Menu

Mode Gelap
Menteri ESDM Bahlil Dorong Solusi Win-Win Terkait Pengelolaan Gas Blok Andaman Distribusi Gol Lebih Penting daripada Striker Nomor 9, Evolusi Timnas Spanyol Terlihat Nyata Akulah Malaka Itu, Irama Selat Malaka Gaungkan Harapan Baru bagi Aceh TOD Rp2,7 Triliun: Mampukah Redam Krisis Hunian Perkotaan di JABODETABEK ? KKP Latih 5.153 Calon Pengelola Kampung Nelayan Merah Putih Balai Yasa Cirebon Prujakan Rawat 51 Mesin Perawatan Rel untuk Dukung Keselamatan KA di Jawa

PERON

KAI Daop 7 Madiun Kembalikan Barang Tertinggal Senilai Rp83 Juta Selama Angkutan Lebaran 2026

badge-check


 KAI Daop 7 Madiun Kembalikan Barang Tertinggal Senilai Rp83 Juta Selama Angkutan Lebaran 2026 Perbesar

Wartatrans.com, MADIUN – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun memastikan penumpang tidak perlu khawatir jika barang miliknya tertinggal di kereta maupun stasiun. Hal ini dibuktikan dengan keberhasilan pengembalian barang-barang berharga milik pelanggan dengan total nilai mencapai puluhan juta rupiah.

“Hal ini sebagai wujud komitmen kami, KAI Daop 7 Madiun, untuk senantiasa memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh pengguna jasa kereta api,” jelas Manager Humas Daop 7 Madiun, Tohari, dalam keterangannya, Senin (6/4/2026).

Sepanjang masa Angkutan Lebaran 2026 yang berlangsung selama 22 hari, mulai 11 Maret hingga 1 April 2026, KAI Daop 7 Madiun berhasil mengamankan barang tertinggal milik pelanggan dengan estimasi total senilai Rp83.230.000.

“Barang yang tertinggal tersebut berupa jenis makanan, barang biasa dan barang berharga,” terang Tohari.

Ia menjelaskan, setiap barang temuan langsung dimasukkan ke dalam sistem basis data Lost and Found KAI sebagai bentuk kepedulian perusahaan terhadap keamanan dan kenyamanan pelanggan.

“Penumpang yang merasa kehilangan barang dapat langsung melaporkannya kepada petugas di stasiun maupun melalui Contact Center KAI 121, agar dapat segera ditindaklanjuti,” imbuhnya.

Untuk mencegah terjadinya kehilangan, petugas announcer secara rutin memberikan imbauan kepada penumpang agar selalu memperhatikan barang bawaannya, baik saat berada di stasiun maupun di dalam kereta.

“Meski barang bawaan adalah tanggung jawab pribadi masing-masing pelanggan, namun sebagai bentuk pelayanan prima, KAI tetap berkomitmen untuk membantu mengamankan dan mengembalikan barang-barang yang tertinggal,” tambah Tohari.

Selama periode tersebut, tercatat sebanyak 119 temuan barang tertinggal, yang terdiri dari 17 temuan makanan serta berbagai barang lain seperti sepatu, tas ransel dan selempang, dompet, helm, totebag, hingga barang berharga seperti ponsel, laptop, kamera, perhiasan emas, dan uang tunai.

Komitmen KAI terhadap layanan Lost and Found menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem transportasi yang aman dan nyaman bagi masyarakat.

“Pelayanan pelanggan terus ditingkatkan, seiring dengan inovasi layanan yang responsif dan humanis. KAI Daop 7 Madiun berharap agar masyarakat semakin yakin memilih kereta api sebagai moda transportasi massal yang tidak hanya efisien dan ramah lingkungan, tapi juga mengedepankan keamanan dan kenyamanan dalam setiap perjalanannya,” pungkas Tohari.(fahmi)

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Balai Yasa Cirebon Prujakan Rawat 51 Mesin Perawatan Rel untuk Dukung Keselamatan KA di Jawa

19 Juli 2026 - 05:40 WIB

Penumpang Kelas Eksekutif KAI Tembus 7,57 Juta pada Semester I 2026, Naik 18,78 Persen

18 Juli 2026 - 19:08 WIB

Penumpang Kereta di Sumatra Tembus 3,8 Juta pada Semester I 2026, Naik 11,35 Persen

18 Juli 2026 - 17:35 WIB

Petugas Pengisian Air KAI Services, Garda Senyap di Balik Nyamannya Perjalanan Kereta Api

18 Juli 2026 - 10:40 WIB

31 Tahun Argo, KAI Catat Pertumbuhan Penumpang dan Terus Kembangkan Layanan Kereta Antarkota

18 Juli 2026 - 09:32 WIB

KAI Tutup Sementara Jalur 4 dan 5 Stasiun Bogor untuk Pembangunan Kanopi Peron

18 Juli 2026 - 09:21 WIB

KAI: 61 Persen Aktivitas Penumpang Kereta Api Terjadi di Luar 10 Stasiun Terpadat

17 Juli 2026 - 22:21 WIB

KAI Angkut 10.050 Ton Pupuk pada Semester I 2026, Perkuat Distribusi Antardaerah

17 Juli 2026 - 14:17 WIB

Syarat Kapal Nelayan 30-200 GT Dapat Solar Rp15.000 per Liter, Ini Kata Kementerian-KP

17 Juli 2026 - 10:07 WIB

Wow Banyak! KAI Kelola 12.856 Sarana Perkeretaapian untuk Dukung Mobilitas dan Logistik Nasional, Ini Dia Rinciannya

17 Juli 2026 - 09:58 WIB

Trending di PERON