Menu

Mode Gelap
GGRM Suntik Rp200 Miliar, Bandara Dhoho Hadapi Balik Modal 26 Tahun Indonesia Alami 3 Gempa Besar dalam Sehari Hari Kemerdekaan! Ongkos Cuma Rp8 Naik MRT, LRT Jakarta, LRT Jabodebek, KRL dan Busway Security KAI Gagalkan Pencurian Kabel Grounding LRT Jabodebek Ketua KP3ALA Pusat, Prof. Rahmat Salam: Pemekaran ALA untuk Perkuat Wali Nangroe Tirakatan 17 Agustus: Kebersamaan Lesehan yang Menyatu dalam Syukur dan Khidmat

PERON

Dirut KAI Dampingi Menteri PKP dan COO Danantara Tinjau Kawasan Bantaran Rel, Percepatan Inventarisasi dan Penataan Dijalankan

badge-check


 Dirut KAI Dampingi Menteri PKP dan COO Danantara Tinjau Kawasan Bantaran Rel, Percepatan Inventarisasi dan Penataan Dijalankan Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait bersama Kepala Badan Pengaturan (BP) BUMN sekaligus Chief Operating Officer (COO) Danantara Dony Oskaria dan jajaran PT KAI melakukan rangkaian peninjauan kawasan lahan KAI di sejumlah titik di wilayah Jakarta pada Ahad (5/4/2026).

Kegiatan ini merupakan bagian dari pelaksanaan instruksi Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dalam percepatan penataan kawasan permukiman di sekitar jalur rel serta penyiapan hunian yang lebih layak bagi masyarakat.

Peninjauan dilakukan menggunakan Kereta Inspeksi dengan menyusuri lintas Tanah Abang hingga Kampung Bandan, termasuk area bongkaran Blok E dan F serta kawasan Kampung Bandan Blok A. Dari atas rangkaian, rombongan meninjau langsung kondisi eksisting permukiman di sekitar jalur rel sebagai bagian dari proses inventarisasi awal.

Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan peninjauan aset KAI di Jalan Kemukus, Jakarta, yang menjadi salah satu alternatif lokasi pemetaan kawasan yang akan ditata secara bertahap. Kunjungan kemudian berlanjut kembali ke aset di sekitar Stasiun Tanah Abang dan ke Rusun Cinta Kasih Tzu Chi di Cengkareng sebagai referensi hunian terstruktur dalam mendukung penataan kawasan bantaran rel.

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait menyampaikan bahwa pemerintah terus mendorong percepatan penyediaan hunian layak bagi masyarakat melalui kolaborasi lintas sektor. Dalam kunjungan tersebut, Ia menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah, BUMN, dan swasta telah menghasilkan langkah konkret berupa kesiapan pembangunan rumah susun di atas lahan negara, yang ditujukan khususnya bagi masyarakat berpenghasilan rendah dan menengah.

“Kami bekerja cepat untuk kepentingan rakyat, dan hari ini sudah ada langkah konkret melalui rencana pembangunan rumah susun di lahan negara. Ini merupakan hasil sinergi pemerintah, BUMN, dan swasta untuk menghadirkan hunian yang lebih layak dan terjangkau bagi masyarakat,” ujar Maruarar Sirait.

Chief Operating Officer Danantara sekaligus Kepala Badan Pengaturan BUMN Dony Oskaria menyampaikan bahwa penyiapan lahan dan pembangunan hunian merupakan bagian dari komitmen pemerintah dan BUMN dalam memberikan manfaat bagi masyarakat. Ia menekankan bahwa kolaborasi antar kementerian dan BUMN menjadi faktor penting dalam mempercepat realisasi program perumahan di berbagai wilayah, khususnya di kawasan dengan tingkat kepadatan tinggi.

“Program ini merupakan bagian dari komitmen kami untuk menyediakan hunian yang layak bagi masyarakat. Melalui sinergi antara Kementerian dan BUMN, kami optimistis penyediaan perumahan dapat berjalan lebih cepat dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat Indonesia,” jelas Dony.

Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin menyampaikan bahwa peninjauan ini menjadi bagian dari langkah percepatan dalam proses inventarisasi kawasan dan penyusunan penataan yang dilakukan secara bertahap dan terukur.

“KAI segera melakukan inventarisasi permukiman warga di sekitar jalur rel yang dimulai dari titik prioritas dan akan diperluas ke wilayah lain. Langkah ini berjalan bersamaan dengan pengamanan area perkeretaapian serta koordinasi dengan kementerian terkait untuk penyiapan solusi hunian,” ujar Bobby.

Menurutnya, hasil peninjauan di sejumlah titik tersebut menjadi dasar dalam penyusunan langkah penataan yang lebih terarah.

“Kami memastikan setiap langkah yang dilakukan mempertimbangkan aspek keselamatan perjalanan kereta api serta kebutuhan masyarakat. Penataan kawasan diarahkan untuk menghadirkan lingkungan yang lebih tertib dan mendukung peningkatan kualitas hidup,” tambah Bobby.

KAI mengelola lebih dari 327 juta meter persegi lahan perkeretaapian yang memiliki potensi untuk mendukung pengembangan hunian. Di wilayah Jabodetabek, potensi pengembangan mencapai sekitar 131 ribu unit hunian yang berada di sekitar simpul transportasi, sehingga memungkinkan integrasi antara hunian dan mobilitas masyarakat.

“KAI akan menjalankan tiga langkah utama, yaitu inventarisasi permukiman warga di sekitar jalur rel, pengamanan area perkeretaapian, serta kolaborasi dengan berbagai pihak untuk solusi jangka pendek dan jangka panjang guna mendukung hunian yang lebih layak serta peningkatan taraf hidup masyarakat,” tutup Bobby.(fahmi)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Security KAI Gagalkan Pencurian Kabel Grounding LRT Jabodebek

17 Agustus 2026 - 00:23 WIB

Jelang 17 Agustus, 16.913 Tiket Promo KAI Terjual, Pemesanan Long Weekend Capai 706.908 Tiket

16 Agustus 2026 - 19:59 WIB

Kereta Merdeka KAI Semarakkan HUT ke-81 RI, Ada Lomba hingga Upgrade Kelas Gratis

16 Agustus 2026 - 14:52 WIB

Libur Panjang HUT RI, Penumpang Whoosh Tembus 45.889 Orang dalam Dua Hari

16 Agustus 2026 - 13:08 WIB

KAI Group Layani 307,86 Juta Pelanggan, Kereta Api Dorong Mobilitas Rendah Emisi

16 Agustus 2026 - 12:58 WIB

KAI Siapkan 3.740 Hunian di TOD Manggarai, 1.232 Unit untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah-Menengah

16 Agustus 2026 - 01:55 WIB

KAI Catat 9.614 Tiket Promo Diskon 17% untuk Keberangkatan 17 Agustus Terjual

16 Agustus 2026 - 01:31 WIB

Sambut Libur Panjang HUT ke-81 RI, Promo Naik Whoosh Cuma Rp8.800 dan Potongan hingga Rp200.000

15 Agustus 2026 - 16:04 WIB

Perjalanan KA di Sumatra Tumbuh, KAI Layani 35,26 Juta Pelanggan

15 Agustus 2026 - 10:21 WIB

Peringati Hari Kemerdekaan, Menhub Dudy Ajak Masyarakat Manfaatkan Tarif Spesial Angkutan Umum, cuma Rp8!

15 Agustus 2026 - 07:44 WIB

Trending di JALUR