Wartatrans.com, JAKARTA – PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat sebanyak 609.657 pelanggan lanjut usia (lansia) memanfaatkan tarif reduksi untuk perjalanan kereta api jarak jauh selama periode Januari hingga Juni 2026. Jumlah tersebut meningkat 31,09 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025 yang mencapai 465.078 pelanggan.
Sepanjang 2025, total pelanggan lansia yang menggunakan fasilitas tarif reduksi kereta api jarak jauh tercatat sebanyak 1.062.368 orang. Peningkatan ini menunjukkan tingginya kebutuhan mobilitas masyarakat lanjut usia yang tetap aktif melakukan perjalanan.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan pelanggan lansia merupakan bagian penting dari masyarakat yang perlu mendapatkan perhatian dan penghormatan dalam setiap perjalanan menggunakan kereta api.
“Menjadi lansia adalah bagian dari perjalanan hidup yang akan dialami setiap orang apabila diberi umur panjang. Karena itu, mereka perlu kita jaga, kita hormati, dan kita bantu agar tetap dapat bepergian dengan nyaman serta menjalani aktivitas secara mandiri,” ujar Anne.
Menurut Anne, tingginya jumlah penerima manfaat tarif reduksi mencerminkan bahwa kebutuhan mobilitas tetap ada pada usia lanjut. Kereta api menjadi sarana yang membantu lansia tetap terhubung dengan keluarga, lingkungan sosial, layanan kesehatan, hingga berbagai aktivitas sehari-hari.
“Di balik setiap perjalanan terdapat cerita yang berbeda. Ada orang tua yang ingin menjenguk anaknya, kakek dan nenek yang ingin bertemu cucu, hingga pelanggan yang tetap aktif menjalani berbagai kegiatan. KAI ingin mendampingi perjalanan mereka dengan pelayanan yang ramah dan penuh perhatian,” kata Anne.
KAI memberikan potongan tarif sebesar 20 persen bagi pelanggan berusia 60 tahun ke atas untuk perjalanan kereta api jarak jauh kelas ekonomi, bisnis, dan eksekutif. Fasilitas tersebut tidak berlaku untuk layanan Priority, Imperial, Panoramic, Luxury, maupun Compartment Suite.
Untuk memperoleh tarif reduksi, pelanggan diwajibkan melakukan registrasi paling lambat H-2 sebelum keberangkatan melalui layanan Customer Service di stasiun yang melayani registrasi dengan membawa identitas asli yang masih berlaku. Registrasi juga dapat diwakilkan dengan membawa identitas asli serta pasfoto atau foto diri pelanggan lansia.
Setelah proses registrasi selesai, pelanggan dapat memesan tiket melalui loket stasiun maupun aplikasi Access by KAI. Registrasi cukup dilakukan satu kali selama masa berlaku reduksi masih aktif. Jika masa berlaku berakhir, pelanggan perlu melakukan registrasi ulang.
Melalui aplikasi Access by KAI, pelanggan dapat memilih tipe penumpang “Reduksi”, memasukkan nomor reduksi, memilih menu “Cek Reduksi”, memastikan data pelanggan sesuai, kemudian melanjutkan proses pemesanan tiket.
Selain menghadirkan tarif khusus, KAI juga mengajak seluruh pelanggan untuk menciptakan perjalanan yang lebih ramah bagi lansia, antara lain dengan mendahulukan mereka saat mengantre, memberi kesempatan ketika naik dan turun kereta, membantu saat diperlukan, serta berkomunikasi secara sopan dan sabar.
“Lansia telah melalui perjalanan hidup yang panjang dan memberi banyak hal bagi keluarga serta masyarakat. Sudah selayaknya kita menghadirkan ruang perjalanan yang membuat mereka merasa dihargai, aman, dan tetap dekat dengan orang-orang yang mereka sayangi,” tutup Anne.(fahmi)






























