Menu

Mode Gelap
Harga Emas Antam Hari Ini Stabil di Rp2,67 Juta per Gram, Segini Daftarnya! KKP Salurkan 12 Excavator untuk Percepat Pemulihan Sektor Perikanan Pascabencana di Sumatra Waduh! Kepatuhan Bus AKAP Masuk Terminal Hanya 57 Persen Ditjen Hubud-DGAC Prancis Perbarui Kerja Sama Teknis Penerbangan Sipil Dirjen Hubdat Sebut Penerima Diskon Tarif Penyeberangan Tembus 90 Persen Pelita Air-BNI Hadirkan Promo Diskon Tiket Domestik hingga Rp360 Ribu

ANJUNGAN

IPC TPK Perbarui Tiga Sertifikasi ISO untuk Perkuat Standar Mutu, Lingkungan, dan K3

badge-check


 Foto istimewa/IPC TPK Perbesar

Foto istimewa/IPC TPK

Wartatrans.com (Jakarta) – IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) kembali mempertahankan tiga sertifikasi internasional yang menjadi standar utama dalam sistem manajemen perusahaan, yaitu ISO 9001:2015 (Sistem Manajemen Mutu), ISO 14001:2015 (Sistem Manajemen Lingkungan), dan ISO 45001:2018 (Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja) oleh PT Sucofindo. Pembaruan sertifikasi ini menegaskan komitmen IPC TPK dalam memberikan layanan berkualitas, operasional yang efisien, serta pengelolaan lingkungan yang bertanggung jawab di seluruh area terminal.

Pramestie Wulandary Corporate Secretary IPC TPK menyampaikan bahwa keberhasilan ini merupakan langkah strategis perusahaan dalam memperkuat fondasi tata kelola operasional yang efisien dan berkelanjutan. “Pembaruan tiga sertifikasi ISO ini merupakan bukti konsistensi IPC TPK dalam menjaga standar mutu layanan, kinerja operasi yang efisien, serta komitmen yang kuat terhadap keselamatan kerja dan keberlanjutan lingkungan. Langkah ini sekaligus menjadi fondasi penting dalam mendorong implementasi ESG di seluruh lini bisnis IPC TPK,” ujarnya, dalam keterangan resminya, Jum’at (14/11/2025).

Melalui pembaruan ISO 9001:2015, IPC TPK memastikan bahwa seluruh proses operasional mulai dari bongkar muat, penanganan petikemas, hingga layanan pelanggan telah memenuhi standar internasional. Standar ini menekankan pendekatan customer-focused, efektivitas proses, dan continuous improvement. Dengan sistem mutu yang lebih solid, IPC TPK menargetkan peningkatan kepuasan pelanggan melalui pelayanan yang lebih cepat, akurat, dan konsisten di setiap terminal.

Melalui pembaruan ISO 14001:2015, IPC TPK memperkuat pengelolaan lingkungan yang sistematis, mulai dari pengendalian limbah, efisiensi energi, hingga mitigasi risiko lingkungan dalam aktivitas operasional. Pembaruan ini menjadi pilar penting dalam roadmap sustainability IPC TPK, termasuk rencana perusahaan untuk mengurangi jejak emisi, mengelola sumber daya secara efisien, dan mendukung target keberlanjutan Pelindo Group. “Penerapan prinsip lingkungan melalui ISO 14001 mendukung upaya kami membangun operasional pelabuhan yang lebih hijau dan berkelanjutan,” tambah Pramesti.

ISO 45001:2018 memastikan IPC TPK terus meningkatkan budaya keselamatan kerja (safety culture) di seluruh area operasional. Fokus utama standar ini adalah pencegahan kecelakaan, keselamatan pekerja lapangan, hingga kesiapan perusahaan dalam menghadapi keadaan darurat. IPC TPK secara konsisten menerapkan safety briefing, pemeriksaan kesehatan fit to work, serta peningkatan kompetensi K3 bagi seluruh pekerja dan mitra kerja. Hal ini telah berdampak langsung pada peningkatan keandalan layanan dan produktivitas operasional.

Pembaruan ketiga sertifikasi ISO tersebut juga menjadi penguat dalam mendukung pencapaian kinerja operasi IPC TPK yang semakin positif di berbagai area layanan. Integrasi sistem manajemen mutu, lingkungan, dan keselamatan memungkinkan perusahaan untuk mencapai efisiensi yang lebih tinggi, meminimalkan risiko operasional, dan memastikan standar layanan yang selaras di seluruh terminal. Dengan sistem operasional yang lebih terkendali dan terukur, IPC TPK memperkuat daya saing sebagai operator terminal petikemas nasional yang andal, modern, dan berorientasi pada pelanggan.

Pembaruan sertifikasi ISO juga menjadi bagian dari komitmen IPC TPK terhadap implementasi Environment, Social, and Governance (ESG) di lingkungan perusahaan. Selaras dengan prinsip tata kelola yang baik, setiap standar ISO menjadi fondasi pengawasan internal, transparansi, serta pengelolaan risiko yang semakin akuntabel. “Upaya ini tidak hanya untuk memenuhi standar internasional, tapi juga memperkuat peran kami sebagai perusahaan yang bertanggung jawab dalam aspek sosial dan lingkungan, sekaligus menjalankan tata kelola yang bersih dan berintegritas,” tutup Pramestie.

IPC TPK menegaskan bahwa pembaruan tiga sertifikasi ISO ini tidak sekadar pemenuhan standar, tetapi merupakan bagian dari visi jangka panjang dalam membangun pelabuhan berkelas dunia yang berkelanjutan. Dengan fondasi sistem manajemen yang semakin kuat, perusahaan berkomitmen untuk terus melakukan perbaikan berkelanjutan, meningkatkan efisiensi operasional, serta memberikan nilai tambah bagi pelanggan, masyarakat sekitar, dan seluruh pemangku kepentingan.(ahmad)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Dirjen Hubdat Sebut Penerima Diskon Tarif Penyeberangan Tembus 90 Persen

6 Juli 2026 - 06:42 WIB

Warga Desa Gunung Bakti Bersatu Dukung Salamudin Syah (Edy Orga) Maju Pimpin Desa

6 Juli 2026 - 00:05 WIB

Sumur Minyak Tradisional di Darul Ihsan Aceh Timur Terbakar, Petugas Berjibaku Padamkan Api

5 Juli 2026 - 23:59 WIB

LDII Sulsel Hadiri Upacara Hari Bhayangkara ke-80 di Polda Sulsel, Tegaskan Komitmen Sinergi Jaga Kamtibmas

5 Juli 2026 - 20:12 WIB

20 Muharram 1448 H: Momentum Memperkuat Iman, Hijrah, dan Kepedulian Sosial

5 Juli 2026 - 12:45 WIB

KMP Aceh Hebat 2 Kembali Berlayar Pascainsiden, Siap Melayani dengan Standar Keselamatan Terbaik

5 Juli 2026 - 10:33 WIB

Walikota Langsa Rombak Kabinet Secara Besar besaran 

5 Juli 2026 - 05:24 WIB

Sebaran Abu Vulkanik Gunung Krakatau Bergerak ke Barat, Belum Berdampak pada Bandara dan Jalur Penerbangan

4 Juli 2026 - 15:09 WIB

Hindari Bom Waktu Sampah, Jakarta Siapkan Tarif Bayar Sesuai Beban 

4 Juli 2026 - 06:38 WIB

Halimah Munawir Podcast Roadshow Hadir di Symphony & Harmony IWAPI DKI Jakarta

3 Juli 2026 - 21:59 WIB

Trending di RAGAM