Menu ✖

Mode Gelap
Catatan M. Mujiburrohman: MBG dan Cara Kita Membaca Uang Negara BGN Keluarkan Aturan Baru Tentang Insentif SPPG, Berlaku Mulai 5 Oktober 2026 Pencuri Kabel Whoosh Berhasil Ditangkap, KCIC: Aksinya Bisa Membahayakan Keselamatan Perjalanan Perawatan Sistem Avionik, FL Technics Indonesia Gandeng GE Aerospace InJourney Airports dan SDhI Rampungkan Transisi Pengelolaan Bandara Dhoho Garuda dan Yoowifi Hadirkan eSIM, Komunikasi  jadi Makin Terjangkau Saat di Luar Negeri

PERON

Whoosh Sempat Berhenti di Kopo Gegera ada Seng, KCIC Pastikan Perjalanan Tetap Aman

badge-check


 Whoosh Sempat Berhenti di Kopo Gegera ada Seng, KCIC Pastikan Perjalanan Tetap Aman Perbesar

Wartatrans.com, BANDUNG – Kereta cepat Whoosh sempat berhenti di wilayah Kopo, Bandung, Jawa Barat, pada Jumat (3/4) pukul 16.45 WIB akibat adanya benda asing yang masuk ke jalur di tengah cuaca ekstrem.

PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) menjelaskan, penghentian sementara dilakukan pada KA G1046 relasi Tegalluar Summarecon–Halim di KM 126+383 untuk memastikan keselamatan perjalanan. Benda asing berupa seng terbawa angin kencang dan masuk ke jalur.

“KA G1046 sempat dihentikan untuk memastikan keselamatan perjalanan akibat adanya penanganan benda asing berupa seng yang masuk ke jalur karena cuaca ekstrem,” ujar GM Corporate Secretary KCIC Eva Chairunisa dalam keterangan resminya, Ahad (5/4/2026.

Ia menambahkan, sistem sensor telah lebih dulu mendeteksi keberadaan benda tersebut sehingga dapat segera diantisipasi tanpa membahayakan perjalanan kereta.

Penanganan dilakukan dengan cepat, selesai pada pukul 16.48 WIB, dan satu menit kemudian kereta kembali melanjutkan perjalanan. “Operasional Whoosh tetap aman dan berjalan normal tanpa keterlambatan signifikan,” kata Eva.

Pada hari yang sama, wilayah Kota Bandung dan sekitarnya dilanda hujan deras disertai angin kencang dan petir yang menyebabkan sejumlah pohon tumbang serta kerusakan fasilitas di beberapa ruas jalan utama. Kondisi ini memungkinkan benda ringan seperti seng terbawa angin hingga masuk ke jalur kereta.

KCIC memastikan tidak ada gangguan pada prasarana perkeretaapian lainnya. Seluruh jalur Whoosh tetap dalam kondisi aman karena dipantau melalui sistem keselamatan berlapis.
“Sistem tersebut meliputi sensor deteksi benda asing, sensor hujan dan angin kencang, serta sistem deteksi gempa yang terintegrasi dengan Operation Control Center (OCC),” jelas Eva.

Pascakejadian, KCIC juga telah melakukan pemeriksaan jalur dan memastikan seluruh prasarana dalam kondisi andal sehingga operasional Whoosh tetap berjalan normal.

Sementara itu, pada Sabtu (4/4), arus penumpang masih terpantau padat pascalibur panjang akhir pekan, khususnya dari arah Bandung menuju Jakarta. Mayoritas penumpang tercatat berangkat dari Stasiun Padalarang.(fahmi)

 

Tinggalkan Balasan

Baca Lainnya

Pencuri Kabel Whoosh Berhasil Ditangkap, KCIC: Aksinya Bisa Membahayakan Keselamatan Perjalanan

1 Oktober 2026 - 19:07 WIB

KAI Percepat Implementasi Rekomendasi KNKT, 190 Titik Perlintasan Jadi Prioritas

1 Oktober 2026 - 15:12 WIB

Netizen Jepang Soroti Petugas KAI Services Bersihkan KRL Saat Kereta Beroperasi

1 Oktober 2026 - 14:41 WIB

Mulai Hari Ini, Argo Muria, Argo Sindoro, dan Argo Merbabu Gunakan Satu Nama KA Muria, KAI Ingatkan Pelanggan Jangan Keliru

1 Oktober 2026 - 13:23 WIB

KAI Services Perkuat Layanan Premium di Balik Perjalanan Nusantara Explorer

1 Oktober 2026 - 09:56 WIB

KAI Services Apresiasi Petugas Keamanan yang Bantu Penumpang Melahirkan di KRL

1 Oktober 2026 - 04:55 WIB

KAI Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang, 748 Petugas PJL Disertifikasi hingga Tutup 1.329 Perlintasan Liar

30 September 2026 - 22:52 WIB

Ranting Pohon Tumbang Timpa Kabel LAA, Perjalanan KRL Bogor Terganggu

30 September 2026 - 17:00 WIB

Tarif TransJakarta 2027 Diusulkan jadi Rp5.000

30 September 2026 - 14:56 WIB

KAI-INKA Bakal Disatukan

30 September 2026 - 13:00 WIB

Trending di PERON