Menu

Mode Gelap
Dua Insiden Ganggu Perjalanan KRL Bogor dan Tangerang, KAI Commuter Lakukan Rekayasa Operasi Pascagempa NTT, InJourney Group Gercep Salurkan Bantuan Desa Linge Bangkit Lewat “Asal Linge Awal Serule”, Semarak HUT RI ke-81 3 Dekade Bersama, Sefas Akhirnya Akuisisi 100% SPBU Shell SBY Art Community Menggelar Pameran Lukisan, Dibuka Gubernur Pramono Anung Akhyar Kamil Kecam Pembatasan Kehadiran Warga Aceh pada Mubes PP TIM

RAGAM

Jembatan Seling Jadi Akses Bantuan untuk Warga Terisolir di Ketol Aceh Tengah

badge-check


 Jembatan Seling Jadi Akses Bantuan untuk Warga Terisolir di Ketol Aceh Tengah Perbesar

Wartatrans.com, ACEH TENGAH — Tim Relawan Posko Rakyat Aceh Tengah bersama Tim GEPREKINAJA dan Kepolisian Republik Indonesia menyalurkan bantuan kemanusiaan ke empat desa terisolir di Kecamatan Ketol, Kabupaten Aceh Tengah. Bantuan disalurkan ke Kampung Burlah, Bintang Pepara, Kekuyang, dan Buge Ara melalui posko induk di Kampung Kala Ketol.
Kala Ketol dipilih sebagai titik distribusi karena akses menuju tiga desa lainnya masih terputus akibat rusaknya jembatan. Saat ini, satu-satunya jalur yang dapat dilalui adalah jembatan darurat berupa seling yang dibangun secara swadaya oleh warga, dengan dukungan material dari Kapolri.

Serah terima bantuan dilakukan di Posko Kampung Kala Ketol yang berlokasi di Sekolah Dasar Negeri 13 Aceh Tengah. Dalam kondisi akses terbatas, empat kepala desa menyeberang menggunakan seling dari desa seberang untuk menerima bantuan secara langsung.

Relawan Posko Rakyat, Tim GEPREKINAJA, dan Polri mendampingi penyaluran bantuan kepada anak-anak, perempuan, dan laki-laki dewasa. Warga mengaku masih membutuhkan perlengkapan dasar, termasuk alas tempat duduk, di lokasi pengungsian.
Di sela distribusi bantuan, Tim GEPREKINAJA menggelar kegiatan pemulihan trauma bagi anak-anak dengan membagikan alat tulis dan perlengkapan menggambar. Aktivitas tersebut mengubah suasana posko menjadi lebih hangat dan meredakan ketegangan anak-anak terdampak bencana.

Tim relawan bersama Polri juga berupaya menjangkau langsung Kampung Burlah yang sempat terisolir. Akses menuju kampung itu kini dapat dilalui menggunakan jembatan seling baru yang dibangun warga dengan dukungan bantuan dari Kapolri.
“Terima kasih kepada Bapak Kapolri atas bantuan jembatan seling sementara ini. Kami berharap ada pembangunan jembatan permanen, MCK, dan sarana air bersih,” kata Johan, warga Kampung Burlah.

Johan merupakan saksi mata peristiwa longsornya jembatan Burlah. Ia berada di atas jembatan saat kejadian, ketika hendak menyeberang ke desa seberang—sebuah pengalaman yang hingga kini masih membekas bagi warga setempat.*** (Jasa)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Desa Linge Bangkit Lewat “Asal Linge Awal Serule”, Semarak HUT RI ke-81

20 Agustus 2026 - 08:28 WIB

Akhyar Kamil Kecam Pembatasan Kehadiran Warga Aceh pada Mubes PP TIM

20 Agustus 2026 - 00:18 WIB

Haji Fikri Sampaikan Ucapan HUT ke-81 Jawa Barat Semoga Semakin Maju dan Masyarakat Semakin Sejahtera

19 Agustus 2026 - 22:35 WIB

Percepat Respons Darurat Gempa NTT, IDSurvey Group Salurkan 2,4 Ton Bantuan melalui BNPB

19 Agustus 2026 - 18:55 WIB

Pelindo Raih Apresiasi atas Dukungan Mudik Gratis Sulsel 2026

19 Agustus 2026 - 17:19 WIB

PFN Targetkan Bioskop Sinewara Beroperasi 2027

19 Agustus 2026 - 14:07 WIB

Perayaan Hari Didong Didorong Miliki Landasan Perda

19 Agustus 2026 - 13:17 WIB

Meriahkan HUT Ke-81 RI, Terminal Teluk Lamong Gelar Beragam Lomba dan Pesta Rakyat

18 Agustus 2026 - 21:53 WIB

IPCC Perkuat Keselamatan Kerja TKBM melalui Pelatihan Basic K3

18 Agustus 2026 - 21:44 WIB

Pesan Rakyat Aceh Kepada Juha Christensen

18 Agustus 2026 - 19:40 WIB

Trending di RAGAM