Menu

Mode Gelap
LRT Jabodebek Atasi Keluhan Nyamuk di Stasiun Dukuh Atas Art Spectrum Activity Hadirkan Talkshow dan Melukis Bersama Jakarta Jadi Rumah Mobil Listrik Nasional, Ruang Fiskal DKI Malah Susut Rp2 Triliun Perkuat Konsolidasi Dan Kaderisasi, DPD KNPI Kab Bogor Lantik 40 DPK KNPI periode 2026-2028 Akses Jalan Kute Reje Rusak Parah Pascalongsor, Warga Khawatir Terseret Arus Saat Musim Hujan Kemenhub dan Pelindo Siapkan Implementasi E-Pilotage di Empat Perairan Wajib Pandu

EKOBIS

Jakarta Jadi Rumah Mobil Listrik Nasional, Ruang Fiskal DKI Malah Susut Rp2 Triliun

badge-check


 Jakarta Jadi Rumah Mobil Listrik Nasional, Ruang Fiskal DKI Malah Susut Rp2 Triliun Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – Sebanyak 63 persen mobil listrik di Indonesia kini terdaftar di Jakarta. Namun, pesatnya pertumbuhan tersebut diikuti konsekuensi fiskal yang tidak kecil. Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memperkirakan potensi penerimaan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) yang dibebaskan untuk kendaraan listrik telah mencapai sekitar Rp2 triliun.

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta Lusiana Herawati mengatakan nilai tersebut terdiri atas potensi pembebasan PKB sekitar Rp515 miliar untuk 109.172 mobil listrik dan BBNKB sekitar Rp1,5 triliun dari 53.419 kendaraan. Meski mengurangi potensi penerimaan daerah, insentif tetap dipertahankan sebagai bagian dari kebijakan mempercepat transisi menuju transportasi rendah emisi.

Berdasarkan perhitungan dari data Bapenda, setiap mobil listrik memperoleh insentif PKB rata-rata sekitar Rp4,7 juta per tahun, sedangkan pembebasan BBNKB mencapai sekitar Rp28 juta untuk setiap kendaraan baru. Konsentrasi kendaraan listrik di Jakarta menunjukkan insentif fiskal berhasil mendorong adopsi. Namun, pada saat yang sama, beban insentif terbesar juga ditanggung pemerintah daerah dengan ruang fiskal yang semakin menyempit.

Dampak tersebut mulai terlihat pada penerimaan pajak daerah. Realisasi PKB DKI Jakarta pada 2025 mencapai sekitar Rp10,01 triliun. Dengan demikian, potensi penerimaan sekitar Rp2 triliun setara hampir 20 persen dari realisasi PKB tahun tersebut atau sekitar 4,2 persen dari target penerimaan pajak daerah. Angka ini menunjukkan transisi menuju kendaraan listrik tidak hanya berdampak pada sektor transportasi, tetapi juga mulai memengaruhi kapasitas fiskal pemerintah daerah.

Mulai 2026, kendaraan listrik tidak lagi otomatis dibebaskan dari PKB dan BBNKB setelah terbit Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 11 Tahun 2026. Namun, DKI Jakarta tetap memberikan keringanan melalui kebijakan daerah sebagai dukungan terhadap program nasional kendaraan bermotor listrik berbasis baterai.

Direktur Eksekutif Center of Economic and Law Studies (CELIOS) Bhima Yudhistira Adhinegara menilai pembebasan pajak kendaraan listrik perlu diikuti mekanisme kompensasi bagi pemerintah daerah. “Kalau pemda diminta tidak memungut pajak kendaraan listrik, apa kompensasi untuk potensi kehilangan PAD? Selama belum ada, pemda bisa saja tetap mengacu pada UU HKPD. Ini akan menimbulkan konflik aturan,” ujarnya pada April 2026.

Bapenda DKI juga mencatat sekitar 78 persen pemilik mobil listrik memiliki kendaraan lain. Meski mobil listrik yang menjadi kendaraan kedua tetap diperhitungkan dalam skema pajak progresif, pembebasan PKB dan BBNKB menunjukkan insentif saat ini lebih banyak dinikmati rumah tangga yang telah memiliki mobil.

Pengalaman sejumlah negara menunjukkan insentif kendaraan listrik umumnya bersifat sementara. Ketika pasar mulai matang, dukungan pemerintah bergeser dari pembebasan pajak menuju pembangunan infrastruktur pengisian daya dan penguatan industri. Dengan dominasi 63 persen populasi mobil listrik nasional, Jakarta kini menghadapi tantangan menjaga keseimbangan, antara percepatan transisi energi dan keberlanjutan fiskal daerah.***

(Artha Tidar)

Baca Lainnya

Jalankan Program TJSL, ASDP Tanam 2.500 Mangrove di Pagimana Sulteng

23 Juli 2026 - 16:42 WIB

ASDP Turut Jaga Konektivitas di Wilayah 3T, Dorong Pertumbuhan Ekonomi Kawasan Banggai

23 Juli 2026 - 08:32 WIB

Sambut HUT Ke-81 RI, Ar Rahman Carpet & Interior Cibubur Beri Promo Kemerdekaan, Diskon Karpet Hingga 30 Persen

22 Juli 2026 - 22:34 WIB

Audi Perkuat Lini SUV Premium di GIIAS 2026, Persaingan Kendaraan Mewah Kian Sengit

22 Juli 2026 - 21:44 WIB

Konektivitas Makin Bernilai, TOD Sudah Jadi Magnet Baru Properti Jakarta

22 Juli 2026 - 21:39 WIB

Citilink Bersama Aqua Hadirkan Instalasi Seni Interaktif Baru di Terminal 1C

22 Juli 2026 - 18:46 WIB

Kembangkan Bandara Maleo Morowali, Kemenhub-Tiongkok Kerja Sama

22 Juli 2026 - 17:53 WIB

INSA dan SKK Migas Perkuat Sinergi

22 Juli 2026 - 17:22 WIB

Kinerja Positif Semester I 2026, Terminal Teluk Lamong Group Catat Pertumbuhan 13,3%

22 Juli 2026 - 14:17 WIB

Perkuat Tata Kelola Logistik, Kemenhub Dorong Harmonisasi Kebijakan JPT dan Angkutan Multimoda

21 Juli 2026 - 20:40 WIB

Trending di EKOBIS