Menu

Mode Gelap
KAI Commuter dan Coca-Cola Hadirkan Instalasi Tematik FIFA World Cup 2026 di KRL KAI Layani 24,37 Juta Pelanggan Kerata Api sampai Mei 2026, Hubungkan Pusat Ekonomi, Pendidikan, Wisata, hingga Keluarga di Jawa serta Sumatra Lima Bulan Tanpa Gaji, Nurdin Berjuang Selamatkan Anak yang Menderita Bocor Usus InJourney Airports Siap Layani 5,46 Juta Penumpang Selama Libur Sekolah 2026 Aceh Raih Predikat “Tanggap” dalam Indeks Kota Tanggap Ancaman Narkoba 2025 Tunda Rakorwilsus, PSI Sulteng Fokus Bantu Korban Gempa 

Uncategorized

KAI Angkut 983.036 Ton Barang Non Batu Bara Selama Januari 2026, Perkuat Rantai Pasok Nasional

badge-check


 KAI Angkut 983.036 Ton Barang Non Batu Bara Selama Januari 2026, Perkuat Rantai Pasok Nasional Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat kinerja positif angkutan barang pada Januari 2026. Sepanjang periode tersebut, KAI mengangkut sebanyak 983.036 ton barang non batu bara, mencerminkan peran strategis perkeretaapian dalam mendukung distribusi logistik nasional yang andal dan terjadwal.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menyampaikan bahwa capaian ini menunjukkan kepercayaan dunia usaha terhadap layanan angkutan barang berbasis rel. Kereta api dinilai konsisten menghadirkan kepastian waktu tempuh, kapasitas angkut besar, serta pola operasional yang terukur, sehingga menjadi pilihan logistik yang kompetitif bagi berbagai sektor industri.

Adapun komoditas yang diangkut KAI meliputi semen, petikemas, BBM, hasil perkebunan, serta barang ritel. Keragaman muatan ini menandakan fleksibilitas layanan KAI dalam menjawab kebutuhan distribusi lintas sektor, mulai dari industri dasar, energi, hingga pemenuhan kebutuhan konsumsi masyarakat.

Anne menjelaskan bahwa angkutan semen dan hasil perkebunan berkontribusi penting bagi kelancaran pasokan material pembangunan dan komoditas unggulan daerah. Di sisi lain, layanan petikemas dan ritel berperan menjaga kesinambungan distribusi barang konsumsi, terutama pada koridor-koridor logistik utama yang menghubungkan pusat produksi dan pasar.

Dari aspek energi, angkutan BBM oleh KAI mendukung ketahanan pasokan nasional melalui pola pengiriman yang terjadwal dan terkontrol. Moda kereta api memungkinkan pengangkutan dalam volume besar dengan tingkat efisiensi yang stabil, sehingga membantu menjaga ketersediaan energi bagi sektor transportasi, industri, dan rumah tangga.

Lebih lanjut, kinerja angkutan barang KAI berkontribusi pada pengurangan beban lalu lintas jalan raya. Peralihan distribusi ke jalur rel membantu menekan kepadatan angkutan darat, meningkatkan keselamatan transportasi, serta mendukung upaya efisiensi biaya logistik secara agregat di tingkat nasional.

Anne menambahkan bahwa KAI terus memperkuat layanan angkutan barang melalui optimalisasi sarana, prasarana, serta kolaborasi dengan mitra logistik. Pengembangan terminal, peningkatan keandalan rangkaian, dan integrasi antarmoda menjadi bagian dari strategi untuk menjaga kinerja yang berkelanjutan.

“Ke depan, KAI berkomitmen melanjutkan penguatan angkutan barang sebagai salah satu pilar bisnis perusahaan. Dengan pendekatan berbasis data dan kebutuhan pasar, KAI menargetkan layanan logistik yang semakin relevan, efisien, dan berkontribusi positif bagi pertumbuhan ekonomi serta kelancaran distribusi barang di seluruh wilayah Indonesia,” tegas Anne.(****)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Batik Air Buka Rute Jakarta–Muara Bungo, Kemenhub: Dorong Ekonomi Daerah

16 Juni 2026 - 05:55 WIB

Tambal Sulam Garuda: Dua Wajah Baru, Pertanyaan Lama

15 Juni 2026 - 21:58 WIB

Tim 9 PPN XIV Aceh Tengah Tetap Solid, Dukungan Pemerintah Daerah Dinilai Masih Minim

15 Juni 2026 - 20:51 WIB

Malam Suro 1 Muharram 1448 H di Borobudur: Warga Ngaran 1 Renungi Keteladanan Nabi Nuh dan Makna Ketaatan

15 Juni 2026 - 20:45 WIB

Disdik Kota Langsa Tetapkan Juara O2SN SMP 2026, 10 Siswa Siap Msju Ke Tingkat Provinsi

15 Juni 2026 - 20:40 WIB

ASDP Tambah Kapal, Antrean Padang Bai–Lembar Berhasil Diurai

15 Juni 2026 - 19:06 WIB

SCTV Music Awards 2026 Beri Panggung Lebih Besar untuk Musik Daerah

15 Juni 2026 - 18:20 WIB

Volkswagen ID. Buzz di Indonesia: SmartDeck Jadi Senjata Baru, Penjualan EV Mulai Tancap Gas

15 Juni 2026 - 16:23 WIB

Catatan Halimah Munawir: Rasa, Kata, dan Karya. Ketika Podcast Menemukan Hatinya

15 Juni 2026 - 15:35 WIB

Catatan Iwan Piliang: Jepang dan Mimpi Juara Dunia 2026

15 Juni 2026 - 15:21 WIB

Trending di OLAH RAGA