Menu ✖

Mode Gelap
KAI Group Layani 394,4 Juta Pelanggan hingga September 2026, Tumbuh 7,06 Persen Kendaraan Roda Tiga, Menakar Peluang dan Tantangan jadi Angkutan Umum Kemenhub Dorong Penguatan Kolaborasi Ekosistem Maritim Kemenhub Dorong Layanan Penumpang Lebih Mudah dan Terintegrasi saat di Bandara Ekspor Perikanan Maluku Tembus Rp700 Miliar, Serap 1.102 Tenaga Kerja KAI Angkut 191 Ribu Ton Barang Retail hingga September 2026, Dorong Efisiensi Logistik

PERON

KAI Berhasil Evakuasi Awal KA Bangunkarta di Bumiayu, Satu Kereta Kembali ke Rel

badge-check


 KAI Berhasil Evakuasi Awal KA Bangunkarta di Bumiayu, Satu Kereta Kembali ke Rel Perbesar

Wartatrans.com, BUMIAYU – PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat progres positif dalam proses evakuasi KA (161) Bangunkarta di emplasemen Stasiun Bumiayu, Jawa Tengah. Hingga Senin (6/4) pukul 21.30 WIB, satu dari tiga unit kereta terdampak berhasil dievakuasi dan dikembalikan ke posisi rel.

Kereta yang berhasil dilakukan re-railing tersebut adalah K3 00508. Keberhasilan ini menjadi tahap awal penting untuk melanjutkan proses evakuasi dua rangkaian lainnya dengan bantuan crane yang telah disiagakan di lokasi.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan, saat ini seluruh sumber daya difokuskan untuk membersihkan jalur dari rangkaian yang masih menghalangi lintasan.

“KAI bersyukur dan dapat memastikan bahwa seluruh pelanggan serta awak sarana perkeretaapian dalam kondisi aman dan selamat tanpa ada yang mengalami cedera. Fokus utama perusahaan saat ini adalah bekerja secara paralel dan nonstop untuk melakukan percepatan pemulihan infrastruktur agar jalur hulu maupun hilir dapat segera difungsikan kembali secara normal,” ujar Anne.

Sebagai bentuk tanggung jawab pelayanan, KAI telah mengoperasikan 10 unit bus untuk membantu penumpang KA Bangunkarta dan kereta terdampak lainnya menuju stasiun tujuan melalui skema overstappen. Penanganan di lokasi juga berlangsung kondusif dengan dukungan personel TNI, Polri, serta unsur kewilayahan setempat.

Selain itu, KAI memastikan penyaluran kompensasi berupa makanan dan minuman kepada pelanggan yang terdampak keterlambatan sesuai dengan regulasi yang berlaku.

KAI juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami pelanggan akibat gangguan operasional tersebut.

“Untuk sementara waktu, rekayasa pola operasi berupa pengalihan rute dan pembatalan sebagian perjalanan tetap diberlakukan demi menjaga keselamatan serta kelancaran perjalanan kereta api secara menyeluruh di lintas selatan,” tutup Anne.(fahmi)

 

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

KAI Group Layani 394,4 Juta Pelanggan hingga September 2026, Tumbuh 7,06 Persen

8 Oktober 2026 - 06:07 WIB

KAI Angkut 191 Ribu Ton Barang Retail hingga September 2026, Dorong Efisiensi Logistik

7 Oktober 2026 - 23:37 WIB

B50 Jadi Program Utama KAI, Target Pangkas Emisi 133.676 Ton CO₂e

7 Oktober 2026 - 20:14 WIB

Penumpang Mancanegara KA Pangrango-Siliwangi Naik 17,17 Persen

7 Oktober 2026 - 15:34 WIB

KAI Commuter Targetkan Eskalator Stasiun Duri Kembali Beroperasi Pekan Ketiga Oktober

7 Oktober 2026 - 13:37 WIB

41,6 Juta Ton Batu Bara Diangkut KAI Sepanjang Januari–September 2026, Jadi Andalan Angkutan Barang

7 Oktober 2026 - 06:05 WIB

KAI: Minat Pelanggan terhadap Perjalanan Panoramic dan Kabin Privat Terus Menguat

7 Oktober 2026 - 04:37 WIB

Penumpang KA Joglosemarkerto Tembus 1,1 Juta hingga September 2026, Naik 9,73 Persen

6 Oktober 2026 - 23:52 WIB

8.336 Peserta Rekrutmen KAI Jalani Seleksi Kesehatan di Klinik Mediska Manggarai

6 Oktober 2026 - 14:05 WIB

Wisatawan Meningkat, Pelanggan Kereta Panoramic Tumbuh 62,86 Persen

6 Oktober 2026 - 10:21 WIB

Trending di PERON