Wartatrans.com, BUMIAYU – PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat progres positif dalam proses evakuasi KA (161) Bangunkarta di emplasemen Stasiun Bumiayu, Jawa Tengah. Hingga Senin (6/4) pukul 21.30 WIB, satu dari tiga unit kereta terdampak berhasil dievakuasi dan dikembalikan ke posisi rel.
Kereta yang berhasil dilakukan re-railing tersebut adalah K3 00508. Keberhasilan ini menjadi tahap awal penting untuk melanjutkan proses evakuasi dua rangkaian lainnya dengan bantuan crane yang telah disiagakan di lokasi.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan, saat ini seluruh sumber daya difokuskan untuk membersihkan jalur dari rangkaian yang masih menghalangi lintasan.
“KAI bersyukur dan dapat memastikan bahwa seluruh pelanggan serta awak sarana perkeretaapian dalam kondisi aman dan selamat tanpa ada yang mengalami cedera. Fokus utama perusahaan saat ini adalah bekerja secara paralel dan nonstop untuk melakukan percepatan pemulihan infrastruktur agar jalur hulu maupun hilir dapat segera difungsikan kembali secara normal,” ujar Anne.
Sebagai bentuk tanggung jawab pelayanan, KAI telah mengoperasikan 10 unit bus untuk membantu penumpang KA Bangunkarta dan kereta terdampak lainnya menuju stasiun tujuan melalui skema overstappen. Penanganan di lokasi juga berlangsung kondusif dengan dukungan personel TNI, Polri, serta unsur kewilayahan setempat.
Selain itu, KAI memastikan penyaluran kompensasi berupa makanan dan minuman kepada pelanggan yang terdampak keterlambatan sesuai dengan regulasi yang berlaku.
KAI juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami pelanggan akibat gangguan operasional tersebut.
“Untuk sementara waktu, rekayasa pola operasi berupa pengalihan rute dan pembatalan sebagian perjalanan tetap diberlakukan demi menjaga keselamatan serta kelancaran perjalanan kereta api secara menyeluruh di lintas selatan,” tutup Anne.(fahmi)





























