Menu

Mode Gelap
Waduh! Kepatuhan Bus AKAP Masuk Terminal Hanya 57 Persen Ditjen Hubud-DGAC Prancis Perbarui Kerja Sama Teknis Penerbangan Sipil Dirjen Hubdat Sebut Penerima Diskon Tarif Penyeberangan Tembus 90 Persen Pelita Air-BNI Hadirkan Promo Diskon Tiket Domestik hingga Rp360 Ribu Kembali ke SCTV, Fandy Christian Siap Adu Akting dengan Rizky Nazar dan Zoe Abbas Jackson di Sebening Cinta HIPMA Gowa Komisariat UIN Alauddin Makassar: Kepentingan Rakyat Harus Di Atas Kepentingan Elite Politik

RAGAM

Jembatan Seling Jadi Akses Bantuan untuk Warga Terisolir di Ketol Aceh Tengah

badge-check


 Jembatan Seling Jadi Akses Bantuan untuk Warga Terisolir di Ketol Aceh Tengah Perbesar

Wartatrans.com, ACEH TENGAH — Tim Relawan Posko Rakyat Aceh Tengah bersama Tim GEPREKINAJA dan Kepolisian Republik Indonesia menyalurkan bantuan kemanusiaan ke empat desa terisolir di Kecamatan Ketol, Kabupaten Aceh Tengah. Bantuan disalurkan ke Kampung Burlah, Bintang Pepara, Kekuyang, dan Buge Ara melalui posko induk di Kampung Kala Ketol.
Kala Ketol dipilih sebagai titik distribusi karena akses menuju tiga desa lainnya masih terputus akibat rusaknya jembatan. Saat ini, satu-satunya jalur yang dapat dilalui adalah jembatan darurat berupa seling yang dibangun secara swadaya oleh warga, dengan dukungan material dari Kapolri.

Serah terima bantuan dilakukan di Posko Kampung Kala Ketol yang berlokasi di Sekolah Dasar Negeri 13 Aceh Tengah. Dalam kondisi akses terbatas, empat kepala desa menyeberang menggunakan seling dari desa seberang untuk menerima bantuan secara langsung.

Relawan Posko Rakyat, Tim GEPREKINAJA, dan Polri mendampingi penyaluran bantuan kepada anak-anak, perempuan, dan laki-laki dewasa. Warga mengaku masih membutuhkan perlengkapan dasar, termasuk alas tempat duduk, di lokasi pengungsian.
Di sela distribusi bantuan, Tim GEPREKINAJA menggelar kegiatan pemulihan trauma bagi anak-anak dengan membagikan alat tulis dan perlengkapan menggambar. Aktivitas tersebut mengubah suasana posko menjadi lebih hangat dan meredakan ketegangan anak-anak terdampak bencana.

Tim relawan bersama Polri juga berupaya menjangkau langsung Kampung Burlah yang sempat terisolir. Akses menuju kampung itu kini dapat dilalui menggunakan jembatan seling baru yang dibangun warga dengan dukungan bantuan dari Kapolri.
“Terima kasih kepada Bapak Kapolri atas bantuan jembatan seling sementara ini. Kami berharap ada pembangunan jembatan permanen, MCK, dan sarana air bersih,” kata Johan, warga Kampung Burlah.

Johan merupakan saksi mata peristiwa longsornya jembatan Burlah. Ia berada di atas jembatan saat kejadian, ketika hendak menyeberang ke desa seberang—sebuah pengalaman yang hingga kini masih membekas bagi warga setempat.*** (Jasa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Warga Desa Gunung Bakti Bersatu Dukung Salamudin Syah (Edy Orga) Maju Pimpin Desa

6 Juli 2026 - 00:05 WIB

Sumur Minyak Tradisional di Darul Ihsan Aceh Timur Terbakar, Petugas Berjibaku Padamkan Api

5 Juli 2026 - 23:59 WIB

LDII Sulsel Hadiri Upacara Hari Bhayangkara ke-80 di Polda Sulsel, Tegaskan Komitmen Sinergi Jaga Kamtibmas

5 Juli 2026 - 20:12 WIB

20 Muharram 1448 H: Momentum Memperkuat Iman, Hijrah, dan Kepedulian Sosial

5 Juli 2026 - 12:45 WIB

Walikota Langsa Rombak Kabinet Secara Besar besaran 

5 Juli 2026 - 05:24 WIB

Sebaran Abu Vulkanik Gunung Krakatau Bergerak ke Barat, Belum Berdampak pada Bandara dan Jalur Penerbangan

4 Juli 2026 - 15:09 WIB

Hindari Bom Waktu Sampah, Jakarta Siapkan Tarif Bayar Sesuai Beban 

4 Juli 2026 - 06:38 WIB

Halimah Munawir Podcast Roadshow Hadir di Symphony & Harmony IWAPI DKI Jakarta

3 Juli 2026 - 21:59 WIB

Perkuat Kualitas Layanan, IPCC Gelar Management Walkthrough di Terminal Satelit Banjarmasin

3 Juli 2026 - 21:05 WIB

Masyarakat Beutong Ateuh Menjaga Warisan Alam, Sejahtera Karena Hutan Bukan Tambang

3 Juli 2026 - 15:29 WIB

Trending di RAGAM