Menu

Mode Gelap
Presiden Tinjau Hilirisasi Bioetanol di PTPN I Malang Rayakan HUT Ke-8, LRT Sumsel Gelar Fun Walk dan Edukasi Transportasi Publik di CFD ASDP Sebut Sterilisasi Pelabuhan Perkuat Keselamatan dan Modernisasi Layanan Penyeberangan KAI Gelar Nobar Final Spanyol vs Argentina di 14 Perjalanan KA dan Stasiun Gambir juga Yogyakarta Menteri ESDM Bahlil Dorong Solusi Win-Win Terkait Pengelolaan Gas Blok Andaman Distribusi Gol Lebih Penting daripada Striker Nomor 9, Evolusi Timnas Spanyol Terlihat Nyata

RAGAM

KKP Latih 5.153 Calon Pengelola Kampung Nelayan Merah Putih

badge-check


 KKP Latih 5.153 Calon Pengelola Kampung Nelayan Merah Putih Perbesar

Wartatrans.com, JAKARTA – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menggelar pelatihan manajerial bagi 5.153 calon pengelola Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) selama hampir dua pekan, mulai 17 hingga 29 Juli 2026.

Pelatihan dilaksanakan secara serentak di 10 satuan pendidikan TNI yang berada di Jakarta, Bogor, Surabaya, dan Sidoarjo.

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Kelautan dan Perikanan (BPPSDM KP), I Nyoman Radiarta, mengatakan pelatihan tersebut merupakan langkah strategis untuk memastikan pengelolaan KNMP dapat berjalan secara produktif, profesional, dan berkelanjutan.

“Ini adalah awal lahirnya generasi pertama pengelola Kampung Nelayan Merah Putih Indonesia. Mereka akan menjadi penggerak pembangunan yang bekerja bersama masyarakat untuk membangun ekonomi pesisir,” kata Nyoman saat membuka pelatihan di Jakarta, Jumat (17/7/2026).

Menurutnya, program Kampung Nelayan Merah Putih tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur fisik, tetapi juga ditujukan untuk menjadikan kawasan pesisir sebagai pusat ekonomi modern berbasis perikanan.

Program tersebut dirancang dilengkapi berbagai fasilitas usaha secara terpadu, mulai dari pabrik es, cold storage, sentra kuliner, bengkel kapal, hingga kios perbekalan nelayan.

Karena itu, keberhasilan KNMP tidak semata diukur dari jumlah fasilitas yang dibangun, melainkan kemampuan pengelola dalam menciptakan aktivitas ekonomi yang produktif, membuka lapangan pekerjaan, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir.

“Fasilitas yang baik tidak akan berarti tanpa SDM yang mampu mengelolanya. Karena itu, pelatihan ini menjadi bentuk keseriusan KKP menyiapkan pengelola yang profesional, mampu bekerja sama, dan siap mendampingi masyarakat agar KNMP benar-benar tumbuh sebagai pusat ekonomi baru di kawasan pesisir,” ujarnya.

Dalam program tersebut, para peserta dipersiapkan untuk mengisi empat posisi utama, yakni Manajer Operasional, Kepala Produksi, Penjamin Mutu, dan Administrasi Keuangan. Keempat jabatan tersebut akan bekerja secara terpadu dalam menjalankan operasional kawasan.

Selama pelatihan, peserta mendapatkan materi kompetensi umum, pembelajaran teknis sesuai bidang tugas, serta penguatan kepemimpinan dan kemampuan pemberdayaan masyarakat. KKP juga melibatkan tenaga pelatih, praktisi, dan para ahli untuk memberikan pembekalan berbasis pengalaman lapangan.

Sebelum pelatihan nasional dimulai, BPPSDM KP telah menyiapkan 573 tenaga pelatih melalui program Training of Trainers dan Microteaching yang berlangsung pada 6–10 Juli 2026 di Makassar, Bandung, Surabaya, dan Bogor.

Seluruh pelatih mendapatkan penyamaan persepsi terhadap 28 modul pelatihan guna memastikan standar pembelajaran yang seragam di seluruh lokasi.

Kepala Pusat Pelatihan KP, Joni Haryadi D, mengatakan para pengelola KNMP nantinya diharapkan tidak hanya menjalankan operasional kawasan, tetapi juga menjadi motor penggerak ekonomi lokal.

“Pengelola KNMP nantinya bukan hanya menjalankan operasional kawasan, tetapi juga menjadi agen perubahan yang mampu menggerakkan ekonomi lokal, memperkuat kelembagaan masyarakat, dan menghadirkan manfaat nyata bagi nelayan,” kata Joni.

Pelaksanaan pelatihan tersebut merupakan hasil kolaborasi antara KKP, Kementerian Pertahanan, PT Agrinas Jaladri Nusantara, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya. Sinergi lintas sektor itu dinilai penting untuk memastikan seluruh pengelola memiliki kompetensi yang sama sebelum ditugaskan di berbagai lokasi Kampung Nelayan Merah Putih di Indonesia.(fahmi)

Baca Lainnya

Menteri ESDM Bahlil Dorong Solusi Win-Win Terkait Pengelolaan Gas Blok Andaman

19 Juli 2026 - 11:25 WIB

Anna Latuconsina Ajak Hentikan Normalisasi Kekerasan terhadap Perempuan Lewat Bincang Buku di Gedung Parlemen

18 Juli 2026 - 22:58 WIB

Jatiwaringin Hingga Cipayung, TPA Membakar Anggaran Negara

18 Juli 2026 - 22:48 WIB

Di Tengah Keterbatasan Keuangan Daerah, Oknum Pungut Dana Titipan Rp7 Juta Per Desa di Subulussalam  

18 Juli 2026 - 22:21 WIB

Paus Bungkuk Terdampar di Pantai Perancak Bali, KKP dan Tim Gabungan Lakukan Penanganan

18 Juli 2026 - 21:51 WIB

Bank Sampah Mapolis-BK3 Himpun Rata-rata 1 Ton Sampah Anorganik per Bulan, Warga Diajak Konsisten Pilah Sampah

18 Juli 2026 - 11:15 WIB

Sambangi Masjid dan Warga Cileungsi Kidul Bogor, Jumat Berkah Wartawan Didoakan Supaya Terus Berbagi

17 Juli 2026 - 22:20 WIB

IPCC Kenalkan Ekosistem Logistik Otomotif kepada GIBEI FEB UNJ

17 Juli 2026 - 21:41 WIB

Pelindo Regional 2 Tanjung Priok Gelar  Pemeriksaan TBC Gratis dan Santunan Anak Yatim di Kalibaru

17 Juli 2026 - 21:33 WIB

Sambut HUT Ke-13, IPC TPK Bukukan Peningkatan Kinerja Arus Peti Kemas 7 Persen

17 Juli 2026 - 21:24 WIB

Trending di ANJUNGAN