Menu

Mode Gelap
Niluh Swati dan Seni Rupa Indonesia di Panggung Dunia Rangga Titiswara Bangun Bisnis Kuliner dengan Fokus pada Pelayanan dan Pengembangan SDM Koalisi Sipil Soroti Ancaman Militerisme di 28 Tahun Reformasi KAI Group Perkuat Komitmen Keberlanjutan melalui Transformasi Waste Management Terintegrasi di Stasiun Gambir KAI Dukung Pengembangan LRT Jakarta Terintegrasi dengan Stasiun Manggarai KAI Luncurkan Sistem Pengelolaan Sampah Modern di Kawasan Stasiun

PERON

KAI Berhasil Evakuasi Awal KA Bangunkarta di Bumiayu, Satu Kereta Kembali ke Rel

badge-check


 KAI Berhasil Evakuasi Awal KA Bangunkarta di Bumiayu, Satu Kereta Kembali ke Rel Perbesar

Wartatrans.com, BUMIAYU – PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat progres positif dalam proses evakuasi KA (161) Bangunkarta di emplasemen Stasiun Bumiayu, Jawa Tengah. Hingga Senin (6/4) pukul 21.30 WIB, satu dari tiga unit kereta terdampak berhasil dievakuasi dan dikembalikan ke posisi rel.

Kereta yang berhasil dilakukan re-railing tersebut adalah K3 00508. Keberhasilan ini menjadi tahap awal penting untuk melanjutkan proses evakuasi dua rangkaian lainnya dengan bantuan crane yang telah disiagakan di lokasi.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan, saat ini seluruh sumber daya difokuskan untuk membersihkan jalur dari rangkaian yang masih menghalangi lintasan.

“KAI bersyukur dan dapat memastikan bahwa seluruh pelanggan serta awak sarana perkeretaapian dalam kondisi aman dan selamat tanpa ada yang mengalami cedera. Fokus utama perusahaan saat ini adalah bekerja secara paralel dan nonstop untuk melakukan percepatan pemulihan infrastruktur agar jalur hulu maupun hilir dapat segera difungsikan kembali secara normal,” ujar Anne.

Sebagai bentuk tanggung jawab pelayanan, KAI telah mengoperasikan 10 unit bus untuk membantu penumpang KA Bangunkarta dan kereta terdampak lainnya menuju stasiun tujuan melalui skema overstappen. Penanganan di lokasi juga berlangsung kondusif dengan dukungan personel TNI, Polri, serta unsur kewilayahan setempat.

Selain itu, KAI memastikan penyaluran kompensasi berupa makanan dan minuman kepada pelanggan yang terdampak keterlambatan sesuai dengan regulasi yang berlaku.

KAI juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami pelanggan akibat gangguan operasional tersebut.

“Untuk sementara waktu, rekayasa pola operasi berupa pengalihan rute dan pembatalan sebagian perjalanan tetap diberlakukan demi menjaga keselamatan serta kelancaran perjalanan kereta api secara menyeluruh di lintas selatan,” tutup Anne.(fahmi)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

KAI Group Perkuat Komitmen Keberlanjutan melalui Transformasi Waste Management Terintegrasi di Stasiun Gambir

21 Mei 2026 - 21:16 WIB

KAI Dukung Pengembangan LRT Jakarta Terintegrasi dengan Stasiun Manggarai

21 Mei 2026 - 20:47 WIB

KAI Luncurkan Sistem Pengelolaan Sampah Modern di Kawasan Stasiun

21 Mei 2026 - 20:24 WIB

KAI Perkuat Investasi Sarana, Tambah Ratusan Kereta, Gerbong, dan Lokomotif

21 Mei 2026 - 13:23 WIB

KAI Daop 1 Jakarta Tambah 9 Perjalanan KA Jarak Jauh saat Long Weekend Idul Adha 2026

21 Mei 2026 - 12:58 WIB

KAI Commuter Ajak Masyarakat Beralih ke KRL untuk Tekan Emisi Karbon

21 Mei 2026 - 12:23 WIB

Whoosh Tambah Jadwal saat Libur Panjang Idul Adha 2026, Perjalanan jadi Lebih Malam

21 Mei 2026 - 12:02 WIB

Distribusi Semen via Kereta Api Capai Lebih 752 Ribu Ton pada Januari-April 2026

20 Mei 2026 - 20:42 WIB

KAI Dorong Penguatan Elektrifikasi Perkeretaapian Urban Seiring Lonjakan Mobilitas Masyarakat

20 Mei 2026 - 19:41 WIB

KA Joglosemarkerto Layani 458 Ribu Pelanggan pada Januari–April 2026

20 Mei 2026 - 12:32 WIB

Trending di PERON