Wartatrans.com, TAKENGON – Jembatan darurat di kawasan Kala Ili, Kecamatan Linge, Kabupaten Aceh Tengah, dilaporkan putus akibat derasnya arus sungai setelah hujan lebat dalam beberapa hari terakhir.
Peristiwa yang terjadi pada Rabu (1/4/2026) tersebut menyebabkan lima kampung di Kemukiman Wihni Dusun Jamat terisolir total karena akses utama penghubung antarwilayah tidak dapat dilalui.

Adapun kampung yang terdampak meliputi Linge, Jamat, Delung Sekinel, Kute Reje, dan Reje Payung. Putusnya jembatan ini mengakibatkan aktivitas masyarakat lumpuh, termasuk distribusi logistik, akses pendidikan, layanan kesehatan, serta pengangkutan hasil pertanian warga.
Jembatan Kala Ili sebelumnya merupakan jembatan darurat yang dibangun pascabencana. Namun meningkatnya debit air sungai menyebabkan struktur jembatan tidak mampu bertahan dan kembali hanyut.
Sejumlah warga menilai pemerintah daerah tidak serius dalam membangun jembatan permanen, padahal jembatan tersebut merupakan satu-satunya jalur penghubung bagi lima kampung tersebut. Warga berharap pemerintah segera membangun jembatan permanen agar ekonomi masyarakat bisa kembali pulih.
“Masyarakat tidak meminta beras dan lauk. Untuk saat ini cukup dibangunkan jembatan agar kami bisa bekerja, membawa hasil panen, dan anak-anak bisa sekolah,” ungkap seorang warga yang hendak membawa hasil panen namun tertunda akibat putusnya jembatan.*** (Kamaruzzaman)

























