Wartatrans.com, MADIUN – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun memastikan penumpang tidak perlu khawatir jika barang miliknya tertinggal di kereta maupun stasiun. Hal ini dibuktikan dengan keberhasilan pengembalian barang-barang berharga milik pelanggan dengan total nilai mencapai puluhan juta rupiah.
“Hal ini sebagai wujud komitmen kami, KAI Daop 7 Madiun, untuk senantiasa memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh pengguna jasa kereta api,” jelas Manager Humas Daop 7 Madiun, Tohari, dalam keterangannya, Senin (6/4/2026).

Sepanjang masa Angkutan Lebaran 2026 yang berlangsung selama 22 hari, mulai 11 Maret hingga 1 April 2026, KAI Daop 7 Madiun berhasil mengamankan barang tertinggal milik pelanggan dengan estimasi total senilai Rp83.230.000.
“Barang yang tertinggal tersebut berupa jenis makanan, barang biasa dan barang berharga,” terang Tohari.
Ia menjelaskan, setiap barang temuan langsung dimasukkan ke dalam sistem basis data Lost and Found KAI sebagai bentuk kepedulian perusahaan terhadap keamanan dan kenyamanan pelanggan.
“Penumpang yang merasa kehilangan barang dapat langsung melaporkannya kepada petugas di stasiun maupun melalui Contact Center KAI 121, agar dapat segera ditindaklanjuti,” imbuhnya.
Untuk mencegah terjadinya kehilangan, petugas announcer secara rutin memberikan imbauan kepada penumpang agar selalu memperhatikan barang bawaannya, baik saat berada di stasiun maupun di dalam kereta.
“Meski barang bawaan adalah tanggung jawab pribadi masing-masing pelanggan, namun sebagai bentuk pelayanan prima, KAI tetap berkomitmen untuk membantu mengamankan dan mengembalikan barang-barang yang tertinggal,” tambah Tohari.
Selama periode tersebut, tercatat sebanyak 119 temuan barang tertinggal, yang terdiri dari 17 temuan makanan serta berbagai barang lain seperti sepatu, tas ransel dan selempang, dompet, helm, totebag, hingga barang berharga seperti ponsel, laptop, kamera, perhiasan emas, dan uang tunai.
Komitmen KAI terhadap layanan Lost and Found menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem transportasi yang aman dan nyaman bagi masyarakat.
“Pelayanan pelanggan terus ditingkatkan, seiring dengan inovasi layanan yang responsif dan humanis. KAI Daop 7 Madiun berharap agar masyarakat semakin yakin memilih kereta api sebagai moda transportasi massal yang tidak hanya efisien dan ramah lingkungan, tapi juga mengedepankan keamanan dan kenyamanan dalam setiap perjalanannya,” pungkas Tohari.(fahmi)





























