok berikan kebijakan penyesuaian YOR

16 Juli 2026 - 13:03 WIB

Indonesia dan Inggris Perkuat Akselerasi Ekosistem Maritim Rendah Karbon

16 Juli 2026 - 11:44 WIB

Kemenhub Percepat Transformasi Green and Smart Port, Perkuat Logistik Nasional dan Ketahanan Pangan

16 Juli 2026 - 11:19 WIB

Pelindo Regional 4 Perkuat Budaya Keselamatan bagi Peserta Magang

16 Juli 2026 - 09:53 WIB

QRIS Tembus 45 Juta Merchant, Tunai Tetap Masih Mendominasi Daerah

16 Juli 2026 - 05:25 WIB

Diduga Kuat Truk Colt diesel Tanpa Nopol Mengangkut Minyak Mentah Ilegal Melintas dijalan Lintas Medan-Sumut

15 Juli 2026 - 21:35 WIB

Trending di RAGAM