Wartatrans.com, JAKARTA – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta kembali menunjukkan komitmennya sebagai tulang punggung transportasi publik yang andal dengan melayani total 340.496 pelanggan kereta api jarak jauh selama periode libur panjang Paskah pada 2 hingga 6 April 2026.
Dari total tersebut, sebanyak 148.421 pelanggan berangkat dan 192.075 pelanggan tiba di wilayah Daop 1 Jakarta. Dominasi kedatangan pada akhir masa libur menunjukkan tingginya mobilitas arus balik ke Jakarta, sekaligus menjadi indikator meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap kereta api sebagai transportasi publik yang unggul dari sisi keselamatan, ketepatan waktu, dan kenyamanan.

Kinerja operasional selama periode ini juga tercatat sangat baik. Pada periode 1 hingga 5 April 2026, tingkat ketepatan waktu (On Time Performance/OTP) keberangkatan mencapai 99,7%, sementara OTP kedatangan sebesar 93,3%. Adapun total perjalanan KA jarak jauh yang dilayani sebanyak 335 KA berangkat dan 335 KA datang.
Untuk volume keberangkatan tertinggi terjadi pada 2 April 2026 sebanyak 37.309 pelanggan, disusul 3 April sebanyak 34.730 pelanggan. Sementara itu, volume kedatangan tertinggi tercatat pada 5 April sebanyak 44.542 pelanggan, dan masih tinggi pada 6 April dengan 39.574 pelanggan.
Adapun rincian pergerakan penumpang selama periode tersebut adalah sebagai berikut:
• 2 April 2026: 37.309 berangkat, 37.353 tiba
• 3 April 2026: 34.730 berangkat, 37.258 tiba
• 4 April 2026: 23.571 berangkat, 33.350 tiba
• 5 April 2026: 31.354 berangkat, 44.542 tiba
• 6 April 2026: 20.857 berangkat, 39.574 tiba
Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, menyampaikan bahwa capaian ini menjadi indikator positif atas meningkatnya minat masyarakat menggunakan transportasi massal yang aman dan nyaman.
“Peningkatan volume pelanggan ini menunjukkan bahwa kereta api semakin dipercaya sebagai moda transportasi pilihan masyarakat. KAI berkomitmen menghadirkan layanan yang tidak hanya tepat waktu, tetapi juga aman, nyaman, dan ramah lingkungan,” ujar Franoto.
Dari sisi stasiun keberangkatan, Stasiun Pasar Senen menjadi yang tertinggi dengan 59.646 pelanggan, diikuti Gambir 44.629 pelanggan, Bekasi 21.694 pelanggan, dan Jatinegara 10.338 pelanggan. Untuk kedatangan, Pasar Senen juga mencatat angka tertinggi sebanyak 74.263 pelanggan, disusul Gambir 51.426 pelanggan, Bekasi 27.524 pelanggan, serta Jatinegara 21.886 pelanggan.
Tingginya mobilitas ini turut didukung oleh kesiapan operasional KAI yang mencakup keandalan sarana, optimalisasi pelayanan di stasiun, serta penguatan aspek keselamatan perjalanan. KAI memastikan seluruh perjalanan kereta api selama periode ini berjalan dengan aman, lancar, dan terkendali.
Selain itu, sejumlah kota tujuan favorit seperti Yogyakarta, Surabaya, Semarang, Purwokerto, Bandung, dan Jember tetap menjadi primadona pelanggan, baik untuk keperluan liburan maupun silaturahmi keluarga.
Pada layanan KA lokal, KAI Daop 1 Jakarta juga mencatat performa positif. KA Pangrango melayani 18.811 pelanggan dari kapasitas 18.400 tempat duduk, sedangkan KA Siliwangi melayani 8.597 pelanggan dari kapasitas 9.540 tempat duduk, menunjukkan tingginya kebutuhan mobilitas masyarakat di wilayah aglomerasi.
Franoto menambahkan, keberhasilan pelayanan selama long weekend ini tidak terlepas dari sinergi seluruh petugas di lapangan yang bekerja maksimal dalam memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan.
“KAI akan terus berinovasi dan meningkatkan kualitas layanan guna menjawab kebutuhan mobilitas masyarakat yang semakin dinamis. Kami juga mengimbau pelanggan untuk merencanakan perjalanan dengan baik dan hadir lebih awal di stasiun agar perjalanan tetap nyaman dan lancar,” tutup Franoto.(fahmi)






























