Menu

Mode Gelap
KAI Services Perkuat Kompetensi Frontliner untuk Jaga Kualitas Pelayanan 2 Isu Mengemuka Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Apa Saja? KAI Commuter Kembali Operasikan KRL CLI 225 di Lintas Bogor HUT ke-81, KAI Dorong Transformasi Transportasi Berkelanjutan Jenazah ABK Arupadhatu di Enggano Jadi Petunjuk Jalur Hanyut Menhub Dudy Sebut Perlunya Uji Kompetensi Calon Direksi Perusahaan Pelayaran

EKOBIS

Jakarta Jadi Rumah Mobil Listrik Nasional, Ruang Fiskal DKI Malah Susut Rp2 Triliun

badge-check


 Jakarta Jadi Rumah Mobil Listrik Nasional, Ruang Fiskal DKI Malah Susut Rp2 Triliun Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – Sebanyak 63 persen mobil listrik di Indonesia kini terdaftar di Jakarta. Namun, pesatnya pertumbuhan tersebut diikuti konsekuensi fiskal yang tidak kecil. Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memperkirakan potensi penerimaan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) yang dibebaskan untuk kendaraan listrik telah mencapai sekitar Rp2 triliun.

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta Lusiana Herawati mengatakan nilai tersebut terdiri atas potensi pembebasan PKB sekitar Rp515 miliar untuk 109.172 mobil listrik dan BBNKB sekitar Rp1,5 triliun dari 53.419 kendaraan. Meski mengurangi potensi penerimaan daerah, insentif tetap dipertahankan sebagai bagian dari kebijakan mempercepat transisi menuju transportasi rendah emisi.

Berdasarkan perhitungan dari data Bapenda, setiap mobil listrik memperoleh insentif PKB rata-rata sekitar Rp4,7 juta per tahun, sedangkan pembebasan BBNKB mencapai sekitar Rp28 juta untuk setiap kendaraan baru. Konsentrasi kendaraan listrik di Jakarta menunjukkan insentif fiskal berhasil mendorong adopsi. Namun, pada saat yang sama, beban insentif terbesar juga ditanggung pemerintah daerah dengan ruang fiskal yang semakin menyempit.

Dampak tersebut mulai terlihat pada penerimaan pajak daerah. Realisasi PKB DKI Jakarta pada 2025 mencapai sekitar Rp10,01 triliun. Dengan demikian, potensi penerimaan sekitar Rp2 triliun setara hampir 20 persen dari realisasi PKB tahun tersebut atau sekitar 4,2 persen dari target penerimaan pajak daerah. Angka ini menunjukkan transisi menuju kendaraan listrik tidak hanya berdampak pada sektor transportasi, tetapi juga mulai memengaruhi kapasitas fiskal pemerintah daerah.

Mulai 2026, kendaraan listrik tidak lagi otomatis dibebaskan dari PKB dan BBNKB setelah terbit Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 11 Tahun 2026. Namun, DKI Jakarta tetap memberikan keringanan melalui kebijakan daerah sebagai dukungan terhadap program nasional kendaraan bermotor listrik berbasis baterai.

Direktur Eksekutif Center of Economic and Law Studies (CELIOS) Bhima Yudhistira Adhinegara menilai pembebasan pajak kendaraan listrik perlu diikuti mekanisme kompensasi bagi pemerintah daerah. “Kalau pemda diminta tidak memungut pajak kendaraan listrik, apa kompensasi untuk potensi kehilangan PAD? Selama belum ada, pemda bisa saja tetap mengacu pada UU HKPD. Ini akan menimbulkan konflik aturan,” ujarnya pada April 2026.

Bapenda DKI juga mencatat sekitar 78 persen pemilik mobil listrik memiliki kendaraan lain. Meski mobil listrik yang menjadi kendaraan kedua tetap diperhitungkan dalam skema pajak progresif, pembebasan PKB dan BBNKB menunjukkan insentif saat ini lebih banyak dinikmati rumah tangga yang telah memiliki mobil.

Pengalaman sejumlah negara menunjukkan insentif kendaraan listrik umumnya bersifat sementara. Ketika pasar mulai matang, dukungan pemerintah bergeser dari pembebasan pajak menuju pembangunan infrastruktur pengisian daya dan penguatan industri. Dengan dominasi 63 persen populasi mobil listrik nasional, Jakarta kini menghadapi tantangan menjaga keseimbangan, antara percepatan transisi energi dan keberlanjutan fiskal daerah.***

(Artha Tidar)

Baca Lainnya

PELNI Kembangkan Ekosistem Bisnis Kelautan dan Wisata di Pulau Kapota

23 September 2026 - 18:10 WIB

Trafik Pelabuhan Regional 2 Meningkat, Pelindo Catat Pertumbuhan Arus Petikemas dan Barang hingga Agustus 2026

23 September 2026 - 17:32 WIB

Lebih dari 170.000 Warga Rasakan Manfaat Kontribusi Publik FIFGROUP

23 September 2026 - 15:20 WIB

Bazar Murah HUT ke-81 TNI Hadirkan Kebutuhan Pokok Terjangkau di Pasar Thumburuni

23 September 2026 - 08:29 WIB

KSOP Utama Tanjung Perak Pastikan Kesiapan E-RTG Baru di Terminal Petikemas Nilam

22 September 2026 - 22:33 WIB

Pelindo Regional 4 Perkuat Budaya Dialog Lewat BWL

22 September 2026 - 18:16 WIB

Pelindo Regional 2 Banten Pastikan Kelancaran Pasokan Gandum untuk Industri Pangan Nasional

22 September 2026 - 12:28 WIB

KAI Mini Fair di Stasiun Tugu, Loko Food Truck Sajikan Kuliner untuk Teman Perjalanan

22 September 2026 - 12:14 WIB

Personel ASDP Lintas Cabang Ikuti Sertifikasi Kesiapsiagaan Darurat

21 September 2026 - 16:41 WIB

SCI Gelar IEO 2027, Bahas Proyeksi Pertumbuhan Transportasi dan Pergudangan

21 September 2026 - 14:37 WIB

Trending di EKOBIS