Menu ✖

Mode Gelap
26 UMKM Binaan PLN UID Jakarta Raup Rp200 Juta Selama FIFA ASEAN Cup Apa yang Dibahas Jokowi Saat Sambangi Prabowo di Kertanegara Jelang MK Putus Perkara Gibran? Ditjen Hubla Perkuat Sistem Kenavigasian Bersama IALA Usai Putusan MK, Wakil Ketua DPRD Sukabumi Turunkan Foto Gibran dari Ruang Kerjanya Bandara Lombok Sambut Kedatangan Ofisial, Kru, Pembalap, dan Kargo MotoGP 2026 MK Tak Temukan Bukti Ijazah Setara SLTA Gibran, Buku Rismon Kembali Disorot

RAGAM

Menteri ESDM Bahlil Dorong Solusi Win-Win Terkait Pengelolaan Gas Blok Andaman

badge-check


 Menteri ESDM Bahlil Dorong Solusi Win-Win Terkait Pengelolaan Gas Blok Andaman Perbesar

Wartatrans.com, BANDA ACEH – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia membuka ruang dialog dengan Pemerintah Aceh terkait pengelolaan gas dari Blok Andaman.

Pemerintah pusat menegaskan akan mencari solusi yang mengakomodasi kepentingan daerah tanpa mengabaikan aspek keekonomian proyek.

Dalam keterangannya di Banda Aceh, Bahlil menyatakan usulan Pemerintah Aceh agar gas Blok Andaman diolah di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Arun, Lhokseumawe, masih dalam tahap pembahasan.

“Kita harus mencari solusi yang win-win. Keputusan tidak bisa diambil hanya berdasarkan keinginan satu pihak, tetapi juga harus mempertimbangkan aspek ekonomi dan kelayakan investasi,” ujar Bahlil.

Sikap tersebut menjadi sinyal bahwa pemerintah pusat tetap membuka ruang komunikasi dengan Pemerintah Aceh mengenai masa depan pengelolaan gas Andaman.

Pemerintah Aceh sebelumnya mengusulkan agar pengolahan gas dilakukan di darat melalui KEK Arun sehingga dapat memberikan nilai tambah bagi perekonomian daerah, membuka lapangan kerja, serta mendorong tumbuhnya industri hilir migas.

Sebelumnya, Gubernur Aceh Muzakir Manaf (Mualem) bersama SKK Migas juga telah menyepakati revisi Plan of Development (PoD) Lapangan Gas Tangkulo di Wilayah Kerja South Andaman. Revisi tersebut diharapkan dapat mengakomodasi kepentingan Aceh sekaligus menjaga keberlanjutan investasi migas di kawasan tersebut.

Blok Andaman merupakan salah satu kawasan migas paling prospektif di Indonesia. Pengembangannya diproyeksikan memberikan kontribusi besar terhadap ketahanan energi nasional sekaligus menjadi peluang baru bagi pertumbuhan ekonomi Aceh apabila dikelola secara optimal dan memberikan manfaat bagi masyarakat.*** (Kamaruzzaman)

Baca Lainnya

Apa yang Dibahas Jokowi Saat Sambangi Prabowo di Kertanegara Jelang MK Putus Perkara Gibran?

7 Oktober 2026 - 17:17 WIB

Usai Putusan MK, Wakil Ketua DPRD Sukabumi Turunkan Foto Gibran dari Ruang Kerjanya

7 Oktober 2026 - 16:58 WIB

MK Tak Temukan Bukti Ijazah Setara SLTA Gibran, Buku Rismon Kembali Disorot

7 Oktober 2026 - 16:28 WIB

Bengkel Kreatif Aceh Multi Vision, 15 Tahun Mengembangkan Karya dan Ekonomi Kreatif Aceh

7 Oktober 2026 - 14:11 WIB

Pengurus APPSI Aceh Tengah Periode 2025–2030 Siap Dilantik

7 Oktober 2026 - 13:46 WIB

Maulid Akbar dan Peusijuk Kapolda Aceh Warnai Silaturrahmi Masyarakat Aceh Tenggara di Banda Aceh

7 Oktober 2026 - 13:31 WIB

Adab dan Ilusi Pengetahuan di Era Digital

7 Oktober 2026 - 13:26 WIB

Zulfitri Nahkodai APPSI Aceh 2026–2031, Pedagang Pasar Siap Perkuat Ekonomi Kerakyatan

7 Oktober 2026 - 09:35 WIB

Kekeringan Hampir Empat Bulan, Bupati Fakfak Kerahkan Seluruh OPD Bantu Salurkan Air Bersih

6 Oktober 2026 - 13:55 WIB

Almujaini Abdul Karim Kembali Pimpin Musara Gayo Jabodetabek

6 Oktober 2026 - 12:54 WIB

Trending di RAGAM